Bung Sunny,
Probleemnya di Indonesia banyak orang pandai buat peraturan,
tetapi lemah dalam peraturan pelaksanaan. Ah, tetapi saya lihat
dulu di perusahaan di Belanda pun juga ada yang begitu. Aturannya
ya bagus, semua bagian harus rapi, bersih. Aturan keluar dari
direksi, lalu keluar ke kepala pabrik, lalu dari kepala pabrik ke
kepala ploeg. Tetapi ya tetap ada yang morat marit di terrein tempat
taruh palet bekas, tempat drum2 bekas, tempat pembuangan sampah
ke alat pengepresan, sampah tercecer di terrein.
Lalu ada kepala pabrik yang pernah kerja di Angkatan Udara, bikin
peraturan yang jelas. Tiap voorman (wakil kepala ploeg, yang mengepalai
tiap bagian) harus tanggung jawab kebersihan dan kerapian bagiannya
/terreinya.
Kepala gudang bertanggung jawab mengawasi apa pallet2, drum2
ditumpuk rapi oleh operator pabriki. Kalau tidak beres harus tegur kepala
ploeg yang harus kerahkan anak buahnya langsung memberesi. Kalau
ada yang membangkang harus lapor ke kepala pabrik.
Kepala ploeg kerja extra setengah jam, yang dibayar, untuk bersama
kepala ploeg yang menggantikan dia di shift berikutnya kontrol dulu pabrik
dan terrein akan kerapian dan kebersihannya. Kalau tidak beres, kepala
ploeg sebelumnya harus kerahkan anak buahnya beresi, jadi terlambat
pulang, tetapi tidak dibayar extra apa2. Ya, jadi kapok, kalau tidak rapi.
Voorman dibayar extra 15 menit, harus keliling dengan voorman shift
baru kontrol kerapian afdeling dan juga pada timbang terima pekerjaan.
Kepala pabriknya sendiri sering jalan kontrol seluruh pabrik dan terrein.
Begitu kurang rapi, langsung kepala ploeg harus bereskan dengan anak
buahnya.
Dengan pembagian tugas yang jelas, siapa bertanggung jawab apa, ternyata
mudah diberesi. Lha ini sangat memudahkan belakangan untuk dapat
berbagai certificaat seperti GMP, ISO dll.
Saya kira, dulu A Hok juga kerja semacam ini, dengan barisannya dengan
uniform berbeda, baju kuning dll. yang bertanggung jawab bidang tertentu.
Luhut rupanya sudah melihat hal itu, tetapi apa dia bisa meneruskan sampai
di RT/RW ?
Salam,
KH

Op wo 16 sep. 2020 om 22:23 schreef Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> https://www.youtube.com/watch?v=xwWPrKsR33o
>
> 
>

Kirim email ke