J

 

Salam cerah selalu,

Anice Bhadmurtiraka

 

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Irwan Uno
Sent: Friday, October 26, 2007 10:56 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [gorontalomaju2020] Ngikut yang mana?

 

Bismillah,

 

Sebagaimana ketiba-tibaanku nyundul setelah membaca email Novi, sekarang
ketiba-tibaan datang menghampiri lagi setelah membaca email Ibu Ani.

 

Saya suka Ibu Ani. Ibu pengagum akal. Pembuat definisi. Penyebab kening
berkernyit. 

 

Tapi dengan kening berkernyit, Ibu juga berhasil membuat saya tersenyum.
Sebagaimana Ibu juga tersenyum. Hehehe.....

 

Definisi Ibu tentang Tuhan dan bagaimana berhubungan dengan Tuhan  sungguh
menantang. Di sini terlihat bagaimana Ibu senang kegiatan 'mind
challenging'. Ibu sangat konsekuen sebagai pemuja 'akal'.

 

Melihat definisi itu, saya jadi bertanya-tanya, definisi Tuhan dan bagaimana
berhubungan dengan Tuhan yang ibu anut mungkinkah merupakan sebuah paham
dari sebuah agama baru? Yang jelas, belum pernah saya dapatkan definisi
seperti itu dalam Islam. Atau mungkinkan ada halaman atau ayat tersembunyi
dalam Quran yang Ibu bisa baca saya tidak bisa? Bagi dong.....

 

Trus, pengen nanya lagi nih Ibu. Ibu kan pengagum akal. 

 

Ketika kesimpulan yang diambil oleh akal bertentangan dengan kepercayaan
yang harus dipegang oleh iman, kita mesti ngikut yang mana?

 

ir1uno

sekarningsih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Anda mengundang senyumku lagi. Pantaskah aku menjawabnya di forum terbuka
ini?

1. Apa itu tuhan.

Tuhan itu ide awal dengan mendirikan perjanjian yang mewujudkan kemenangan
melalui pengorbanan.

2. Bagaimana berhubungan dengan Tuhan

Berhubungan dengan Tuhan lebih tepat dengan bahasa Ibu atau bahasa ruh.  

Salam cerah selalu,

Anice Bhadmurtiraka

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of lutfi Kobisi
Sent: Thursday, October 25, 2007 10:56 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [gorontalomaju2020] Di dalam dada manusia

Bunda Yth.

setiap makhluk yang berakal pasti mengenal tuhan 
tapi sedikit yang memahami tentang tuhan itu sendiri
sehingga banyak yang melakukan penyembahan kepadanya
layaknya seorang raja (berbentuk).

Mohon penjelasan 
1. Apa itu tuhan
2. Bagaimana berhubungan dengan Tuhan

Hangat selalu,

lutfi




----- Original Message ----
From: sekarningsih <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, October 24, 2007 3:54:31 PM
Subject: RE: [gorontalomaju2020] Di dalam dada manusia

Kalau Al Quran hidup dalam dada orang berilmu, maka isi Quran seyogyanya
menjadi sikap hidup yang membangkitkan kesadaran (menjadi bagian cahaya
dari MAHA CAHAYA!). Sederhana Karena sebagai khalifahNya alangkah indahnya
mengembangkan sifat rahman-rahiimNya dalam setiap langkah perbuatan demi
menjaga keharmonisan bumi sesuai hukum-hukum kesemestaan. 

Yang dijinjing dan dijunjung hanya Al-LAH semata. Bukan Qurannya bukan juga
hadits. Karena ketauhidan itu hanya Allah semata yang harus saya jinjing dan
saya junjung setinggi-setingginy a. Kalau Allah hidup dalam setiap langkah
perbuatan, kita menjadi cahayaNya, maka kita tak akan pernah gentar untuk
hidup miskin, tak takut untuk dihinakan, tak takut tak punya pangkat.  

Buatku merk ke-Islam-an bukan arah tujuan melainkan sebuah proses panjang.
Islam merupakan jalan hidup. Membangun  sebuah pengalaman besar dalam setiap
tantangan dan penemuan-penemuan; bukan menjadi prestasi kecakapan yang patut
dinilai sebagai kartu laporan hidup. 

Apakah aku turut  berperan menularkan cahaya itu pada orang lain dengan
contoh konkrit pada seluruh sikap hidup?

Maafkan kalau tak berkenan.

Salam cerah selalu,

Anice Bhadmurtiraka

From: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com [mailto:gorontaloma
[EMAIL PROTECTED] ps.com] On Behalf Of lutfi Kobisi
Sent: Wednesday, October 24, 2007 2:37 PM
To: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com
Subject: Re: [gorontalomaju2020] Di dalam dada manusia

Bunda Sekar Yth

saya tertarik dengan tulisan anda. 
kalo alquran ada dalam dada orang-orang berilmu, maka yang dijinjing dan
dijunjung 
dan disucikan oleh umat islam itu disebut apa ??
saya  pernah mengikuti kajian  yang mirip  kajian bunda
sebagai bahan perbandingan  mohon penjelasannya.

hangat selalu,

lutfi
 

 

----- Original Message ----
From: sekarningsih <[EMAIL PROTECTED] net.id>
To: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 3, 2007 8:19:37 AM
Subject: [gorontalomaju2020] Di dalam dada manusia

".Syekh mengajarkan bahwa di dalam dada ada Al Quran. Dan Al Quran yang ada
di dalam dada inilah yang dilupakan oleh banyak orang. Sungguh, Syekh Siti
Jenar tidak ngawur bila dia mengatakan bahwa Al Quran itu berada di dalam
dada. Justru Al Quran sendiri yang menyebutkan bahwa Al Quran adalah
ayat-ayat yang nyata di dalam dada (kesadaran) orang-orang yang diberi
ilmu(Al Ankabut (29): 49.

Di dalam surah Al-Waqiah (56): 77-79 disebutkan sebagai berikut:

Sesungguhnya ia adalah Al Quran yang mulia

Yang ada di dalam Kitab yang terpelihara

Tiada yang menyentuhnya kecuali mereka yang disucikan.

Perhatikan! Ternyata yang dapat menyentuh alias memahami Al Quran itu
hanyalah orang-orang yang telah disucikan pikiran dan hatinya. Bagaimana
menyucikannya?

Pertsama, buanglah semua pikiran negatif. Dalam istilah sekarang. Kita harus
berusaha berpikiran positif. Yang disebut pikiran negatifadalah pikiran yang
menimbulkan "stres" atau ketegangan jiwa..."

Salam cerah,

Anice Bhadmurtiraka


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 




Read all my articles:www.irwan-uno.blogspot.com

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com  

__________ NOD32 1.1595 (20060612) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

<<image001.jpg>>

Kirim email ke