Bersabarlah Wahai Kawan............
Tidaklah
sabar itu berarti kita berhenti untuk menangis, disaat air mata nyaris
kering. Dan tidaklah sabar itu berarti kita berhenti mengeluh ketika
segala  permasalahan yang kita hadapi nyaris terselesaikan. Dan sabar
itu ada pada kali yang pertama saat musibah dan permasalahan berat itu
datang.  
Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai 
pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"  (QS al- Kahfi : 68 ) 
Bersabarlah
wahai saudaraku, jangan mengeluh. ujian dunia itu merupakan harta
simpanan untuk orang-orang yang sabar dan penghapus dosa bagi mereka
yang ikhlas. Haruskah kita berkeluh kesah sedang cobaan yang datang
takkan pernah seimbang dengan nikmat yang telah Allah berikan untuk
kita. Haruskah kita berkeluh kesah sedengkan saat cobaan itu menerpa
Allah sedang menatap dan memperhatikan kita?  
Sungguh
Allah maha Pengasih dan penyayang. tidaklah cobaan itu diturunkan
melainkan ia akan menghapus tumpukan dosa, tidaklah cobaan itu
diturunkan melainkan ia menjadi wasilah bagi kita untuk mendapatkan
pahala atas kesabaran. Atau mungkin Allah timpakan musibah kepada kita
untuk mengingatkan kita akan keberadaan-Nya dan keMahaan sifat-Nya yang
kerap kita lupakan. Bisa jadi apa yang menimpa kita terjadi karena kita
telah begitu lama meninggalkan-Nya jauh dibelakang disaat rutinitas
keduniaan begitu menekan dan menyita banyak perhatian. Atau
mungkin karena lisan dan hati kita telah begitu lama tak melafaskan
nama-Nya dengan kesungguhan penghambaan yang mesra dan kerinduan yang
dalam. 
  Bersabarlah
ketika ujian dan musibah itu datang, karena selalu ada kebaikan bagi
kita yang datang bersamanya. rasulullah saw bersabda “ bila
saatnya kiamat tiba, Allah ciptakan mizan dan amal bakti, para alhi
shalat didatangkan dan amalnya dibalas sesuai dengan timbangan,
orang-orang yang puasa pun demikian. Setelah itu dipanggillah
penyandang cobaan. Tanpa
ditimbang, catatan amal mereka diberikan dan segera beroleh balasan.
Hingga orang-orang yang selalu sehat mengandaikan : ”duhai….andai kata
mereka hidup dalam cobaan”. 
Ujian dunia itu adalah harta simpanan bagi orang-orang yang bersabar dan 
penghapus bagi orng-orang yang ikhlas. Subhanallah….selalu ada kebaikan dalam 
perkara orang muslim,walaupun itu datang bersama penyakit dan kesedihan. Suatu 
masa saat  hari
terasa begitu berat untuk dilalui, maka tak semata ujian itu menunut
untuk disabari, namun lihatllah dan rasakanlah bahwa dibalik itu semua
allah ingin menunjukkan bahwa engkau dicintai oleh –Nya dan oleh orang
yang ada disekitarmu.  Engkau  akan
menyaksikan ada cinta luar biasa yang tersembunyi dibalik ujian. Dan
engkau akan menyaksikan bahwa kebahagiaan itu sejatinya ada bersama
ujian. Bersamaan dengan ujian itu engkau akan merasakan ada begitu
banyak tangan terulur dan perhatian serta kasih sayang yang tercurah. 
Mengutip
dari sebuah surat yang pernah dikirimkan seorang saudara, sungguh dari
kata demi kata yang terjabar ada pelajaran bahwa bersama dengan ujian  allah
ingin meneguhkan diri kita agar kian tegar menapaki jenjang-jenjang
hidup mendatang. Ini adalah surat yang hingga kini tetap saja mampu
menyemangati disaat kesabaran itu kembali diuji;
Saudaraku  sabar ya... Sesungguhnya
kesulitan yang kita hadapi akan memperkuat hati…menghapus dosa…
mematahkan keangkuhan dan menghancurkan kesombongan yang ada dalam hati
…biarlah kesulitan kembali menyalakan semangat untuk selalu ingat pada
Alloh bahwa semuanya berada dalam kuasa-Nya dan menjadi terasa begitu
nyaman kembali berserah diri pada Alloh…Dibalik
kesulitan tersembunyi kelembutan yang sangat besar dari Alloh…pemaafan
yang lebih besar terhadap dosa dan ampunan yang lebih banyak terhadap
kesalahan yang telah dilakukan.
sabar ya saudaraku…Seperti
“kesabaran revolusioner” untuk mendata kembali modal dan rencana
langkah secara seksama: keikhlasan untuk bersabar menjalin langkah demi
langkah maju yang sudah disusun secara seksama pula meraih satu persatu
hasil tanpa terjebak ketergesaan, keikhlasan dan kemampuan menyusun dan
menggunakan metode yang tepat untuk setiap medan, keadaan, dan waktu
yang berbeda dan rasa awas yang terus terjaga untuk membikin tak
tersesat, mengalami disorientasi, menjauh dari tujuan agung yang
dicanangkan semula…(saya lebih suka mamandangnya sebagai “kesabaran
visioner” yang “bersabar” sambil terus melalui target-target yang
terukur karena kita cuma memiliki hak berencana dan berusaha sementara
hasil akhirnya ada di tangan Alloh SWT”
Beristirahatlah ..saudaraku, 
Sejenak
beristirahat untuk kembali mengisi bekal perjalanan kehidupan yang
panjang ini …sejenak beristirahat untuk mengasah kembali pisau
produktivitas agar kembali tajam…beristirahatlah walau hanya sejenak
dengan tidak melanggar batas syari yang bisa mengubah substansi
peristirahatan menjadi kemalasan, kelemahan, dan terjerumus tipu dayaSemoga
dapat mengambil hikmah dari tiap kejadian yang terjadi dan melihat sisi
cerah dibaliknya yang akan semakin meningkatkan kedewasaan dan
menjadikannya pengalaman yang amat berharga.Senjata
orang yang beriman adalah do`a…tetaplah yakin akan kekuatan doa yang
merupakan dialog langsung hamba dengan rabbnya, dan Alloh maha
mengabulkan do’a kita Insya Alloh.
Allah…jika
bersama ujian itu ada begitu banyak hikmah dan kasih sayang, sungguh
biarlah terjadi semua yang telah Engkau skenariokan untuk kami, biarlah
ia berjalan dalam rentang titian hidup kami dan biarkan kami mengambil
ibrohnya dan menikmati dalamnya rasa yang datang bersama ujian itu.


      

Kirim email ke