DJ,
Memang data .las di buka pakai editor / spreadsheet pasti akan terlihat nyampur. Tapi sebenarnya itu ada polanya juga. Jadi diakalin aja, pake makro-nya excel supaya teratur dan tiap data ada di kolom masing-2. Kalo di Linux bisa juga pake nedit atau advanced editor lain.
-yan
Danang Jaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Danang Jaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yap, betul..shale juga.
tapi shale-nya agak beda ama yg biasa ada di minyak. Mulai dari proses
terbentuknya, pengaruh presure dan temperatur dari reservoir,
mineralisasi, dll. Gamma ray? wah, saya kurang tau tuh...dipake ga ya??
Yg lebih sensitif? lho, kan saya yg tanya duluan.. :)
Setau saya untuk normal resitivity log yg shallow lebih sensitif. baik
terhadap mud filtrat yg ada di invaded zone ataupun terhadap deteksi thin
bed. tapi untuk jenis log Resitivity yang lain mana yg lebih sensitif??
Trus log Resitivity jenis apa yg cocok di daerah karbonat..???
Oya, ada yg tahu cara buka file data log (*.las) biar masing2 data log
tidak tercampur. Saya sudah coba buka pake Excel, tapi yang misah cuma
sebagian atasnya saja, sedangkan yg bawah banyak yg nyampur data antar
kolomnya. hal ini terutama terjadi jika macam data lognya cukup banyak
(banyak kolom).
Thanks,
DJ
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.
**************************************************************************
============== Forum Komunikasi Geofisika UI ==============
Geofisui mailing list
[EMAIL PROTECTED]
https://gurame.fisika.ui.ac.id/milis/listinfo/geofisui
archive: http://www.mail-archive.com/geofisui%40gurame.fisika.ui.ac.id/
==========================================================================
