Kayaknya seru niihhh... Ditunggu lanjutannya yaa... 
Hehehe... 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Lhalaopo Bleh <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 19 Oct 2012 23:07:17 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [GM:8482] Dia yang pernah aku dambakan = Bagian Satu

kawan-kawan,
Numpang Cerita di sini bisa dong... minta komentarnya ya...

DIA YANG PERNAH
AKU DAMBAKAN
Bagian Pertama
Pagi itu ga biasa aku menerima
ucapan selamat yang agak kaku dari seorang wanita, “pagi Mas… lagi ngapain?”.
Aku balas biasa aja, seperti banyak teman yang basa-basi di pagi dan sore hari,
“pagi, aku lagi berkemas untuk meeting… kamu sendiri lagi ngapain?”. Lalu aku
menutup pintu kantorku dan pergi menuju ruang pertemuan pimpinan.

Aku sudah lupa ucapan selamat
pagi yang mungkin ada dua atau tiga dengan ucapan yang mirip. Tapi yang satu
ini kirim sms lagi membalas pertanyaan basa-basiku dalam sms tadi. Semua peserta
meeting menengok ke arahku, karena suara sms yang begitu keras, aku lupa ngeset
silent di hpku. Aku pura-pura tak perhatian dengan hp ku untuk menetralisir
pandangan teman-teman dalam rapat. Setelah netral, dan aku sudah merasa rilaks,
aku lihat hp ku dan aku set silet, lalu aku buka is isms.

“Aku sedang selonjoran di ranjang
Mas, sambil ngebayangin dirimu…” derrrr, aku khawatir rasa kagetku dibaca oleh
teman-teman dalam rapat, lalu aku lihat mereka satu persatu, tapi tak seorangpun
yang melihatnya. Sms Santi membuatku belangsatan, seorang wanita cantik yang
adalah teman istriku dan istri dari sahabat karibku, dengan polosnya kirim sms
seperti itu. Setalah melihat situasi aman, aku balas sms dia, “sbentar ya,
maksudmu ngebayangin diriku itu apa, aku ga faham?”.

Santi adalah wanita anak orang
kaya yang cantik, anggun dan lincah, pandai bergaul dan banyak teman baik laki
maupun perempuan. Siapapun yang berkesempatan ngobrol ama dia pasti suka dan
enggan untuk berhenti, kecuali teman-teman wanita dia yang merasa kalah saingan
di lingkungan perumahan tempat aku tinggal. Santi yang bersuamikan Juan, di
lingkungan kami adalah sepasang keluarga muda yang sangat ideal, mereka tampil
mesra di setiap acara yang kami selenggarakan. Maka wajar kalau semua warga di
sini menghormati mereka.

“Mas, kamu selama ini ga ngerasa
ya kalau aku perhatiin, aku deketin, bahkan di saat-saat aku sedang berdua sama
suamiku. Sosok kamu itu selalu menggoda pikiranku Mas,” gubrak, aku semakin ga
percaya dengan isi sms ini. Aku lalu mengingat-ingat tingkah laku dia kepadaku,
apa ada yang aneh, atau lain dari yang lain. Satu-satu aku inget, ketika dia 
datang
ke rumah, sedang ngobrol sama istriku, dia tidak memalingkan pandangannya
dariku. Kalau aku sedang main ke rumah mereka, dia selalu memasakkan yang
istimewa untuk kami, dan hanya aku yang dia perhatikan. Lama-lama memang aku
temukan banyak hal yang menandakan dia berupaya ingin berduaan dengan aku. 
Terakhir waktu
suaminya sedang tugas ke luar kota, dia sempat minta aku mampir ke rumahnya 
sebelum ke
kantor, dia minta tolong ke aku untuk membetulkan posisi tv di rumahnya, dan ia 
menggunakan pakaian yang
tidak biasanya dipakai untuk menerima tamu, serba menonjol. Aku sempat berfikir 
yang enggak-enggak, tetapi melihat kondisi rumah tangganya yang sangat 
harmonis, lalu aku buang pikiranku yang nggak wajar.

“San, aku sedang meeting, nanti
aku telephone ya” smsku berusaha menutup pembicaraan. Ternyata baru dua detik
sudh datang jawaban, “Mas, aku tunggu di café dekat kantormu pada jam istirahat
nanti ya… bye”… (bersambung)

-- 
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site Milis: 
   http://groups.google.com/group/gudangmedia
Blog: 
   http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook Page:
   http://www.facebook.com/MilisGM
Twitter:
   http://twitter.com/MilisGM
Donasi:
   http://pendek.in/0xn7
-



-- 
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site Milis: 
   http://groups.google.com/group/gudangmedia
Blog: 
   http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook Page:
   http://www.facebook.com/MilisGM
Twitter:
   http://twitter.com/MilisGM
Donasi:
   http://pendek.in/0xn7
-


Kirim email ke