Tiongkok Tarik Penanaman Modal Asing Senilai USD 690 Miliar Selama Repelita 
Ke-13
2020-11-06 13:11:39       
http://indonesian.cri.cn/20201106/4fbb1734-3c24-43eb-ae03-b06aa7cd93c1.htmlKomunike
 Statistik Penanaman Modal Asing Tiongkok 2020 yang diumumkan Kementerian 
Perdagangan Tiongkok hari Kamis (05/11) menunjukkan, selama Repelita Ke-13 dari 
2016 sampai 2020, diperkirakan Tiongkok menyerap penamaman modal asing senilai 
USD 690 miliar, dengan volume investasi tahunan rata-rata bertambah USD 10  
miliar dolar dibandingkan masa Repelita-12.

Kepala Direktorat Modal Asing Kementerian Perdagangan Tiongkok Zong Changqing 
menyatakan, volume investasi totalnya tercatat USD 549,6 miliar dari 2016 
sampai 2019, rata-rata meningkat 1% setiap tahun, dan Tiongkok 3 tahun 
berturut-turut menjadi negara terbesar kedua dalam menyerap PMA di dunia dari 
kurun 2017 sampai 2019. Di bawah situasi menurunnya likuiditas modal lintas 
batas, persentase penarikan modal asing Tiongkok dalam FDI global meningkat 
dari 6,6% pada tahun 2015 menjadi  9,2% pada tahun 2019, dan angka ini akan 
terus meningkat tahun ini.




Di Shanghai, Tiongkok Jumpai AS-Koneksi dengan Masa Depan
2020-11-06 11:23:13       
http://indonesian.cri.cn/20201106/c5bbc1bc-2e89-b92d-6cc7-fe7a9300c9c5.html
Selama CIIE ke-3 di Shanghai,  CGTN #Zoom In With Zou Yue# meluncurkan acara 
《Di Shanghai, Tiongkok Jumpai AS》. Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan, 
dirinya mengharapkan Tiongkok dapat lebih “keras” kepada perusahaan AS. Dengan 
demikian, perusahaan-perusahaan AS akan pulang ke tanah air. Tapi hal ini benar 
jadi? Bagaimana Perusahaan asing yang berbisnis di Tiongkok memandang rantai 
industri Tiongkok di bawah pandemi virus corona? Apakah ekonomi dan perdagangan 
lintas Pasifik koneksinya lebih erat di bawah Teori Pelepasan? Pembawa acara 
CGTN Zou Yue datang ke Pabrik Super atau Gigafactory Tesla Shanghai dan 
pelabuhan otomatis Yangshangang untuk mencari jawaban. Inilah Episode Ke-2: 
Koneksi dengan Masa Depan



Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan, dirinya mengharapkan Tiongkok dapat 
lebih keras kepada perusahaan AS. Dengan demikian, perusahaan AS akan pulang 
tanah air, tapi hal ini benar jadi? Saya kurang tahu



Hari ini Shanghai turun hujan, tapi Gigafactory Tesla tetap ramai dan sibuk.. 
Kami ingin melihat-lihat ke pabrik.

Seketahui umum, dirampungkannya Gigafactory Tesla dalam waktu satu tahun adalah 
rekor baru. Saat ini, Gigafactory di Shanghai ini adalah satu-satunya pabrik 
Tesla yang beroperasi secara normal di seluruh dunia. Tesla menjadi unik karena 
Elon Musk. Tapi di Tiongkok, Tesla menjadi unik justru karena Gigafactory Tesla 
adalah satu-satunya produsen otomotif modal murni AS di Tiongkok.

Pabrik senilai beberapa milyar dolar AS akan terus mengekspansi.

Robot-robot sedang sibuk melakukan perakitan komponen dari Tiongkok, AS dan 
Eropa menjadi mobil. Gigafactory Tesla Shanghai telah menjadi kunci ambisi 
global Tesla



CEO, Tesla

Kami mengharapkan pabrik dapat memelihara level tinggi dan mencolok mata di 
dunia.

Alasannya adalah ternyata. Tiongkok telah menjadi pasar automotif tenaga 
listrik terbesar di dunia. Kesuksesan dicapai di pasar Tiongkok akan 
meningkatkan kemampuan ekspor dan lowongan kerja demi perusahaan induk. Satu 
pun tidak ada negara seperti Tiongkok dengan laju cepat mendorong proses 
modernisasi. Ini adalah sebab Tesla yang dapat beroperasi dengan kelajuan 
tinggi dan mempercepat pengiriman mobil kepada pembeli.



CEO, Tesla

Target kami adalah meelektrikkan biaya. Walaupun di Tiongkok, proporsi 
penjualan mobil listrik relatif kecil. Akan tetapi saya berpendapat, tidak 
sampai sepuluh tahun, kebanyakan mobil yang baru diluncurkan mungkin akan 
dielektrikkan.



Wang Shouwen

Wakil Menteri Perdagangan Selaku Wakil Perunding untuk Perundingan Perdagangan 
Internasional Tiongkok

Pasar dalam negeri Tiongkok terus membesar dan berkembang dengan pesat. Tak 
tercurigakan, perusahaan yang diinvestasi oleh modal asing akan terus 
mengekspansikan rantai industrinya di Tiongkok.

Zou Yue

Pembawa Acara CGTN

Ketika berbuat satu hal, anda memerlukan setiap bagian dapat beroperasi secara 
independen, juga memerlukan berpartisipasinya bagian lain. Komponen dari 
seluruh dunia akan melalui pintu tersebut memasuki Gigafactory Tesla. Ini 
adalah contoh merek AS berkoneksi dengan kelajuan Tiongkok. Teknologi baru 
berkoneksi dengan pasar raksasa. Yang paling penting ialah bagaimana 
menghubungkan jaman sekarang dengan masa depan.

12 km dari timur Gigafactory  Tesla, dapatlah melihat masa depan.



Zou Yue

Pembawa Acara CGTN

Ini adalah pelabuhan terbesar yang dioperasikan oleh robot di dunia. Tidak ada 
lagi contoh lebih cocok dan seusai seperti Pelabuhan Yangshangang untuk 
menceritakan ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan AS. Walaupun dilanda 
oleh wabah virus corona dan penambahan tarif, volume pengangkutan di atas laut 
lintas Pasifik tetap meningkat 20 persen. Pada tahap tertentu, ketersediaan 
peti kemas bahkan terancam habis digunakan.



Pelabuhan peti kemas yang otomatis bak berlian di mahkota. Otomatisasi membuat 
kapasitas bongkar muat pelabuhan Yangshangang meningkat dari 3 juta TEU sampai 
6 juta TEU. Dia secara efesien dan efektif menghubungkan jalur perdagangan 
seluruh dunia, ini adalah koneksi versi yang ditingkatkan.

Pada halnya volume perdagangan lebih dari 100 negara dan daerah dengan Tiongkok 
telah melebihi volume perdagangannya dengan AS.



Wang Shouwen

Wakil Menteri Perdagangan selaku Wakil Perunding untuk Perundingan Perdagangan 
Internasional Tiongkok

Tiongkok tetap adalah tempat yang mempunyai daya saing yang kuat di rantai 
industri. Karena jarang ada negara seperti Tiongkok yang menyediakan segala 
sesuatu yang dibutuhkannya. Pedagang penyuplai dan pembeli di bagian hilir 
membuat rantai penyuplaiannya dapat terandal, tidak mudah putus atau patah..

Tiongkok di dahulu kala pernah berlagak sebagai Negara Makmur, mengira dirinya 
mempunyai segala sesuatu tanpa harus mengandalkan produk dari negeri lainnya.

Akan tetapi Tiongkok telah membayar mahal karena perspektif itu. Apakah AS mau 
menapak tilas Tiongkok pada zaman dahulu kala?


Kirim email ke