https://www.sinarharapan.co/kesra/read/26260/daftar_enam_tokoh_penerima_gelar_pahlawan_nasional


Daftar Enam Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional

Jumat , 06 November 2020 | 14:17


JAKARTA - Presiden Jokowi, Selasa (10/11/2020) mendatang dijadwalkan
menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh negara bertepatan
dengan peringatan hari pahlawan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam jumpa pers
"Jelang Peringatan Hari Pahlawan 2020" secara daring yang disiarkan melalui
kanal *YouTube* Kemensos RI, Jumat (6/11/2020) siang.


"Upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara pada
tanggal 10 November dengan inspektur upacara Presiden RI. Ada enam calon
penerima gelar pahlawan tahun 2020, Insya Allah tidak ada perubahan ya,"
kata Juliari.

Dia menyebut, penganugerahan dan pemilihan calon pahlawan nasional ini
telah melalui pertimbangan dari Kementerian Sosial dan Dewan Gelar, Tanda
Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Nantinya, upacara penganugerahan ini menurutnya bakal dihelat usai upacara
tabur bunga laut yang dilakukan di perairan Teluk Jakarta Pukul 08.00 WIB,
dan dipimpin langsung oleh inspektur upacara Ketua DPR Puan Maharani.


Adapun rincian keenam tokoh tersebut. *Pertama*, Sultan Babullah dari
Provinsi Maluku Utara dan *Kedua* Machmud Singgirei Rumagesan dari Provinsi
Papua Barat. Dalam hal ini Juliari menyebut kedua provinsi ini belum
memiliki sosok pahlawan nasional sejauh ini.

"Jadi Provinsi Maluku Utara dan Papua Barat Memang belum pernah memiliki
pahlawan nasional, dan apabila tidak ada perubahan, Insya Allah kedua
pahlawan ini akan diberikan gelar pahlawan nasional di tahun ini,"
lanjutnya.

Juliari melanjutkan, yang *ketiga* gelar pahlawan akan diberikan kepada
Jenderal Polisi (Purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo yang merupakan
Kapolri pertama domisili di DKI Jakarta. Nama Soekanto juga diabadikan
sebagai nama Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.



*Keempat,* Arnold Mononutu dari Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan
tokoh pergerakan dan pernah menjadi Menteri Penerangan RI pada masa
kepemimpinan Presiden Soekarno.

*Kelima*, Sutan Mohammad Amin Nasution, dari Provinsi Sumatera Utara. Pria
yang kemudian dikenal dengan nama SM Amin itu terlibat dalam ikrar sumpah
pemuda bahkan menjadi salah satu panitia kongres untuk kegiatan tersebut.
SM Amin juga berprofesi sebagai pengacara yang kerap membantu para pahlawan
kemerdekaan saat tertangkap oleh Hindia Belanda di masa penjajahan.

*Keenam*, Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi dari Provinsi Jambi.
Mattaher merupakan sosok panglima perang yang mempunyai peran sentral dalam
menumpas kolonial Belanda di Jambi. Kini, namanya abadi dalam sebuah Rumah
Sakit yang berlokasi di Kecamatan Telanaipura, Jambi.


Selain memberikan gelar pahlawan nasional, Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md juga menyebut Jokowi akan memberikan
gelar kehormatan berupa Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK)
Arief Hidayat pada 11 November mendatang.

Mahfud juga menambahkan Eks Menteri kelautan dan Perikanan RI Susi
Pudjiastuti, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut
Binsar Pandjaitan, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan mendapatkan
penghargaan dari Jokowi.(*)

Kirim email ke