*https://katadata.co.id/ameidyonasution/berita/5f5f3f21ccd1f/3141-kasus-baru-corona-ri-hampir-40-berasal-dari-jakarta-dan-jatim?utm_source=Social&utm_medium=Pushnotif&utm_campaign=Nasional_Lia
<https://katadata.co.id/ameidyonasution/berita/5f5f3f21ccd1f/3141-kasus-baru-corona-ri-hampir-40-berasal-dari-jakarta-dan-jatim?utm_source=Social&utm_medium=Pushnotif&utm_campaign=Nasional_Lia>*



3.141 Kasus Baru Corona RI, Hampir 40% Berasal dari Jakarta dan Jatim


Sebanyak 221.523 orang di RI telah terinfeksi Covid-19.

Oleh Ameidyo Daud Nasution 14 September 2020, 17:00

Penulis: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Ameidyo Daud Nasution


Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite
Katadata ini.


Angka positif virus corona di Indonesia bertambah 3.141 orang pada rilis
data pemerintah, Senin (14/9). Dengan tambahan ini, total 221.523 orang di
RI telah terinfeksi Covid-19.


Dari data Kementerian Kesehatan, DKI Jakarta yang baru melakukan Pembatasan
Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II melaporkan kenaikan tertinggi yakni
879 kasus. Di bawahnya ada Jawa Timur yang melaporkan tambahan 343 pasien
baru. Jika digabung, keduanya menyumbang 1.222 kasus atau 38,9% lonjakan
pasien baru hari ini. BACA JUGA Jakarta PSBB Mulai Hari Ini,


BACA JUGA *Jakarta PSBB Mulai Hari Ini, Gojek & Grab Perketat Protokol
Kesehatan*

  Berikutnya ada Jawa Barat dengan 203 kasus baru dan Sulawesi Selatan yang
mencatat tambahan 185 pasien. Jawa Tengah berada di posisi lima dengan 171
konfirmasi positif hari ini.


Kenaikan kasus di DKI Jakarta hari ini menurun dari Minggu (13/9) yakni
1.380 pasien baru. Meski demikian jumlah tambahan pemeriksaan spesimen
Covid-19 nasional hari ini juga menurun dari 30.100 jadi 22.606 sampel hari
ini. Secara total, pemerintah telah melakukan 2.672.710 pengujian kepada
1.569.545 orang.


Pemerintah juga melaporkan adanya 3.395 kasus sembuh dari corona sehingga
158.405 orang telah pulih dari penyakit ini. Namun angka kematian pasien
meningkat 118 menjadi 8.841 orang.


Lonjakan angka kematian terbesar berasal dari Jatim yakni 37 orang.


Sedangkan Jakarta berada di peringkat kedua dengan 27 pasien meninggal
dunia. Sedangkan dari data Kemenkes, ada kenaikan jumlah suspect Covid-19
sebanyak 1.615 orang. Pandemi ini juga telah melanda seluruh provinsi di
RI.


Sedangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan kembali PSBB
secara ketat mulai Senin, 14 September 2020. Gubernur Jakarta Anies
Baswedan menjelaskan bahwa pembatasan ini dilakukan karena kasus positif
Covid-19 di Jakarta yang melonjak selama 12 hari di bulan September.


Pada pengetatan PSBB mulai 14 September ini salah satu fokusnya adalah
membatasi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, jumlah kapasitas penumpang
pada transportasi publik dibatasi maksimal 50%.


"Mobilitas penduduk akan dikurangi, kebijakan ganjil genap ditiadakan
selama PSBB,” kata Anies, Minggu (13/9). Selain membatasi mobilitas
masyarakat, PSBB akan fokus untuk membatasi aktivitas di tempat kerja dan
perkantoran. Pasalnya Anies menganggap klaster perkantoran jadi biang
keladi kasus positif di Jakarta.


"Saat ini kami menyaksikan kasus yang bermunculan terbanyak adalah dari
klaster perkantoran. Itu sebabnya PSBB mulai 14 September fokus utama kita
adalah pembatasan di area perkantoran," kata dia.


BACA JUGA *Jokowi Minta Pemda Tak Terburu-buru Tutup Wilayah, Sarankan PSBB
Lokal*


Penulis: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Ameidyo Daud Nasution


xxxxxxxxxxxxxxx


https://www.thejakartapost.com/news/2020/09/10/jakarta-lockdown-aimed-at-preventing-collapse-of-healthcare-system.html



Jakarta lockdown aimed at preventing collapse of healthcare system

Sausan Atika The Jakarta Post Jakarta   /   Thu, September 10, 2020   /
08:34 pm


etc......

Kirim email ke