Ajaran pertama adalah penyebab ajaran kedua tidak bisa terwujud, umat manusia
saling berantem membela tuhannya masing2 lupa bahwa sebagai sesama manusia
seharusnya saling mengasihi.
On Friday, October 30, 2020, 08:55:38 PM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Saya tidak peduli akan ajaran pertama, itulah ranah pribadi setiap orang dengan
keyakinan dan kedekatan dengan TUHAN, yang saya persoalkan ajaran kedua:
"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" nampaknya sekalipun sudah
lewat ribuan tahun, kaidah tsb. BELUM terwujudkan dalam KENYATAAN HIDUP
tokoh-tokoh Agama nya sendiri apalagi jutaan umat yang meyakini Agamanya itu,
... Kejahatan dan kekjamanan kemanusiaan masih saja terjadi didunia sampai
sekarang, tidak hanya membiarkan rakyat banyak menderita kemiskinan dan mati
kelaparan, ... Tapi juga saling membenci, saling bunuh hanya karena beda ras,
beda etnis, beda Agama dan juga beda pandangan ideologi/politik!
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/10/30 下午 01:58 寫道:
Tentang program mana yg lebih baik saya kira tergantung masing2 orang,
tempat saya sendiri selama pandemi ini saja 3x ganti awalnya pakai Skype for
Business terus ganti Web-Ex kemudian Microsoft Teams. Zoom tidak/belum dipakai
konon masalah security issue tidak tahu apakah hal ini sudah diperbaiki.
tidak tahu "mimpi dan tuntutan dalam Bible" mana yang anda maksudkan?
Menurut Yesus inti ajaran dalam Bible adalah "Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama
dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada
kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." tidak
tahu apakah ini yang anda maksudkan?
Kalau itu yang anda maksud ya sudah ada dan orangnya dihukum mati dengan
disalib.
On Thursday, October 29, 2020, 07:37:51 PM PDT, ChanCT
<[email protected]> wrote:
Tapi, ... dari beberapa kali mengikuti webinar melalui ZOOM, dan komentar
beberapa kw yang membandingkan dengan program lain, menyatakan zoom ini yang
lebih baik dan lancar, ... Hanya saja dengan tayangan video begitu membuat PC
jadi kepanasan, terlalu sibuk memprosesnya, ... sekalipun sudah ditambah
fantilasi MacPC nya yang belum 2 tahun digunakan mogok harus beli baru! Dia
meringis, ... penghasilan 2 bulan gunakan zoom ditelan harga PC Lenovo yang
lebih murah saja. Hehehee, ...
Tapi lagi, ... kenapa selama ribuan tahun ini tidak muncul tokoh-tokoh Agama
yang memperjuangkan mimpi dan tuntutan dalam Bible itu dalam kenyataan hidup,
ya! Sudah lewat ribuan tahun tidak juga berhasil menciptakan satu kehidupan
masyarakat yang harmonis, adil dan makmur bagi segenap umat manusia yang hidup
didunia? Dengan memperlakukan setiap manusia sebagai manusia ciptaan TUHAN yang
patut disayangi dan dihormati!
Salam,
ChanCT
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/10/29 下午 11:20 寫道:
Sekolah anak saya menggunakan Zoom untuk mengajar bung Chan dan Google
Class Room ditambah software2 lain tergantung mata pelajarannya tetapi link2nya
sdh ditaruh di Google Class Room murid2 tinggal click2 saja. Sekolah lain
mungkin tidak sama, bukan Zoom saja yg bisa conference call dan share screen,
Skype dan Webex misalnya bisa juga.
Untuk piano biarpun bisa juga jarak jauh tetapi kok rasanya kurang optimal,
juga kami belum pasang kamera khusus utk disorotkan ke jari2 selagi main,
selain itu gurunya sendiri kurang tech savvy.
Penulis Bible ada puluhan orang (40 mungkin) ditulis dalam jangka ribuan
tahun (+/- 1500 tahun). 5 buku yg pertama konon ditulis oleh Moses (Musa) yg
terkenal dalam film Ten Commandments laut yg terbelah itu pasti sudah nonton
khan filmnya, tetapi yg meragukan juga karena dalam buku Deuteronomy ada cerita
kematian Musa dan dikubur mungkin bagian ini ditulis orang lain tak tahulah.
Jesus tidak menulis kitab satupun.
On Wednesday, October 28, 2020, 05:18:43 PM PDT, ChanCT
<[email protected]> wrote:
Ooouuh, ... rupanya di AS malah tertinggal gunakan program ZOOM, ...! Anak saya
yang guru ballet, dimasa pandemi lebih 7 bulan di HK sekolah pun ditutup,
beberapa bulan terakhir ini gunakan ZOOM, mengajar murid-murid nya dgn daring
tentu bayaran separoh saja! Tapi tetap jalan dan ada penghasilan, .... ortu
anak-anak juga jadi senang juga, beban berkurang sedang aktifitas anak-anak
dirumah bisa terisi dengan baik! Sama-sama diuntungkan ditengah pandemi yang
memukul berat ekonomi dan kehidupan masyarakat!
Tapi bung Goei, ... sebenarnya saja kitab suci Bible itu siapa yang menulis,
ya? Apa betul Jessus sendiri, ...???
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/10/28 上午 04:28 寫道:
Sekedar klarifikasi untuk semuanya, anak saya bermain piano karena
memang suka. Tahun ini karena Covid-19 tidak memungkinkan untuk les dengan guru
tetapi toh tetap latihan sendiri dan belajar lagu2 baru walaupun tanpa guru.
Memang benar waktu main seperti hafalan karena memang lagi menghafal lagu
itu, setelah hafal tanpa lihat score lagi biasanya baru sedikit improvisasi
main sesuai dgn mood. Tetapi ya itulah setelah menguasai satu lagu kemudian
pindah kelagu lainnya lagi, seperti misalnya sekarang ini baru saja selesai /
bisa main Chopin Etude Revolutionary eh sudah ganti Etude Torrent jadinya ya
bermain dgn perasaan agak tertinggal.
On Tuesday, October 27, 2020, 09:23:37 AM PDT, 'nesare'
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
Mendingan gak usah disimpan link nya. Percuma wong gak bakalan ngerti.
Paling2 nanti komentarnya: DUNGU, DUNGU, DUNGU.
Oh ini bahasanya RG. Kalo ente bahasanya: OON, OON, OON.
Hanya saja setelah suka ngata2in orang lain DUNGU dan OON, lalu dibalikin orang
ngata2in ente DUNGU dan OON, eh jebulnya marah hehehe.
Lagi ngomongin yg santai2 ttg bible = non fiction saja, ente stop, eh ngumpet
deh.
Payah skrng mau ngibul mau ngerti omongannya Stiglitz. Iiiihhhh lucu akh.
Sono mendingan ente mendera, menyiksa anak ente maen piano aja. Tapi ngomong2
ada kemajuan dak anaknya maen piano itu. Sudah disiksa dipaksa, eh jebulnya
maennya biasa2 saja kayak hapalan tanpa emosi. Persis yg menyiksa asbun gak ada
perasaan. Hehehehe.
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Tuesday, October 27, 2020 11:18 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Joseph E. Stiglitz | BI Norwegian Business School
(bandingkanlah dgn si Rocky Gerung)
waduh hampir 1 jam lamanya, saya simpan dulu link nya
bandinginnya mbok ya jangan sama Rocky Gerung ha ha ha nanti ada yg bandingin
sama Luhut
On Monday, October 26, 2020, 11:06:13 PM PDT, 'B.H. Jo' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Kuliah yg mencerahkan dari Joseph Stiglitz (pemenang Hadiah Nobel) di Norwegian
Business School. Bandingkanlah dgn kualitas ocehan2 si Rocky Gerung.
How Did China Succeed? | Joseph E. Stiglitz | BI Norwegian Business School
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
How Did China Succeed? | Joseph E. Stiglitz | BI Norwegian Business School
|
|
|