*San Antonio,* Bagi yang pernah mencoba *tangkur
buaya*<http://health.detik.com/read/2010/12/02/133204/1507500/1013/tangkur-buaya-benarkah-bikin-kuat-pria>
sebagai
perangsang gairah seks tapi belum juga merasakan khasiatnya, cobalah beralih
ke pipis monyet. Ramuan yang satu ini sudah terbukti ampuh meningkatkan
birahi, setidaknya di kalangan monyet.

Penggunaan pipis atau urine monyet sebagai perangsang atau aprodisiak
dikenal sejak berabad-abad yang lalu, misalnya dalam tradisi masyarakat
Zimbabwe. Urine monyet besar alias Baboon biasanya dicampur bir, lalu
diminum sebelum berhubungan seks.

Ramuan ini biasanya diminum oleh pria dan dipercaya mampu meningkatkan
stamina saat bercinta. Bagi pasangan wanitanya, bau keringat yang muncul
setelah minum ramuan ini bisa membuatnya terpikat dan menjadi semakin
bergairah untuk berhubungan seks.

Ide ini barangkali terinspirasi oleh perilaku Baboon di alam liar, yang
sering memanfaatkan pipisnya untuk menarik pasangan. Sebelum melakukan
ritual kawin, Baboon betina akan memamerkan (maaf) pantatnya yang botak dan
basah terkena pipis agar sang pejantan terpikat.

Perilaku yang lebih ekstrem ditunjukkan oleh jenis monyet yang lain yakni
Capuchin, spesies monyet cerdas yang menghuni hutan-hutan belantara di
Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Capuchin jantan sering membasahi
tangannya dengan urine, lalu melumurkannya ke sekujur tubuh sebelum
mengawini betinanya.

Semula, para pengamat binatang mengira perilaku ini bertujuan untuk menjaga
agar temperatur tubuh Capuchin tetap dingin saat berada di iklim hangat.
Spekulasi lain yang pernah mencuat adalah sebagai identitas, untuk
membedakan monyet satu dengan yang lain berdasarkan baunya.

Baru-baru ini, berbagai spekulasi tersebut terbantahkan lewat penelitian
yang dilakukan para ahli dari*Trinidad University* di San Antonio, Texas.
Dengan teknologi *Magnetic Resonance Imaging* (MRI), para ahli mengamati
aktivitas otak Capuchin betina ketika mencium bau urine Capuchin jantan.

Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan aktivitas otak pada Capuchin betina
setiap kali mencium bau pipis Capuchin jantan yang diduga mengandung banyak
hormon seks testosteron. Para ahli mengatakan, peningkatan aktivitas di
bagian tertentu pada otak menunjukkan bahwa Capuchin betina sedang sangat
terangsang.

"Capuchin betina terangsang oleh urine pejantan. Di kalangan monyet,
penggunaan urine sebagai pemikat cukup lazim misalnya pada Baboon betina
saat memikat pejantan," ujar salah satu peneliti, Dr Kimberley Phillips
seperti dikutip dari *Telegraph*, Minggu (27/2/2011).

Meski sudah terbukti keampuhannya di kalangan monyet, manfaat pipis Capuchin
maupun Baboon belum pernah sekalipun diujikan secara ilmiah pada manusia.
Andaikan benar-benar manjur, mungkin kelak akan ada *softdrink* atau parfum
beraroma pipis monyet.

-- 
Aldo Desatura ® & ©
Twitter      = @desatura
YM           = desatura
Facebook  = [email protected]

================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

-- 
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site: 
   http://groups.google.com/group/gudangmedia
Blog: 
   http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook - Lingga Yoni:
   http://www.facebook.com/gudangmedia
-

Kirim email ke