Wang Wen:
Dorong Pembangunan Bersama Komunitas Senasib Sepenangguangan Manusia
Pasca Wabah
http://indonesian.cri.cn/20200923/3debaa5e-12b4-cb6f-96dd-e35a92cd989b.html
2020-09-23 12:08:01
Kepala Ekskutif Institut Riset Moneter Chongyang Universitas Renmin
Tiongkok, Pakar Think Tank Kerja Sama Internasional Televisi Jalan
Sutera Wang Wen menyampaikan pidato dengan judul Dorong Pembangunan
Bersama Komunitas Senasib Sepenanggungan Manusia Pasca Wabah dalam acara
Kegiatan Inisiatif Aksi Think Tank: Tingkatkan Kerja Sama Internasional,
Bangun Bersama Jalan Sutera Kesehatan yang diselenggarakan oleh CMG.
Dalam pidatonya, Wang Wen mengimbau agar komunitas internasional
mendirikan jaringan pertukaran info penanggulangan wabah sedunia dan
mekanisme evaluasi resiko wabah untuk berbagi keadaan penanggungan
wabah, pengalamannya serta penemuan yang penting.
Dalam pidatonya, Wang Wen menyatakan, sejarah manusia sebenarnya adalah
sejarah yang berjuang melawan virus. Boleh dikatakan, pada masa pasca
wabah, mendorong pembentukan kominitas senasib sepenanggungan manusia
adalah tugas urgen untuk melawan dan mencegah wabah. Hal ini paling
tidak akan memberi pengaruh penting bagi kerja sama antar berbagai
negara pada masa depan di tiga bidang berikut ini: pertama,
mengintensifkan komunikasi kebijakan antar berbagai negara agar
mengurangi bahkan menghindari bentrokan antar berbagai negara khususnya
negara besar; Kedua, mengurai jelas masa depan konektivitas dan
komunitas senasib sepenanggungan, meningkatkan pengarahan kebijakan
untuk meningkatkan konektivitas antar berbagai negara di bidang ekonomi;
Ketiga, dengan sekuat tenaga meningkatkan pengakuan global antar
masyarakat berbagaia negara. Menghadapi globalisasi baru, sekurangnya
ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, yakni, pertama, mendirikan
mekanisme bantuan internasional dan umpan balik internasional yang
terbuka dan transparan. Kedua, mendirikan jaringan pertukaran info
penanggulangan wabah internasional dan mekanisme evaluasi resiko wabah.
Ketiga, memprakarsai pandangan HAM baru “jiwa tak ternilai harganya”.
Keempat, aktif mendorong kerja sama internasional di bidang pencegahan
dan pengontrolan wabah.
Wang Yiwei: *Lakukan dengan Baik Diplomasi Publik Wabah Covid-19*
http://indonesian.cri.cn/20200923/e4ab7c5e-339c-7ea6-13d1-c7e711eeb2ad.html
2020-09-23 12:05:57
China Media Group (CMG) pada bulan April lalu mensponsori kegiatan
“Inisiatif Aksi Wadah Pemikir - Tingkatkan Kerja Sama Internasional
untuk Bangun Bersama Jalur Sutra Kesehatan”, dengan dihadiri pakar dan
ahli komunitas itu serta ahli mancanegara yang profesional dan
berpengaruh. Ahli Wadah Pemikir Komunitas itu, Profesor Wang Yiwei dari
Institut Hubungan Internasional Renmin University of China (RUC)
menekankan, harus dengan sebaik-baiknya melakukan diplomasi publik
selama wabah Covid-19, mendorong mekanisme jangka panjang untuk
membentuk jaringan Kemitraan Kesehatan Global dan Komunitas Senasib
Kesehatan Manusia.
Wang Yiwei mengajukan beberapa butir usulan tentang diplomasi publik:
Pertama, meningkatkan kerja sama internasional di bidang perfilman dan
televisi tentang cerita penanggulangan wabah.
Kedua, aktif mendorong penanggulangan wabah sebagai topik bicara global,
danwabah adalah tantangan besar yang dihadapi bersama dunia.
Ketiga, mendorong pembentukan cadangan tanggapan darurat kesehatan
publik global dan organisasi atau yayasan kesehatan publik.
Keempat, mempercepat pembangunan Jalur Sutra Kesehatan.
Kelima, mendorong pembentukan jaringan Kemitraan Kesehatan Global.