*Apakah kalau diboikot produk Perancis berarti maksud untuk membeli alat
perang ( kapal terbang Rafal, kapal selam dan helicopter) dari Perancis
yang dirundingkan oleh Prabowo akan dibatalkan?*



https://news.detik.com/berita/d-5234989/mui-ajak-umat-muslim-boikot-produk-prancis-sampai-macron-minta-maaf?tag_from=news_mostcomment


*MUI Ajak Umat Muslim Boikot Produk Prancis sampai Macron Minta Maaf*

Danu Damarjati - detikNews

Jumat, 30 Okt 2020 15:41 WIB



*Jakarta* -

Majelis Ulama Indonesia (MUI <https://www.detik.com/tag/mui>) mengimbau
umat Islam memboikot semua produk Prancis
<https://www.detik.com/tag/prancis>. Boikot harus terus dilakukan sampai
Presiden Emmanuel Macron  <https://www.detik.com/tag/emmanuel-macron>meminta
maaf kepada umat Islam.

Rilis pernyataan dan imbauan MUI ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal
Anwar Abbas dan Wakil Ketua Umum Muhyiddin Junaidi, Jumat (30/10/2020).


*Baca juga:*


*Heboh Seruan Boikot Barang Prancis, Segini Produk Kesehatan RI dari
Prancis*
<https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5234873/heboh-seruan-boikot-barang-prancis-segini-produk-kesehatan-ri-dari-prancis?_ga=2.102897218.333740529.1604523575-1379713952.1603478543>


MUI menganggap Macron tidak menghiraukan dan menggubris peringatan umat
Islam sedunia. MUI menganggap Macron tetap angkuh dan sombong dengan memuji
sikap kelompok pejunjung tinggi kebebasan berekspresi. Menurut MUI,
kebebasan berekspresi ala Macron bersifat egoistik.

"Dengan demikian, Presiden Emmanuel Macron hanya memperhatikan
kepentingannya saja dan tidak peduli kepada kepentingan dan keyakinan
masyarakat dunia lainnya terutama umat Islam yang jumlahnya lebih ari 1,9
miliar di muka bumi ini," tulis MUI dalam surat bernomor
Kep-1823/DP-MUI/x/2020 ini.

*Baca juga:**Daftar Brand Fashion Prancis yang Ikut Tersenggol Seruan
Boikot Presiden Turki*
<https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-5234867/daftar-brand-fashion-prancis-yang-ikut-tersenggol-seruan-boikot-presiden-turki>

Lembaga swadaya masyarakat yang berdiri pada 26 Juli 1975 ini kemudian
menyampaikan sikap-imbauan berisi 7 poin, nomor satu adalah soal boikot.

"Memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis serta mendesak
kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan tekanan dan peringatan
keras kepada Pemerintah Prancis serta mengambil kebijakan untuk menarik
sementara waktu Duta Besar Republik Indonesia di Paris hingga Presiden
Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada Ummat Islam
se-Dunia," tulis MUI.

*Baca juga:**Ramai Boikot Produk Prancis, Memang Apa Saja Sih yang Ada di
RI?*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5234850/ramai-boikot-produk-prancis-memang-apa-saja-sih-yang-ada-di-ri>

Umat Islam dinyatakan MUI tidak mencari musuh, tapi umat Islam punya harga
diri. Upaya boikot dimaksudkan agar Macron minta maaf. MUI juga meminta
penghentian penghinaan Nabi Muhammad SAW.

"Menghentikan segala tindakan penghinaan dan pelecehan terhadap Nabi Besar
Muhammad SAW termasuk pembuatan karikatur dan ucapan kebencian dengan
alasan apa pun juga," kata MUI.

*Baca juga:**RI Kecam Pernyataan Presiden Prancis: Hina Islam, Lukai 2
Miliar Muslim Dunia*
<https://news.detik.com/berita/d-5234814/ri-kecam-pernyataan-presiden-prancis-hina-islam-lukai-2-miliar-muslim-dunia>

MUI mendukung sikap Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan anggotanya,
seperti Turki, Qatar, Kuwait, Pakistan, dan Banglades yang telah memboikot
produk Prancis. MUI mendesak mahkamah Uni Eropa untuk segera menindak dan
menghukum Prancis karena Macron menghina Nabi Muhammad.

"Diimbau agar semua khatib/da'i/mubaligh/asatidz agar menyampaikan pesan
materi Khutbah Jum'at untuk mengecam dan menolak terhadap penghinaan atas
diri Rasulullah Muhammad SAW," tulis MUI di poin ke-6.

*Baca juga:**Ini Produk Perancis di Indonesia yang Ramai Dapat Seruan
Boikot*
<https://travel.detik.com/travel-news/d-5234047/ini-produk-perancis-di-indonesia-yang-ramai-dapat-seruan-boikot>

Terakhir, MUI mengimbau umat Islam Indonesia menyampaikan aspirasi dengan
damai dan beradab.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga telah bersikap soal pernyataan
Macron. Pernyataannya dapat disimak di halaman selanjutnya.

*Simak video 'Penusukan di Prancis, Israel: Tak Ada Perang Antara
Yahudi-Muslim':*

Kirim email ke