*Variasi Oral Sex*

Konon Caesar Caligula tak hanya menyimpang perilaku sex-nya, tapi juga
keranjingan oral sex. Dan melakukan oral sex tidak hanya dengan satu
pasangan melainkan beramai-ramai.

Dalam perkembangannya, kini oral sex menjadi foreplay, afterplay dan variasi
dalam beraktivitas seks.

Jika memang saling mencintai, menyayangi satu sama lain, apapun yang
diinginkan oleh pasangan maupun keduanya dilakukan dengan senang hati.

*BERBAGAI AROMA*
Apa sebenarnya oral sex? Apa benar pengertiannya hanya seputar ketika wanita
melakukan pada pria?

Pengertiannya oral sex yang lebih luas lagi adalah kegiatan seks yang
dilakukan oleh mulut, berupa ciuman bibir, kecupan lembut, menjilati bagian
sensitif di daerah-daerah erotis. Hanya saja yang paling populer adalah oral
yang dilakukan wanita pada alat kelamin.

Padahal oral yang dilakukan oleh wanita terhadap lelaki dalam istilah
sexsologi adalah felatio (dalam bahasa slank-nya disebut sepong atau lebih
banyak dikenal dengan singkatan SPG). Sedang yang dilakukan lelaki terhadap
wanita disebut dengan cunnilingus.

Sementara yang dikenal selama ini, oral sex terbatas pada pengertian yang
dilakukan wanita terhadap lelaki. Dan jika sama-sama melakukan oral sex
populer disebut 'Gaya 69'. Namun untuk bahasan kali ini kita mengikuti saja
istilah umum yang sudah terlanjut populer, oral sex.

Pengertian oral sex bisa dilakukan saat foreplay dan afterplay. Saat
foreplay, oral sex dilakukan untuk merangsang fisik, bangkitnya gairah yang
meledak-ledak, pemanasan yang hangat. Sehingga memudahkan untuk menuju ke
intercourse yang menghasilkan puncak kenikmatan yang maksimal.

Setelah sampai puncak, lakukan afterplay dengan oral sex. Untuk menunjukkan
kasih sayang pada pasangan (baik lelaki pada wanita maupun wanita pada
lelaki) setelah mencapai puncak, jangan langsung tidur atau membalikan
badan, tapi tunjukkan dengan oral sex.

Badan memang terasa lemas dan keinginan untuk menutup mata lebih dominan,
tetapi lebih baik jika sempatkan untuk bersenda gurau sejenak, berciuman
sebelum tidur, atau sekadar mendekap erat pasangan Anda!

Dalam afterplay lebih kepada psikis, dengan mencurahkan kasih sayang, dan
cinta Anda ke pada pasangan seperti dekapan hangat, ciuman, kecupan mesra.
Sehingga pasangan merasa dicintai bukan disaat melakukan hubungan seks,
melainkan disegala suasana dan dicintai sepenuh hati.

Jadi felatio dan cunnilingus kapan dilakukan? Bisa dilakukan saat foreplay
atau afterplay. Tapi memang paling tepat dilakukan saat foreplay, karena
saat-saat itu gairah sedang memuncak. Atau saat-saat jeda sebelum orgasme
(tentu saja sesaat sebelumnya harus dibersihkan).

Kini banyak pembersih yang dikhususkan untuk pembersih bagian-bagian
sensitif dengan berbagai aroma. Mungkin agak kurang tepat dilakukan jika
pada afterplay, karena gairah sedang menurun atau anti kilmaks.


*KEBERSAMAAN*
Bagaimana potensi oral sex dalam hubungan badan?
Oral sex sangat disukai dan dinikmati oleh laki-laki maupun wanita. Bahkan
tak sedikit oral sex bisa menimbulkan orgasme. Karena itu banyak yang
menyukainya. Bahkan pada sebuah kasus, ada wanita yang hanya di-oral, sudah
orgasme.

Tehnik yang dilakukan oral sex terhadap wanita dengan menjilati bagian luar
vagina maupun dalam, kemudian sembari ditiup ini akan memberikan sensasi
rasa yang tak bisa digambarkan dan tentunya memuaskan.

"Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak
kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat
kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme,"

 "Dari segi kesehatan, oral sex boleh-boleh saja dilakukan, sepanjang orang
itu sehat dan tidak memiliki penyakit kelamin. Dari segi kesehatan secara
keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya
tidak apa-apa,"

Yang jelas, oral sex, felatio dan cunnilingus bisa dilakukan dengan
menyenangkan kalau atas dasar senang sama senang, rela dan nyaman. Bukan
hanya keinginan satu pasangan, dimana pasangan satunya keberatan dengan
alasan tertentu.

Takut pasangan kecewa lalu mau melakukannya, meski dengan setengah hati,
bisa menimbulkan masalah kelak kemudian hari. Karena salah satu pasangan
tidak bisa menikmati saat-saat tersebut. Ini yang harus diwaspadai oleh
pasangan yang menginginkannya. Dengan cara seperti itu kenikmatan akan jalan
sepihak.

Yang penting lainnya, harus dilakukan dengan baik dan benar, maksudnya
disini tidak berlebihan sehingga menimbulkan cidera pada bagian sensitif
yang memang sensitif terhadap benda-benda keras seperti gigi atau
benda-benda lain di sekitar mulut seperti kumis yang kasar.

Jadi yang baik dan benar itu yang bagaimana? Ya, harus halus dalam
melakukannya. Meski libido telah tinggi tetap harus terkendali. Jangan mau
mengejar kenikmatan malah menimbulkan kesakitan

*Tips untuk melakukan oral seks yang baik dan benar apa saja?*
Pertama dua-duanya suka, yang melakukan dan dilakukan suka, tidak ada
pemaksaan yang paling penting. Biasanya hal tersebut terjadi secara alamiah
dan reflek, jadi nggak harus dipaksakan. Kalau ada pemaksaan, nantinya tidak
menyenangkan. Tidak ada patokannya untuk berciuman dulu, saling menjilati.
Ada juga yang langsung to the point, nggak apa-apa sepanjang mereka memang
suka.

Dianjurkan sebaiknya sebelum memulai oral sex, membersihkan diri dengan
mandi terlebih dahulu, serta sikat gigi, sehingga saat melakukannya terjamin
kebersihannya. Setelah seharian beraktivitas, badan tentunya kotor,
berkeringat, ada kuman yang menempel, sehingga perlu sekali untuk
membersihkan badan dari kotoran. Bukan hanya bersih tetapi lebih segar

Bagaimana dari segi kesehatan mengenai oral sex, felatio dan cunnilingus?
Apakah aman-aman saja?
Suatu hal yang wajar. Merupakan variasi dalam aktivitas seksual. Jadi kalau
dilakukan dengan benar dan baik, ya, wajar-wajar saja. Nggak apa-apa, karena
termasuk ritual seks.

Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang
bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa. Tapi kalau kita lakukan dengan
orang yang tidak jelas, misalnya PSK (pekerja seks komersial) dan punya
penyakit, itu bisa langsung menular.

Oral sex, felatio dan cunnilingus yang baik dan benar yang seperti apa?
Artinya dua-duanya siap untuk melakukan oral seks. Siap ini maksudnya,
dua-duanya sama-sama mau, tidak ada pemaksaan karena mau menyenangkan
pasangan. Jika ada unsur pemaksaan, lebih baik jangan! Tapi kalau memang
keduanya menghendaki, silahkan selama itu memuaskan.

*Selama ini dikenal sebagai variasi saja, bagaimana kalau dilakukan sebagai
rutinitas?*
Misalnya memang mau melakukan sebagai rutinitas, boleh saja. Aktivitas
seksual secara penuh ada namanya foreplay, intercourse, afterplay. Tidak
harus di intercourse, lakukan oral sex saat foreplay dan afterplay. Tidak
masalah! Justru ini merupakan salah satu tehnik dalam melakukan foreplay
atau afterplay. Misalnya dengan cumbuan, ciuman bibir, mata, kening, yang
menghasilkan kenikmatan lain.

Untuk wanita mereka sangat senang diperlakukan seperti ini, karena cara ini
menunjukkan kasih sayang, perhatian, melindungi, lebih ke segi psikis.
Memang untuk merangsang daerah-daerah sensitif.

Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak
kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat
kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme.

Ada kasus laki-laki membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan sperma,
sehingga dibutuhkan oral sex lebih dulu?
Ya, sebenarnya sebagai salah satu aktivitas boleh saja. Tapi kalau memang
lama, nggak apa-apa kan? Dan tak perlu oral. Justru banyak wanita yang suka
laki-laki yang lama mengeluarkan spermanya. Karena lama, jadi bisa lebih
puas menikmatinya.

Bagaimana jika secara tak sengaja menelan sperma, apakah akan menimbulkan
penyakit?
Nah, ini yang sering saya terangkan dimana-mana. Sepanjang aktivitas seks
itu dilakukan oleh orang yang sehat, tidak punya penyakit, tidak masalah.
Air mani itu sendiri mengandung kadar protein yang tinggi, kalori yang
tinggi.

Jadi didalamnya ada energi. Kenapa ada energi? Karena di dalam air mani
terdapat jutaan sperma. Jadi sperma yang tertelan, sepanjang sehat tidak
akan menimbulkan penyakit. Malah menguntungkan untuk tubuh yang menelannya,
karena terdapat energi dan jadi lebih kuat.

Ada mitos juga yang mengatakan jika meminum sperma membuat awet muda?
Apalagi kalau sperma dari laki-laki yang masih perjaka?
Secara logika, kemungkinannya bisa benar. Kenapa? Karena sperma mengandung
kadar protein yang tinggi, terdapat unsur energi jadi bisa lebih bugar.
Malah pernah ada yang tanya, kalau dimuncratkan ke wajah, bagaimana? Ya,
oke-oke saja, karena memang protein dan energi yang tinggi. Bisa jadi wajah
lebih licin, bagus, logikanya begitu.

Kosmetik atau vitamin khusus wajah, semua mengandung energi. Kalau ada
protein dan energi yang alami, kenapa nggak? Asal sepanjang orang itu sehat
tidak apa-apa. Dan tidak ada urusan dengan perjaka apa tidak. Karena apa?
Sperma itu mengandung protein dan energi yang tinggi.

*Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat oral sex?*
Sebenarnya semua yang mau dilakukan saat oral sex, boleh-boleh saja. Nggak
ada larangan, yang penting pada saat melakukannya dua-duanya saling
menikmati. Apakah dia mau pakai oral yang macam-macam, misalnya pakai bibir,
lidah, isapan, jilatan, tiupan, yang bisa menimbulkan rangsangan khusus.
Sepanjang itu dilakukan oleh keduanya dengan senang dan puas.

Jika ada kendala misalnya lagi sariawan, dimana sariawan tanda penyakit
akibat infeksi, kemudian gusi lagi sakit sebaiknya dihindari dulu! Bahkan
kalau dari salah satu pasangan memiliki penyakit kelamin misalnya pada
wanita mengalami keputihan, sebaiknya jangan lakukan oral seks! Sembuhkan
dulu, pulihkan dulu, jika sudah baru lakukan oral sex, sehingga tidak
menularkan penyakit!

*Apakah oral sex itu sendiri dapat menimbulkan penyakit sariawan?*
Sepanjang keduanya sehat, nggak akan terinfeksi karena memang tidak ada
kumannya.

*Ada yang menggunakan oral sex dengan memberi alat vital madu, ice cream,
apakah boleh?*
Ya, boleh saja. Hal itu kan sebagai salah satu tehnik agar lebih
menyenangkan si pelaku. Karena kalau hanya menjilati daging, kulit tidak ada
rasanya. Sekadar menambahkan rasa, boleh-boleh saja. Tidak merugikan!

Sehabis melakukan oral sex kemudian langsung berciuman mulut, apakah tidak
ada dampak negatifnya misalnya penyakit?
Nggak masalah. Kalau sudah mau melakukan oral sex, mestinya tidak perlu
berpikiran seperti itu lagi. Sepanjang dua-duanya sehat, nggak ada yang akan
menularkan. Lain halnya jika salah satu punya penyakit, pasti akan menular.
Misalnya yang laki-laki punya penyakit kelamin, kemudian wanitanya melakukan
felatio, maka penyakit yang diderita laki-laki akan menular ke wanitanya

-- 
-Mbah MaridJoss-
Mariyuk Marisini Kitageligeli

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Segenap komunitas GudangMedia, MENOLAK RUU APP (Aksi Pornografi dan Pornoaksi). 
Negara telah melakukan intervensi terhadap hak-hak private seseorang serta 
pembunuhan terhadap karakter kebudayaan.


STOP Pembodohan Terhadap Masyarakat...!!! 
Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan...!!!

-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke