Di balik nikmatnya es teh manis.

Setelah pengungkapan- pengungkapan peristiwa-peristiwa yang cukup mengagetkan 
seperti, pemakaian boraks pada beberapa jajanan favorit dipinggir jalan, 
pemakaian formalin yang berlebihan, pemakaian deterjen pada ikan asin biar 
keliatan lebih bersih dan putih atau pemakaian pewarna pada ikan kakap putih 
biar menjadi kakap merah yang di pasaran lebih mahal.
(sekali lagi) NAUDZUBILLAH MINDZALIK!

Nah tayangan kali ini mengungkap kasus es batu yang banyak digunakan di 
warung-warung seluruh Jakarta . Es batu ini ternyata berasal dari air sungai 
ciliwung yang kinclong banget warnanya itu. Pada awalnya mereka menggunakan zat 
pemutih agar air keliatan lebih jernih. Kemudian dimasukkan kedalam pendingin 
dan jadilah peti-peti es yang besar dan bening. Awalnya es ini hanya digunakan 
untuk mengawetkan makanan (ikan, buah dan sayuran) atau mendinginkan minuman 
botol pada kotak2 yang tidak memiliki sistem refrigerator. Tapi sialnya, para 
penjaja makanan dan minuman di jakarta
(bahkan warung-warung yang besar) menggunakan es ini pada minuman dingin yang 
mereka jual. Es teh manis, aneka juice, es campur, es doger, dan lainnya yang 
membuat kita menelan ludah ketika melihat minuman ini kala terik menyengat. 
HANYA dengan alasan MURAH, OMG!

Taukah kalian, setelah tim investigasi TransTV mencoba mengambil sampel secara 
acak di beberapa penjual yang menggunakan es ini pada aneka minuman, dan 
kemudian mengetesnya di laboratorium, terbukti dalam es itu mengandung bakteri 
E-COLI jauh diatas batas normal (10.000 - 20.000 per 100 mL).
Dengan kata lain es ini mengandung bakteri hampir setara dengan (maaf) kotoran 
manusia.

Nah... Masih mau jajan sembarangan? ?? Emang Home made jauhhhhh lebih enak dan 
Sehat!!!!

Es Batu Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet
28-02-2006

Anda suka meminum minuman dingin dari restoran siap saji? Mulai sekarang Anda 
harus berhati-hati karena lewat penelitian telah terbukti es batu yang 
disediakan restoran fast food mengandung lebih banyak kuman daripada air 
toilet. Ihh...

Anda kerap merasa kurang nyaman menggunakan air yang berada di kamar mandi 
umum? Tentunya Anda tak bisa menjamin kebersihan air tersebut bukan?
Tapi apakah Anda pernah berpikir dari mana asal air yang dibekukan menjadi es 
batu di restoran siap saji?

Sepertinya Anda harus mengubah anggapan bahwa es batu yang berasal dari 
restoran siap saji aman untuk dikonsumsi. Sebuah penelitian baru-baru ini 
membuktikan bahwa 70% es batu restoran siap saji lebih memiliki banyak kuman 
dibandingkan air toilet.

Penelitian ini dilakukan oleh seorang anak perempuan yang baru berusia 12 
tahun, Jasmine Roberts. Lewat penelitian ini Jasmine berhasil mendapatkan 
penghargaan proyek sekolah menengah.

Jasmine membuktikan penelitian ini dengan mengambil contoh es batu dan air 
toilet dari lima restoran siap saji yang berada di wilayah Florida Selatan.
Setelah lengkap, ia melakukan pengecekan bakteri dari contoh es batu dan air 
toilet itu di University of South Florida .

Dari hasil tes positif ditemukan bakteri E.coli yang biasanya terdapat dari 
sisa air pembuangan yang menyebabkan timbulnya beberapa jenis penyakit.

"Bakteri ini seharusnya tak berada di dalam es batu. Jasmine membantu kita 
memperingatkan adanya bahaya kesehatan yang bisa disebabkan oleh es batu ini," 
ungkap Dr. David Katz komtributor masalah kesehatan 'Good Morning Amerika' 
seperti dilansir detikhot dari ABC News, Senin (27/2/2006).

Baik Jasmin dan Dr. David mengatakan bahwa es batu tersebut dinilai lebih kotor 
dari air toilet karena mesin es batunya tidak bersih dan orang menggunakan 
tangan yang kotor untuk mengambil es. Sedangkan air toilet dinilai lebih bersin 
karena berasal dari sumber air yang telah melalui proses penyaringan (admin - 
diambil dari detikHot)

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke