NGKALI BERGUNA....
 
-----Original Message-----
From: rais dewi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, July 10, 2008 9:19 AM
To: HIPMI BPP Milist Group; Alumni SMA Islam AL-AZHAR Angkatan '91; JCI
Indonesia New Milist-update; milist JCI Senator Indonesia
Cc: my papa; My Mom Yul Rais; Tira Rais, my sister; Betty Kemal Mantif;
mohammad kemal; Berdi.Arsitek Sabri; Marisha Maris; Marijke de Haas;
Maulina Asmara; Evi Alimin; yoky dwi putra; Henry L.Gaol Hipmi Jaya;
Rifda Ammarina Hipmi; Conny Fianty; Annisa.Balikpapan BWL; Meiyanne Saad
bwL; Indra_Retna BWL.103; Yanti.Balikpapan BWL; sri retno dewayani;
Alida Leonora, ILMI Torick; Adhe Helmy; Nino, ILMI Bambang; Winny, ILMI
Aryati; penty greco; tessa tambunan; Ir. Bobby Gafur S. Umar MBA; eko
budi ardin/Hipmi; elvis hipmi; Feny Salim; Harry Warganegara; Adi
Sulisto_Hipmi; asmidar, siti saleh; R. Henk Uno; atie ipar; Haryo
Wismanto
Subject: FAKTA ber HP ria..



Sebuah riset medis AS menunjukkan, bahwa laki-laki yang mengunakan
handphone lebih dari 4 jam setiap hari, bukan saja jumlah sel maninya
kurang dari 40% dibanding laki-laki yang persentase pemakaian
handphone-nya lebih rendah, bahkan mutu sel maninya juga kurang,
kemampuan memiliki anak juga menurun. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mengaktifkan handphone,
handphone akan menghantar gelombang radio ke pusat handphone, dan
gelombang radio manapun juga sedikit banyak akan terserap oleh tubuh,
yang berdampak terhadap kesehatan kita. Proses ini di sebut radiasi
handphone.

Meskipun masih berdebat tentang hal ini, tapi dalam percobaan binatang
sudah terbukti, bahwa gelombang mikro berpengaruh terhadap organ yang
semakin banyak mengandung kadar air, maka kerusakannya juga semakin
besar. 

Wakil Profesor dari Lembaga Penelitian Komunikasi Radio Universitas
Jiaotong, Shanghai yakni Qian Liangyi menuturkan, bahwa handphone adalah
suatu alat peluncur sinyal yang memiliki daya tertentu, daya terbesar
sekitar 1 watt lebih. Namun karena handphone kerap "dekat" dengan bagian
otak, maka waspada terhadap dampak radiasi yang tertimbun dari hari ke
hari. 

Pakar terkait menunjukkan 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang
merugikan kesehatan itu meliputi : 

1. Menggantungkan HP di leher atau pinggang : bagi mereka yang
arrhythmia (tidak ada irama jantung), fungsi jantung tidak sempurna
sebaiknya tidak menggantungkan handphone di dada. Jika handphone sering
digantung di bagian pinggang atau sisi perut, mungin akan memengaruhi
fungsi kesuburan. Cara yang lebih aman dan sehat, adalah simpan di dalam
tas yang dibawa serta.

2. Menempelkan handphone di telinga ketika menelepon : ketika menelepon
dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat, maka sebaiknya
jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik kemudian baru
dihubungi kembali. 

3. Sinyal handphone semakin lemah, jika menempel di telinga :
Berdasarkan prinsip kerja handphone, dalam keadaan sinyal yang agak
lemah, handphone akan meningkatkan daya luncur gelombang
elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah
kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami bagian
kepala akan berlipat ganda.

4. Percakapan handphone terlampau lama : ahli menyarankan, tidak baik
berhubungan telepon terlalu lama, jika memang demikian bisa
mempertimbangkan memakai telepon tetap atau memakai alat pendengar, jika
terpaksa harus berhubungan dalam jangka waktu yang lama juga harus
mendengar secara bergantian di kiri kanan telinga setiap 1-2 menit. 

5. Sembunyi di sudut tembok dan bisik-bisik menerima telepon rahasia :
dengan bersembunyi di sudut bangunan, dalam kondisi umum, penutupan
sinyal di sudut bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian
dapat menyebabkan daya radiasi handphone dalam sudut tertentu bertambah
besar. 

6.Mondar mandir, selalu bergerak : sejumlah orang tanpa sadar suka
berjalan pelahan ketika menelepon, selalu bergerak ke sana ke mari,
namun, tidak sadar kalau menggerakkan posisi dapat menyebabkan
ketidakstabilan sinyal yang diterima, dengan demikian menyebabkan
terjadinya luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak
diperlukan.

Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya kurangi memakai
handphone: penderita epilepsi, jantung, lemah saraf parah, katarak,
diabetes, wanita hamil serta bagi yang sedang menyusui, anak-anak dan
remaja serta orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun.

 

 


Kirim email ke