kalau nggak tahu ya sudahlah nggak perlu ngomong ngelantur
On Tuesday, October 20, 2020, 06:18:34 AM PDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Oh OON nya dipertontonkan lagi.
Penjelasan begitu panjang dengan gamblang memaparkan secara singkat artinya
bible masih dilogikakan dengan begitu sederhana.
Maunya hanya berlogika: bible = fiction atau bible = non fiction, tanpa
mengerti hakekat artinya bible itu sendiri!!!!
Mau jawaban hahaha nya ya? Ini jawabannya:
Bible bisa fiction, bisa non fiction, bisa bukan dua2nya, bisa dua2nya.
Ente sama dgn RG bilang bible = fiction.
Beda dgn saya yg tdk menganggap bible itu fiction maupun tidak fiction krn
bible = FAITH yg tidak bisa diungkapkan dgn fiction maupun non fiction, apalagi
hanya dgn logika!!!
Ente ini memang belajar banyak sekali dari Trump. Awalnya ente gak suka sama
Trump, sekarang ente = Trump yaitu: “…”.
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Monday, October 19, 2020 5:58 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
ha ha ha
jadinya gimana? fakta atau fiksi?
On Monday, October 19, 2020, 07:47:04 AM PDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Benerkan ane bilang ente keminter?
Ini kan logikanya ente dan RG: “kalau bukan ini, pasti itu”..
Karena ane kritik ente yg bilang bible = fiction, lalu ente ambil kesimpulan
bahwa bible = non fiction. Ini kan jelas2 logical fallacy yg ane sudah tulis
berulang2 kali.
Ente sudah tulis sendiri FAITH. Bible itu FAITH.
Orang mau percaya apapun itu urusannya terlepas dari fiction atau non fiction.
Ada seorang indonesianist yg gak pusing dengan agama bilang begini: “ya
terserah aku donk kalau mau percaya sama batu”. Ya ini ada benarnya krn inilah
kepercayaannya.
Gak usah diurusin urusan keyakinan orang lain, apalagi mau dipolitisir demi
kepentingan pribadi.
Kalau bible itu fiction atau non fiction emangnya kenapa?
Koq harus diurus2 seakan2 yg ngurus itu Tuhan. Lucunya agama itu sendiri tidak
dibikin sama Tuhan.
Jadi jangan sok tahu bilang bible = fiction = non fiction, wong kitab2 suci
agama apapun itu bisa jadi berhala kalau diTuhan kan krn kitab2 suci itu bukan
Tuhah.
Dah ngerti dimana keminter nya ente dan RG itu?!!!
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Saturday, October 17, 2020 6:21 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
maksud anda kitab suci itu fakta (non-fiction)?
On Saturday, October 17, 2020, 03:44:44 AM PDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Kalau ini statement, artinya ente sudah sadar kan bahwa biography itu adalah
non fiction krn biography, autobiography dan memoir itu adalah non fiction?
Bible itu bukan hanya cerita ttg seseorang tetapi didalamnya ada terjemahan
dari Yunani dan ancient Hebrew, ada myths juga ttg prophecy novel puisi, ada
juga sejarahnya orang yahudi, hukum dll..
Jadi jangan krn ketidaktahuan spt RG lalu diambil yg prophecy, Greek myth dan
terus diambil kesimpulan bahwa bible adalah fiction.
Kesimpulan inilah yg dipakai seorang RG demi kepentingan pribadi (mau narik
perhatian dan dikatakan pintar) mengatakan bible adalah fiction. Kepentingan
apapun bisa ditarik seseorang lalu mendiskreditkan faith orang lain.
Jadi persoalannya bukan bertumpu pada agamanya melainkan kepentingannya.
Kalau sudah tahu agama itu faith, jangan mempermainkan agama itu!
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Friday, October 16, 2020 1:49 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
oh begitu bible itu biography
On Friday, October 16, 2020, 05:45:36 AM PDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Keminter!
Ente ngerti ndak bible itu apa? Koq berani2nya bilang bible tidak bisa
dibuktikan?
Lebih parah lagi ente sebut bible cuman dipercayai secara buta!
Sekarang lari ke faith dengan catatan hebat lagi: ISTILAH hehehehe koq faith
itu istilah yg hebat sih?!.
Ane kasih sedikit clue ya: bible itu adalah tulisan atas perjalanan hidup
seseorang. Faith itu ya keyakinan (gak ada yg anehlah, gak usah pake’ ISTILAH
yg kayaknya hebat2 banget)..
Koq bisa2nya mau menyamakan faith dgn bible.
Ayo mau lari lagi ya bilang: saya tidak bilang “bible = faith”.
Sudah ane buka dan jelaskan begini, pasti ente mikir dan pasti sudah tahu
salahnya kan?!
Inilah logika yg dipakai oleh RG yg hanya mau menang2an aja.
Kalau gak mikir atau sdh mikir ttp gak mudeng, ya itu namanya: oon.
Sana tu ikut RG, masuk KAMI!!!!!!
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Thursday, October 15, 2020 4:21 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
istilahnya faith
utk menjelaskan hal yang tidak logis
On Thursday, October 15, 2020, 12:55:19 PM PDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Hehehehe oonnya keluar lagi..
Satu kalimatnya ini mau mengatakan: ‘sesuatu yg tidak bisa dibuktikan’ dan
‘cuman dipercaya membuta’ disebut fiksi.
Ini persis RG logikanya hehehehe
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Thursday, October 15, 2020 3:49 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
tapi betul kok kitab suci itu fiksi, tidak bisa dibuktikan cuman dipercaya
membuta
On Thursday, October 15, 2020, 12:43:05 PM PDT, 'B.H. Jo' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Kutipan:
"Jadi ngapain dengerin orang seperti ini yg seenak udelnya tanpa mengerti
konteks dan dampak yg dibicarakan?"
Maka dari itu, tidak heran, dimana orang tukang membual ini (RGemblung) tapi
tidak mempunyai kualifikasi dibidangnya ditendang keluar dari Universitas
Indonesia sebagai staf dosen dari UI.
BH Jo
On Thursday, October 15, 2020, 01:05:04 PM MDT, 'nesare' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Ngapain denger kuliah orang yg pakai logikanya sendiri?
Silahkan bung ikutin logikanya RG kalau suka, saya mah gak suka. Kenapa?
logikanya RG itu hanya mendukung opininya saja, artinya logikanya belum tentu
benar.
Ada perbedaan antara logic dan truth.
Logic itu kayak map dan truth itu kayak tempat/lokasi dan = fakta.
Kalau logic itu benar berdasarkan truth, maka konklusi dari logic itu benar..
RG logikanya kadang benar dan kadang tidak benar.
Kalau benar memang bolehlah didengerin, kalau tidak benar (karena dia hanya mau
berlogika utk mendukung opininya) ngapain didengerin?
Dulu yg paling parah RG bilang bible itu fiction.
Sebetulnya silahkan2 saja bilang bible = fiction kalau dikasih argumennya..
Eh dia seenak udelnya berlogika, bermain bahasa, bermain logika hanya mau
mengatakan bible = fiction. Ini kan ngaco?! Ini kan hanya sbg konsumsi
petualang intelektual yg mau tarik perhatian. Gak usah heran nanti suatu saat
nasibnya RG akan berakhir spt ratna sarumpaet.
Jadi ngapain dengerin orang seperti ini yg seenak udelnya tanpa mengerti
konteks dan dampak yg dibicarakan?
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Thursday, October 15, 2020 1:54 PM
To: [email protected]; [email protected]; Chalik Hamid
[email protected] [nasional-list] <[email protected]>
Subject: [GELORA45] Kuliah GR ttg akal & nalar sehat
Kali ini ayoh kita dengarkan kuliah Rocky Gerung ttg Akal & Nalar Sehat.
Lusi.-
Presiden Dilihat dari Sudut Pandang Akal & Nalar yang Sehat | Rocky
Gerung
https://www.youtube.com/watch?v=M4yuFm9l3V4