https://nasional.kontan.co.id/news/finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china#utm_source=kontan.co.id&utm_medium=kgnotif&utm_campaign=finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china&message_id=f1a6f37f-c899-4db7-a7a1-284c7933c173&received_count=1



*Finalisasi pembelian vaksin corona, Menko Luhut temui 3 bos produsen
vaksin China*


Senin, 12 Oktober 2020 / 14:37 WIB


Reporter: *Lidya Yuniartha* | Editor: *Khomarul Hidayat*

*KONTAN.CO.ID <http://KONTAN.CO.ID> - JAKARTA*. Menteri Koordinator Bidang
Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan melakukan pertemuan dengan
pimpinan 3 perusahaan produsen vaksin Covid-19 yakni Cansino,
G42/Sinopharm, dan Sinovac pada Sabtu (10/10) dalam kunjungan kerjanya ke
China.

Pertemuan ini untuk memfinalisasi pembelian vaksin Covid-19 yang telah
dijajaki dan mempersiapkan eksekusi vaksinasi, transfer teknologi, dan
penjajakan regional production di Indonesia. Luhut didampingi Menteri
Kesehatan Terawan Agus Putranto, Duta Besar RI Djauhari Oratmangun dan
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.


Perusahaan-perusahaan tersebut akan mulai menyediakan vaksin Covid-19 ke
Indonesia mulai November. Jumlah vaksin yang disanggupi setiap perusahaan
pun beragam. Misalnya, Cansino menyanggupi 100.000 vaksin (*single dose*)
pada bulan November 2020, dan sekitar 15 juta-20 juta untuk tahun 2021.

*Baca Juga: **Ini prioritas penerima vaksin corona (Covid-19) tahap pertama
<https://nasional.kontan.co.id/news/ini-prioritas-penerima-vaksin-corona-covid-19-tahap-pertama>*

Sementara G42/Sinopharm menyanggupi 15 juta dosis vaksin (*dual dose*)
tahun ini, yang 5 juta dosis akan mulai datang pada bulan November 2020.
Selanjutnya, Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember
2020, dengan komitmen pengiriman 1,5 juta dosis vaksin (*single dose vials*)
pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (*single dose vials*)
lagi pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam
bentuk *bulk*.

Untuk tahun 2021, Sinopharm mengusahakan 50 juta (*dual dose*), Cansino 20
juta (*single dose*), Sinovac 125 juta (*dual dose*). *Single dose* artinya
satu orang hanya membutuhkan 1 dosis vaksinasi, sementara *dual dose*
membutuhkan
2 kali vaksinasi untuk satu orang.

Adapun, vaksin dari  ketiga perusahaan tersebut diketahui sudah masuk pada
tahap akhir uji klinis tahap ketiga dan dalam proses mendapatkan *emergency
use authorization* (EUA) di sejumlah negara.

Cansino melakukan uji klinis tahap ke-3 di China, Arab Saudi, Rusia dan
Pakistan. G42/Sinopharm melakukan uji klinis tahap ke-3 di China, Uni
Emirat Arab (UEA), Peru, Maroko dan Argentina. Sementara itu Sinovac
melakukan uji klinis tahap ke-3 di China, Indonesia, Brasil, Turki,
Banglades, dan Chile.

*Emergency use authorization* dari Pemerintah China telah diperoleh ketiga
perusahaan tersebut pada bulan Juli 2020. Pemerintah UAE ikut
memberikan *emergency
use authorization *kepada G42/Sinopharm.

Pada 14 Oktober 2020 pun, tim inspeksi yang terdiri dari unsur Badan
Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, Majelis Ulama
Indonesia (MUI), Bio Farma akan bertolak ke China untuk melihat kualitas
fasilitas produksi dan kehalalan vaksin produksi Sinovac, dan Cansino.

Sementara data untuk vaksin G42/Sinopharm akan diambil dari data uji klinis
di UEA. Kehalalan vaksin Sinovac dan Cansino akan dijamin melalui
partisipasi MUI dalam proses pengujian data, begitu juga dengan kehalalan
vaksin G42/Sinopharm.

“MUI-nya Abu Dhabi sudah menyatakan *no issue* dengan kehalalan vaksin
G42," ujar Dirut Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan tertulis, Senin
(12/10).

*Baca Juga: **Amankan pasokan vaksin Covid-19, Menlu Retno akan ke Inggris
dan Swiss
<https://nasional.kontan.co.id/news/amankan-pasokan-vaksin-covid-19-menlu-retno-akan-ke-inggris-dan-swiss>*

*Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan mengatakan, persiapan untuk
program vaksinasi ini terus dilakukan. Menurutnya, pihaknya sudah
menyiapkan program vaksinasi Covid-19 dan mengambil langkah untuk
memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Indonesia dan akan segera
melakukan simulasi di beberapa puskesmas. Sejak akhir September 2020 juga
telah dilaksanakan pelatihan kepada tenaga kesehatan mengenai tata cara
vaksinasi Covid-19.*

“Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang
di garda terdepan, yaitu medis dan paramedis, pelayanan publik, TNI/Polri,
dan seluruh tenaga pendidik,” kata Terawan.


Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan
pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN
yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin.

*Baca Juga: **Kunjungi China, Luhut bahas sinergi hadapi pandemi corona
<https://nasional.kontan.co.id/news/kunjung-china-luhut-bahas-sinergi-hadapi-pandemi-corona>*

Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, dalam waktu dekat Bio
Farma diminta memaparkan kepada publik mengenai biaya pembelian vaksin dari
semua mitra kerjasamanya. Terawan menegaskan bahwa para garda terdepan dan
yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah.

“Mereka yang di garda terdepan dan peserta penerima bantuan iuran alias PBI
dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya oleh pemerintah,"
jelas Terawan.

Dalam pertemuan tersebut, Terawan juga mengajak Cansino, G42/Sinopharm, dan
Sinovac  untuk melakukan kerjasama transfer teknologi dengan Bio Farma dan
kerjasama riset termasuk uji klinis dengan lembaga penelitian medis yang
ada di Indonesia. Bio Farma merupakan salah satu dari sekitar 29 produsen
vaksin yang telah memperoleh Prakualifikasi Badan Kesehatan Dunia (PQ WHO)
sehingga dipercaya dapat memenuhi kebutuhan vaksin di lebih dari 150 negara..

Menteri Luar Negeri China Wang Yi pun telah mengusulkan dan memberikan
lampu hijau agar perusahaan Tiongkok berkolaborasi dengan perusahaan
Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai *manufacturing hub *untuk
vaksin di Asia Tenggara.

Menurutnya, China bersedia bekerja sama dengan Indonesia dalam penelitian,
produksi dan distribusi vaksin, serta mendukung pertukaran antar lembaga
penelitian medis terkait untuk membantu memastikan akses terhadap vaksin
yang terjangkau di seluruh kawasan. Menanggapi hal ini Luhut berharap
terdapat lebih banyak bentuk kerja sama yang dilakukan.

“Saya ingin lebih banyak kerja sama antar rumah sakit, pertukaran dokter
dan tenaga kesehatan, kolaborasi riset dan teknologi antara kedua negara,"
kata Luhut.


*Selanjutnya: **Indonesia terus berburu vaksin corona, ini komitmen yang
sudah didapat*
<https://nasional.kontan.co.id/news/indonesia-terus-berburu-vaksin-corona-ini-komitmen-yang-sudah-didapat>



 *Sebelumnya*
<https://nasional.kontan.co.id/news/finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china?page=1>

Halaman   1
<https://nasional.kontan.co.id/news/finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china?page=1>
 2
<https://nasional.kontan.co.id/news/finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china?page=2>
 Tampilkan Semua
<https://nasional.kontan.co.id/news/finalisasi-pembelian-vaksin-corona-menko-luhut-temui-3-bos-produsen-vaksin-china?page=all>

*DONASI, DAPAT VOUCER GRATIS!*

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel
yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis
senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store
<https://store.kontan.co.id/>.

DUKUNG KONTAN <https://store.kontan.co.id/donasi-kontan>




Tag

   -

   Luhut Panjaitan <https://kontan.co.id/tag/luhut-panjaitan>
   -

   Luhut Binsar Panjaitan <https://kontan.co.id/tag/luhut-binsar-panjaitan>
   -

   vaksin virus corona <https://kontan.co.id/tag/vaksin-virus-corona>
   -

   vaksin corona indonesia
   <https://kontan.co.id/tag/vaksin-corona-indonesia>
   -

   vaksin corona ditemukan
   <https://kontan.co.id/tag/vaksin-corona-ditemukan>
   -

   vaksin corona buatan indonesia
   <https://kontan.co.id/tag/vaksin-corona-buatan-indonesia>
   -

   vaksin corona <https://kontan.co.id/tag/vaksin-corona-1>
   -

   perkembangan vaksin corona
   <https://kontan.co.id/tag/perkembangan-vaksin-corona>
   -

   imunisasi vaksin viru corona
   <https://kontan.co.id/tag/imunisasi-vaksin-viru-corona>
   -

   harga vaksin virus corona
   <https://kontan.co.id/tag/harga-vaksin-virus-corona>
   -

   vaksin virus corona <https://kontan.co.id/tag/vaksin-virus-corona-1>
   -

   sinovac biofarma <https://kontan.co.id/tag/sinovac-biofarma>
   -

   sinovac biotech ltd <https://kontan.co.id/tag/sinovac-biotech-ltd>
   -

   sinovac <https://kontan.co.id/tag/sinovac>
   -

   sinovac china <https://kontan.co.id/tag/sinovac-china>

VIDEO PILIHAN




*#VAKSIN CORONA* <https://kontan.co.id/topik/vaksin-corona>

Kirim email ke