Negara Tenteram, Rakyat Bahagia

2020-10-03 14:31:27 http://indonesian.cri.cn/20201003/1850a2d4-3a4d-1330-b670-16af1131914a-4.html Negara Tenteram, Rakyat Bahagia_fororder_1123513830_15383992520401n <http://indonesian.cri.cn/20201003/1850a2d4-3a4d-1330-b670-16af1131914a-2.html>

Pada tanggal 30 September, tanggal 1 Oktober, yaitu sehari sebelum Liburan Hari Nasional dan hari pertama Liburan Hari Nasional Tiongkok, di banyak daerah terjadi kemacetan, khususnya di jalan tol. Namun yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, banyak orang yang mengalami kemacetan tidak marah-marah malah mereka mengatakan ini kebahagiaan bagi mereka walaupun macet. Mengapa sikap orang berubah? Karena setelah mengalami Liburan Tahun Baru Imlek yang sepi sebab wabah Covid-19, orang menyadari kota yang ramai, daerah objek wisata yang padat orangnya, restoran yang penuh, tiket kereta api cepat yang sulit dibeli semuanya memperlihatkan lalu lintas yang sibuk, daya konsumsi yang kuat di Tiongkok, dan ini justru adalah manifestasi  kedinamisan ekonomi Tiongkok. Selama liburan Tahun Baru Imlek pada awal tahun ini, orang masih belum dapat menikmati liburan, wabah yang terjadi mendadak mengganggu langkah perkembangan Tiongkok di berbagai bidang. Kereta api cepat yang kosong, dinas penerbangan yang berkurang terus, dan jalan-jalan sepi di kota. Pada saat itu, orang merindu keramaian hari-hari sebelumnya. Dengan upaya perjuangan selama beberapa bulan, Tiongkok pada pokoknya berhasil mengontrol menularnya wabah. Sekarang adalah liburan panjang yang pertama setelah wabah dikontrol, keramaiannya kembali datang seperti hari-hari sebelumnya. Maka, orang yang mengalami kemacetan tidak marah-marah seperti tahun-tahun sebelumnya. Meskipun jalan macet, tapi itu tidak bisa juga menghalangi langkah orang yang pulang ke kampung, mereka menghargai keamanan negara, juga mengetahui betul, dengan adanya peredaran, ekonomi Tiongkok baru bisa berkembang secara baik. Pada halnya, hasil pemulihan ekonomi Tiongkok nyata. Menurut laporan situasi ekonomi Asia Timur dan Pasifik yang diumumkan Bank Dunia pada tanggal 28 September, pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan mencapai 2%, lebih tinggi 1 poin dari pada 1% yang diperkirakan pada awal Juni. Ini adalah pengakuan badan ekonomi berwenang terhadap pemulihan ekonomi Tiongkok, juga adalah penilaian yang sesuai dengan faktanya. Dunia kini tidak tenang, orang Tiongkok yang banyak mengalami kesengsaraan mengetahui betul, negaranya tenteram dan rakyat baru bisa berbahagia, sedangkan Tiongkok yang mengalir baru bisa memperlihatkan kedinamisan ekonomi.

Negara Tenteram, Rakyat Bahagia_fororder_1123513830_15383992522481n

Kirim email ke