*https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201014013707-532-558114/imf-pangkas-proyeksi-laju-ekonomi-global-2021-jadi-52-persen
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201014013707-532-558114/imf-pangkas-proyeksi-laju-ekonomi-global-2021-jadi-52-persen>*

IMF Pangkas Proyeksi Laju Ekonomi Global 2021 Jadi 5,2 Persen
CNN Indonesia | Rabu, 14/10/2020 02:15 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --

Dana Moneter Internasional (*International Monetary Fund*/IMF
<https://www.cnnindonesia.com/tag/imf>) memangkas proyeksi pertumbuhan
ekonomi  <https://www.cnnindonesia.com/tag/pertumbuhan-ekonomi>global
menjadi 5,2 persen pada 2021. Pada Juni lalu, lembaga internasional itu
memperkirakan ekonomi bisa melaju 5,4 persen tahun depan.

IMF memperingatkan pemulihan ekonomi usai dihantam virus corona memerlukan
waktu panjang. Proyeksi tersebut dibuat dengan mengasumsikan pembatasan
sosial masih diterapkan tahun depan, sebelum berakhir secara bertahap
seiring ditemukannya vaksin corona.

"Pendakian untuk keluar dari bencana kemungkinan akan panjang, tidak merata
dan penuh ketidakpastian," ujar Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath dilansir
dari *CNN
<https://edition.cnn.com/2020/10/13/economy/imf-economic-outlook-coronavirus/index.html>*,
Rabu (14/10).
Lihat juga: BI Ramal Daya Beli Masyarakat Lemah sampai Akhir 2020
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201013164354-532-557951/bi-ramal-daya-beli-masyarakat-lemah-sampai-akhir-2020>

IMF memperingatkan pendapatan domestik bruto (PDB) negara maju tahun depan
masih akan di bawah tahun lalu.

Dalam jangka menengah, laju ekonomi global diprediksi melambat di kisaran
3,5 persen selama periode 2022 hingga 2025.

Kondisi itu berisiko memperlebar jurang ketimpangan dan menggerus
peningkatan taraf hidup yang sebelumnya dicapai, baik di negara maju maupun
negara berkembang. Kemiskinan ekstrem global juga diperkirakan bakal naik
untuk pertama kalinya sejak dua dekade terakhir.

Sementara, tahun ini, ekonomi global diperkirakan turun 4,4 persen atau
membaik dari proyeksi sebelumnya, minus 4,9 persen. Hal itu seiring
pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan Eropa yang lebih baik dari perkiraan
usai penguncian wilayah (*lockdown*) dicabut. Selain itu, perekonomian
China juga mulai kembali positif usai babak belur dihantam pandemi.

Kirim email ke