*Pada umumnya negara-negara terkaya di dunia adalah negara-negara yang luas
geografisnya tidak besar. Indonesia adalah negara besar yang selalu
dibangga-banggakan oleh para petinggi rezim neo-Mojopahit. Betul sekali
NKRI negara bbesar, tetapi rakyatnya dan kemajuan ekonomi, sosial tidak
merata. Yang maju ialah pulau Jawa, maka oleh sebab itu seandainya pulau
Jawa merdeka bebas dari segala ikatan dengan pulau-pulau lain, maka
perkembangannya akan cepat menduduki tempat salah satu negara terkaya di
dunia. Pulau Jawa adalah pusat kemajuan (Jawasentris), segala macam
industri dan perkembangannya serta infrastrukturnya pun sudah sangat hebat
dan modern. Sebentar lagi ada bullet train dari Jarta -Bandung dan
sebaliknya. Uniersitas-universitas ternama sekalipun belum menjadi kelas
berat dunia terdapat di pulau Jawa. Maka oleh sebab itu tanpa ragu-ragu
pulau Jawa bisa dan mudah sekali menduduki tempat terhormat sebagai salah
satu negara terkaya di dunia. Jadi sobat-sobat sekalian mari dukung
pembebasan dan kemerdekaan pulau Jawa. Monggo-monggo jangan ragu-sagu,
berikanlah dukungan penuh untuk pulau Jawa merdeka dan berdaulat penuh!!
Amin.*


https://internasional.kontan.co.id/news/inilah-9-negara-terkaya-di-dunia-indonesia-urutan-berapa?page=all


*Inilah 9 negara terkaya di dunia, Indonesia urutan berapa?*


Selasa, 13 Oktober 2020 / 16:21 WIB


Sumber: *Kompas.com* | Editor: *Adi Wikanto*

*KONTAN.CO.ID <http://KONTAN.CO.ID> - *Apa yang dipikirkan orang ketika
berpikir tentang negara terkaya di dunia? Dan apa yang terlintas di benak
mereka saat memikirkan tentang negara terkecil di dunia? Beberapa orang
akan terkejut mengetahui bahwa negara-negara terkaya di dunia juga termasuk
kecil.

Beberapa negara kecil tetapi sangat kaya seperti Luksemburg, Singapura,
Swiss, dan Irlandia mendapatkan keuntungan karena memiliki sektor keuangan
dan rezim pajak yang canggih yang membantu menarik investasi asing dan
pekerja profesional.

Negara lain seperti Qatar, Brunei dan Kuwait memiliki cadangan hidrokarbon
yang besar atau sumber daya alam yang menguntungkan. Negara-negara lebih
besar dengan populasi yang relatif kecil seperti Norwegia dan Uni Emirat
Arab, yang merupakan dua negara yang menjadi kekuatan besar dalam sektor
tenaga listrik kaya minyak dan gas, termasuk daftar 10 besar negara terkaya
menurut Dana Moneter Internasional (IMF).

Ada beberapa hal yang membuat suatu negara diberi julukan sebagai negara
terkaya di dunia, misalnya dari pendapatan per kapita para warga negaranya
hingga besarnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

*Baca juga: **Inilah total aset dari hasil merger bank syariah
<https://keuangan.kontan.co.id/news/inilah-total-aset-dari-hasil-merger-bank-syariah>*

Berikut urutan negara terkaya di dunia 2020 dikutip dari Global Finance:

1. Qatar

Negara di Timur Tengah ini menjadi negara terkaya di dunia urutan satu
dengan PDB atas dasar paritas daya beli (PPP) mencapai US$ 132.886. Sumber
kekayaan negara ini diketahui berasal dari cadangan minyak, gas, dan
petrokimia yang sangat besar, tidak sebanding dengan populasi yang sangat
kecil, yakni hanya 2,8 juta jiwa. Sehingga, pembangunan arsitektur
ultramodern untuk gedung hingga mal sangat masif sehingga membuat Qatar
masuk dalam daftar negara terkaya di dunia selama 20 tahun.

Dikarenakan saat ini sedang pandemi Covid-19, Qatar juga menjadi salah satu
negara yang terdampak dengan jumlah kasus terkonfirmasi melebihi 100.000.
Namun, yang mengejutkan, perekonomian diproyeksikan akan terus tumbuh dalam
jangka menengah di tengah peningkatan produksi gas dan investasi menjelang
Piala Dunia 2022.

*Simak daftar negara terkaya di dunia di halaman selanjutnya*

2. Luksemburg

Negara dengan penduduk sebanyak 600.000 orang ini berhasil menempati urutan
ke-2 negara terkaya di dunia. Terletak di jantung Eropa, negara yang
berpenduduk sekitar 600.000 ini memiliki banyak hal untuk ditawarkan, baik
kepada turis maupun warganya.

Luksemburg menggunakan sebagian besar kekayaannya untuk menghadirkan
perumahan, perawatan kesehatan, dan pendidikan yang lebih baik bagi
rakyatnya, yang sejauh ini menikmati standar hidup tertinggi di zona Euro.

Namun, meski krisis keuangan global dan tekanan dari UE dan OECD untuk
mengurangi kerahasiaan perbankan hanya berdampak kecil pada ekonomi, wabah
Covid-19 memaksa banyak bisnis tutup dan pekerja kehilangan pekerjaan.

Statec, sebuah layanan statistik pemerintah nasional, telah menyatakan
bahwa mereka memperkirakan resesi akan berlangsung sesingkat mungkin, dan
pada 2021, PDB negara tersebut akan pulih sebesar 7 persen dari -6 persen
tahun ini.

3. Singapura

Negara di kawasan Asia Tenggara ini berhasil menduduki posisi posisi ke-3
negara terkaya di dunia. Singapura adalah surga fiskal yang makmur di mana
keuntungan modal dan dividen bebas pajak. Tapi, bagaimana Singapura bisa
begitu makmur?

Ketika negara kota itu merdeka pada 1965, setengah dari populasinya buta
huruf. Dengan hampir tidak ada sumber daya alam, Singapura berhasil bangkit
melalui kerja keras dan kebijakan cerdas, menjadi salah satu tempat paling
ramah bisnis di dunia.

Saat ini, Singapura adalah pusat perdagangan, manufaktur, dan keuangan yang
berkembang pesat (bahkan yang terpenting 97% dari populasi orang dewasa
sekarang melek huruf).

Tetapi bukan berarti bahwa mereka telah kebal dari efek penurunan global,
pada kuartal kedua tahun ini ekonomi anjlok di tingkat 41 persen,
menjatuhkan negara ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

*Baca juga: **Rp 150-an juta, pendaftaran lelang rumah sitaan Bank Mandiri
ditutup hari ini
<https://personalfinance.kontan.co.id/news/rp-150-an-juta-pendaftaran-lelang-rumah-sitaan-bank-mandiri-ditutup-hari-ini>*

4. Brunei Darussalam

Bukan hanya Singapura, negara lain dari kawasan Asia Tenggara yang masuk
jajaran terkaya di dunia, yakni Brunei Darussalam. Negara yang dipimpin
Sultan Hassanal Bolkiah ini ternyata memiliki kekayaan yang luar biasa.
Diketahui, kekayaan tersebut bersumber dari cadangan minyak dan gas alam.

Diperkirakan kekayaan itu mencapai sekitar 28 miliar dollar AS atau setara
dengan Rp 392 triliun. Bahkan, kekayaan tersebut lebih dari 50 kali
kekayaan Ratu Elizabeth di Inggris.

5. Irlandia

Pertumbuhan negara di kawasan Eropa ini sepertinya tidak ada yang dapat
menghalangi. Sementara seluruh Eropa menghadapi semua jenis ketidakpastian
seperti Brexit, ketegangan perdagangan dengan AS, krisis pengungsi dan
migran, ekonomi Irlandia terus meningkat. Irlandia berhasil menempati
urutan ke-6 negara terkaya di dunia dengan PDB-PPP sebesar 83.399 dollar AS
atau setara dengan Rp 1,1 miliar.

Pada 2019, sementara zona Euro tumbuh hanya 1,2 persen, Irlandia meningkat
lebih dari 5,5 persen, mengkonsolidasikan perannya sebagai negara dengan
pertumbuhan tercepat di benua itu.

*Simak daftar negara terkaya di dunia di halaman selanjutnya*

6. Norwegia

Sejak penemuan cadangan lepas pantai yang besar pada akhir 1960-an, mesin
ekonomi Norwegia telah digerakkan oleh minyak. Sebagai salah satu penghasil
minyak bumi terbesar di Eropa Barat, negara ini telah diuntungkan selama
beberapa dekade dari kenaikan harga.

Tetapi tidak lagi setelah harga anjlok ditambah pandemi global terjadi,
membuat ekonomi terjun bebas. Saat ini, perekonomian yang bergantung pada
ekspor ini menghadapi resesi pertamanya sejak krisis keuangan global.

Apakah ini berarti bahwa kekayaannya akan berkurang secara signifikan?
Sepertinya tidak. Pada Juni, hanya beberapa minggu setelah memangkas suku
bunga menjadi nol, gubernur bank sentral negara tersebut mengatakan dia
terkejut dengan kecepatan dan kekuatan rebound ekonomi dalam produktivitas.

*Baca juga: **Erick Thohir: Merger bank syariah agar RI bisa jadi pusat
ekonomi syariah
<https://keuangan.kontan.co.id/news/erick-thohir-merger-bank-syariah-agar-ri-bisa-jadi-pusat-ekonomi-syariah>*

7. Uni Emirat Arab

Pertanian, perikanan, dan mutiara perdagangan, dahulunya adalah andalan
ekonomi negara ini. Kemudian minyak ditemukan pada 1950-an dan membuat
segalanya berubah dan menjadikan Uni Emirat Arab negara terkaya di dunia
yang ketujuh.

Saat ini, penduduknya yang sangat kosmopolitan menikmati kekayaan yang
melimpah dan arsitektur Islam tradisional bercampur dengan pusat
perbelanjaan mewah. Dan, pekerja datang dari seluruh dunia terpikat oleh
gaji bebas pajak sambil menikmati terik matahari sepanjang tahun karena
hanya sekitar 20 persen penduduk yang tinggal di negara itu yang sebenarnya
lahir secara lokal.

Ekonomi Uni Emirat Arab juga semakin terdiversifikasi. Di luar sektor
hidrokarbon yang secara tradisional dominan, terdapat sektor lain seperti
perdagangan dan keuangan, serta konstruksi dan pariwisata, yang merupakan
industri utama.

8. Kuwait

Gurun Arab yang datar menutupi sebagian besar wilayah Kuwait. Baru pada
1938, minyak ditemukan di bawah pasirnya. Dengan cadangan minyak yang
banyak, Kuwait memiliki lebih dari 6 persen dari total cadangan dunia.

Industri minyak saat ini menyumbang sekitar 40 persen dari PDB negara dan
lebih dari 90 persen ekspornya. Minyak juga menjadikan Kuwait sebagai
negara terkaya didunia urutan delapan.

Dengan populasi sekitar 4,1 juta yang hampir seluruhnya terkonsentrasi di
daerah perkotaan, negara kecil di tepi utara Teluk Persia ini adalah salah
satu negara Timur Tengah yang paling maju dan demokratis.

Namun, sejarah penurunan harga minyak yang tercatat dalam beberapa tahun
terakhir dirasa mulai mengkhawatirkan. Pada 2015, pemerintah mengumumkan
defisit anggaran pertama dalam lebih dari satu dekade dengan beberapa
lainnya menyusul setelah itu.

9. Swiss

Negara ke-9 yang menduduki jajaran negara terkaya di dunia yakni negara
yang terkenal dengan cokelat putihnya, Swiss. Namun saat ini, negara
berpenduduk 8,6 juta ini "berutang banyak" pada layanan perbankan, asuransi
dan pariwisata. Selain itu, juga pada sektor ekspor seperti produk farmasi,
permata dan logam mulia, instrumen dan mesin presisi (dari jam tangan,
hingga peralatan medis dan komputer).

Apakah sungguh mengherankan bahwa Swiss memiliki kepadatan jutawan
tertinggi di dunia? Pasalnya, untuk setiap 100.000 penduduk, ada 9.428 dari
mereka (termasuk miliarder), 11,8 persen dari total mengingat hanya
populasi orang dewasa.

Muncul pertanyaan, Indonesia urutan ke berapa negara terkaya di dunia 2020?
Berdasarkan data, Indonesia berhasil masuk dalam 100 besar yakni nomor urut
98 dengan PDB-PPP sebesar 13.998 dollar AS atau setara dengan Rp 195 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Negara Terkaya di
Dunia 2020, Indonesia Nomor Berapa?
<https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/13/125200665/9-negara-terkaya-di-dunia-2020-indonesia-nomor-berapa-?page=all#page2>
",

Penulis : Dandy Bayu Bramasta
Editor : Sari Hardiyanto
*Selanjutnya: **Aset paling kecil kenapa BRI Syariah jadi induk merger bank
syariah? Ini alasannya*
<https://keuangan.kontan.co.id/news/aset-paling-kecil-kenapa-bri-syariah-jadi-induk-merger-bank-syariah-ini-alasannya>

Kirim email ke