Kalo tidak mau menyebut Amrozi dan 2 orang sahabatnya pahlawan apalagi mujahid, silahkan aja. Tapi jangan juga menyebut mereka kafir. Mending diam aja deh... Kalo saya ni ye.. disuru milih antara dua pilihan; mereka kafir atau pahlawan, maka saya akan memilih menyebut mereka pahlawan. Tapi kalo ada pilihan lain, maka saya lebih memilih diam dan yakin bahwa mereka mati dalam keadaan Islam tanpa embel2.
Salam. --- Pada Sen, 10/11/08, suwito <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: suwito <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Re: [GM2020] Trio Bomber Bali Part II, Pahlawan??? Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 10 November, 2008, 8:55 AM 2008/11/10 Mansur Martam <ibnulkhairaat@ yahoo.co. id> Kalo tidak keliru, kesimpulan artikel ini adalah; Amrozi dan 2 orang sahabatnya mati kafir. Karena perbuatan mereka bermanhajkan kafir. Disisi lain, Amrozi dan 2 orang sahabatnya juga mengklaim kafir golongan tertentu. Akhirnya, kafir mengkafirkan deh. Sudahlah... Almarhum Amrozi dan 2 orang sahabatnya telah wafat. Mari doakan sama2, semoga arwah mereka beroleh rahmat disisi Allah. Amien. Begitulah kalau kita lebih mendahulukan hawa nafsu sehingga setiap pendapat kita tidak lagi bersandar pada AlQuran dan Sunnah. Akhirnya tanpa dasar yang jelas mengkafirkan pemerintah, melakukan pemboman sana sini apalagi mencoba menyebarkan fitnah ke sesama muslim lainnya untuk memerangi kaum kafir tanpa dasar yang jelas. Apakah kita patut menyebut orang seperti ini sebagai seorang mujahid??? apakah kita patut menyebut mereka sebagai pahlawan??? Kenapa kita jadi reseh bangat sih ma orang yang sudah wafat. Hormat dikit dunk. Mereka kan dah mati dan dikebumikan. Disebut2 dalam artikel ini juga Hasan Albanna dan Sayyid Qutub. Bahwa keduanya mempunyai idiologi yang sesat. Kalo memang sesat, mengapa banyak karya buku Hasan Albanna dicetak banyak dan dijual bebas ditoko2 buku di Mesir. Ingat! bahwa pemerintah Mesir tidak akan mengizinkan buku yang bermuatan ajaran Islam yang sesat kalau juga tidak diizinkan oleh al-Azhar untuk dicetak dan diperjual belikan di Mesir. Bedanya pemerintahan mesir dengan mereka apa? podo wae... Apalagi Sayyid Qutub, dengan tafsirnya yang berjudul Fi Zilal al-Quran, beliau sangat dikenal oleh umat Islam sedunia. Wajar saja bila kitab tafsirnya terus dicetak berulang kali di Mesir. Pokonya, jangan ngacoh deh..pliz... Yang sering ngaco tuh siapa??? -- Salam, Suwito. http://www.suwito. web.id/me ~~ update: Obama With Political Tech. http://suwito. pomalingo. net ~~ update: Funny UST Scandal.avi. exe ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

