menyentuh banget bos

2009/9/11 Ki Djoko Lemot <[email protected]>

>
>
>
> Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap
> kembali ... Sepenggal syair lagu itu benar-benar mengena pada sosok ibu asal
> AS ini. Wanita berusia 80 tahun itu selama berpuluh-puluh tahun merawat
> putrinya yang mengalami koma.
>
>
> Sampai akhirnya ibu penuh kasih itu meninggal, mendahului putrinya yang
> hingga saat ini masih terbaring dalam koma berkepanjangan. Kaye O'Bara
> menutup mata untuk selamanya di rumahnya di Miami Gardens, Florida. Kamar
> yang selama ini ditempatinya bersama putrinya, Edwarda sejak 1970 silam.
> Kaye meninggal dalam tidurnya. Dia telah bertahun-tahun menderita penyakit
> jantung. Semasa hidupnya Kaye pernah berjanji tak akan pernah Meninggalkan
> Edwarda yang ketika itu masih remaja. Janji itu dimulai sejak Edwarda jatuh
> koma akibat penyakit diabetesnya 38 tahun yang lampau.
>
> "Kami kira dia akan hidup melampaui kami semua. Wanita itu begitu kuat,"
> kata keponakan Kaye, Pamela Burdgick seperti dilansir harian 
> News.com.au<http://www.news.com.au/>,
> Sabtu (8/3/2008).
>
> Selama kurun waktu 38 tahun, kisah pengabdian Kaye kepada putrinya, Edwarda
> menarik simpati banyak orang. Para pengunjung yang jumlahnya tak terhitung
> lagi mendatangi rumah Kaye. Bahkan ada pula sebagian orang yang datang dari
> Jepang untuk ikut merayakan ulang tahun Edwarda.
>
> Kisah Kaye telah dituangkan dalam buku laris karya Dr. Wayne Dyer yang
> berjudul A Promise Is A Promise: An Almost Unbelievable Story of a Mother's
> Unconditional Love and What It Can Teach Us.
>
> Edwarda, penderita diabetes, mengalami flu sebelum Natal 1969. Beberapa
> hari kemudian kondisinya memburuk dan orangtuanya, Kaye dan suaminya, Joe,
> membawanya ke rumah sakit.
>
> Beberapa saat sebelum Edwarda kehilangan kesadarannya, remaja putri itu
> sempat bertanya kepada ibunya: "Janji ibu tidak akan meninggalkan saya,
> janji ya?" Kaye pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan anak
> perempuannya itu.
>
> Itulah kata-kata terakhir yang disampaikan Kaye sebelum anaknya koma
> berkepanjangan. Dan Kaye menepati janjinya.
>
> Kaye dengan teratur membalik tubuh putrinya tiap dua jam supaya tidak
> mengalami nyeri akibat berbaring terlalu lama. Kaye memberinya makan berupa
> campuran makanan bayi dan susu bubuk melalui tube, menyuntikkan insulin,
> memutar alunan musik, membacakan buku untuk Edwarda dan tak lelah berdoa di
> samping tempat tidur Edwarda supaya suatu hari nanti putrinya itu akan sadar
> kembali.
>
> Bagi Kaye, mengurus putrinya itu bukanlah beban, melainkan berkat. Kaye
> sangat yakin, Edwarda akan terbangun. "Bagi saya, dia hampir sadar.
> Kadang-kadang saya merasa mendengar dia bicara: Ibu, saya baik-baik saja,"
> kata Kaye kepada media AS, Miami Herald beberapa waktu lalu.
>
> Namun kini Kaye telah pergi untuk selamanya. Dia meninggalkan Edwarda yang
> masih terbaring koma entah sampai kapan. Adik Edwarda, Colleen O'Bara
> mengatakan, keluarga akan terus merawat Edwarda di rumah mereka. Sama
> seperti Kaye, Colleen juga yakin kakaknya itu akan sadar suatu hari nanti.
>
> Suami Kaye, Joe mengalami serangan jantung pada tahun 1972 dan meninggal
> dunia empat tahun kemudian. Sejak itu, Kaye mengurus Edwarda dengan
> menggunakan tunjangan sosial dari pemerintah dan dana pensiun suaminya,
> ditambah lagi dengan sumbangan dari orang-orang.
> Diambil dari : http://www.news. com.au/ <http://www.news.com.au/>
>
> Sorry kalo beritany da setahun yg lalu, tapi menjadi inspirasi bagaimana
> seorang ibu begitu mencintai anaknya, sedangkan anak mungkin(baru mungkin
> loh) kurang mencintai layaknya ibu..
>
> neh ada websitenya juga  http://www.edwardao bara.com/ disitu ada poto2ny
> ma surat2nya..
>
>  __._,_.___
>
>  *
> * .
>
> __,_._,___
>
>
> --
> -Mbah MaridJoss-
> Mariyuk Marisini Kitageligeli
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Segenap komunitas GudangMedia, MENOLAK RUU APP (Aksi Pornografi dan Pornoaksi). 
Negara telah melakukan intervensi terhadap hak-hak private seseorang serta 
pembunuhan terhadap karakter kebudayaan.


STOP Pembodohan Terhadap Masyarakat...!!! 
Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan...!!!

-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke