-- 
j.gedearka <[email protected]>



https://bali.antaranews.com/berita/213109/mensos-dan-ketua-dpr-pantau-bansos-dan-e-warong-kube-di-denpasar




Mensos dan Ketua DPR pantau bansos dan E-Warong KUBE di Denpasar

Jumat, 16 Oktober 2020 21:07 WIB

Ketua DPR Puan Maharani (kiri) saat mengunjungi penerima Bansos di Panjer, Kota 
Denpasar (ANTARA/ I Komang Suparta/2020)
Denpasar (ANTARA) - Menteri Sosial Juliari P Batubara bersama Ketua DPR 
Maharani Puan melakukan kunjungan kerja di Kota Denpasar, Bali, Jumat,  guna 
memantau E-Warong KUBE Sedana dan penerima manfaat bantuan sosial (bansos) yang 
disalurkan pemerintah.

Bantuan sosial yang disalurkan Kemensos meliputi bansos reguler, bansos khusus, 
dan bansos tambahan. Bansos reguler untuk mempercepat penurunan angka 
kemiskinan, sehingga ada atau tidak ada pandemi, terus dilaksanakan.

Bansos reguler terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan 
Non Tunai (BPNT)/Program Sembako. Dalam rangka penanganan COVID-19, Bansos PKH 
diperluas kepesertaannya dari 9,2 juta menjadi 10 juta Keluarga Penerima 
Manfaat (KPM) yang semula menerima per tiga bulan menjadi setiap bulan..

Program sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) ada perluasan target dan 
peningkatan indeks dari semula 15,2 juta keluarga penerima manfaat menjadi 20 
juta keluarga penerima manfaat, dengan indeks dari Rp150 ribu/KPM/bulan menjadi 
Rp200 ribu/KPM/bulan.

Untuk bansos tambahan, diluncurkan bansos beras (BSB) untuk 10 juta KPM PKH, 
dan Bansos uang tunai untuk KPM BPNT/Program Sembako Non-PKH dengan indeks 
Rp500 ribu sekali salur kepada sembilan juta KPM.

Baca juga: Mensos tinjau penyaluran bansosi di Bali

Jumlah penerima manfaat program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Bali 
sejumlah 94.300 KPM dengan nilai bantuan sebesar Rp47,150 miliar yang tersebar 
di 9 kabupaten/kota.

Jumlah penerima manfaat BPNT/Kartu Sembako di Provinsi Bali sebanyak 174.480 
KPM tersebar di 9 kabupaten/kota. Hingga Oktober 2020, Provinsi Bali telah 
mendapatkan bantuan sebesar Rp319,452 miliar.

Untuk BST, jumlah penerima manfaat di Provinsi Bali sebanyak 189.635 KPM dengan 
nilai Rp568,869 miliar. Dan untuk BSB di Provinsi Bali menjangkau 86.566 KPM 
dengan volume beras sebanyak 3.895.470 kg, atau senilai Rp39 miliar lebih.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan 
dengan bantuan sosial dari pemerintah pusat sangat membantu warga yang selama 
ini kurang mampu. Terlebih saat ini menghadapi pandemi COVID-19.

"Bantuan sosial di Kota Denpasar sudah tersalurkan dengan baik dan tepat 
sasaran sesuai dengan data. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko 
Widodo yang telah memperhatikan masyarakat kurang mampu, khususnya di Kota 
Denpasar," ujarnya.

Baca juga: Di Bali, Ketua DPR minta pemerintah perhatikan rakyat terdampak 
COVID-19

 
Pewarta : I Komang Suparta
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA





Kirim email ke