https://www.sinarharapan.co/kesra/read/23938/hari_ini_kasus_corona_di_indonesia_menjadi_271_339


*Hari Ini Kasus Covid-19 di Indonesia Menjadi 271.339*

Sabtu , 26 September 2020 | 15:41


Listen to this

JAKARTA - Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia hingga Sabtu
(26/9/2020) bertambah menjadi 271.339. Hari ini bertambah 4.494 kasus baru.

Demikian data yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui
situs *kemkes.go.id
<http://kemkes.go.id>* di Jakarta, Sabtu (26/9/2020). Data ini dihimpun
hingga pukul 12.00 WIB dan di*-up date* secara berkala setiap hari.


Disebutkan, pasien sembuh juga mengalami penambahan 3.207 sehingga totalnya
menjadi 199.403. Pasien yang meninggal bertambah 90 orang sehingga kasus
pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia hingga saat ini
berjumlah 10.308.

Hari ini pemerintah juga memantau 119.379 pasien suspek Covid-19 dan telah
memeriksa 48.836 spesimen.

Pada Jumat (25/9/2020) kemarin terdapat 266.845 kasus virus Corona. Dari
jumlah itu, sebanyak 196.196 pasien sembuh dan 10.218 pasien meninggal
dunia.(*)




https://www.sinarharapan.co/kesra/read/23930/jokowi__kesembuhan_corona_di_ri_capai_73_5_persen


*Jokowi: Kesembuhan Corona di RI Capai 73,5 Persen*

Sabtu , 26 September 2020 | 11:00


JAKARTA - Presiden Jokowi mengatakan rasio kesembuhan dari virus Corona
(Covid-19) di Indonesia mencapai 73,5 persen. Ia  berjanji pemerintah akan
terus meningkatkan angka kesembuhan dan menekan kasus Covid-19.

Pada tanggal 25 September, kasus Covid-19 di Indonesia sebesar 266.845.
Jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 sebesar 10.218 dan pasien
sembuh mencapai 196.196 orang.


"Alhamdulillah per 25 September, angka kesembuhan kita mencapai 196 ribu
orang dengan tingkat kesembuhan 73,5%. Ini semakin meningkat,
alhamdulillah. Dan akan terus kita tingkatkan. Angka kematian juga akan
terus kita tekan. Jumlah kasus harian kita turunkan dan terus kita tekan
agar kurva bisa segera melandai," kata Jokowi saat membuka Muktamar IV
Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) secara virtual, Sabtu (26/9/2020).

Jokowi juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia yang
mencapai minus di kuartal ke-2 karena pandemi Covid-19. Indonesia salah
satunya mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi dari 2,97 persen (kuartal
I) menjadi -5,32 persen (kuartal II).


Untuk itu, Jokowi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah
penyebaran virus Covid-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan
aman Covid-19."Saya ajak bersama-sama untuk menjaga hidup bersih dan sehat
sebagaimana diajarkan Islam, mengikuti protokol kesehatan dengan memakai
masker, jaga jarak, sering-sering cuci tangan, jaga wudhu, hindari
kerumunan, termasuk tidak selenggarakan kegiatan yang kumpulkan orang
banyak," ujar Jokowi.

"Sekali lagi saya sampaikan, penanganan kesehatan adalah yang utama. Yang
lebih utama pencegahan penularan," ia menambahkan.(*)

Kirim email ke