Salam Harmonis semuanya
benar mas Dodo untuk melengkapi posting sebelumnya saya kutip lagi (lagi2 
ngutip) maklum saya sendiri masih meguru dalam hal javanology ini jadi nggak 
berani ngeluarin pendapat hehehehe ini kutipan dari sumber yang mumpuni 
dibidangnya nya :

Pertunjukan Wayang Sebuah Proses Penciptaan Manusia

 

Pada waktu pertunjukan belum dimulai, suasana masih kosong. Yang ada hanya 
kelir, sebagai gambaran alam semesta, gedebog (simbol bumi), dan blencong 
(simbol matahari). Dalam suasana kosong itu, manusia hanya ada dalam 
angan-angan saja. Manusia telah ada dalam ketiadaan. Yakni, ada dalam lakon ki 
dhalang dan atas permintaan ”tuan rumah”. Jadi, kedudukan pengundang dhalang 
banyak menentukan pertunjukan.

 

Struktur dramatik wayang kulit, dari tetalu (gending awal)sampai tancep kayon 
ternyata memuat perjalanan mistik manusia Jawa. Gending wayang kulit yang 
paling awal adalah tetalu yang memuat 7 macam gending, yaitu Cucur Bawuk, 
Srikaton, Pareanom, Suksma Ilang, Ayak-ayakan, Slepegan, dan Sampak. Tujuh 
macam gending ini merupakan gambaran perjalanan manusia yang harus melewati 7 
martabat hidup. Ketujuh martabat tersebut meliputi: pohon dunia (kayun), nur 
(cahaya), cermin, roh ilafi (nyawa), dian (qandil), permata (darah), dan 
dinding jalal (penjelmaan alam insan kamil). Martabat tujuh tersebut telah 
dilukiskan dalam Serat Wirid Hidayat Jati karya R. Ng. Ranggawarsita.

 

Ketika tetalu, ki dalang segera mengetuk kotak lima kali. Bilangan lima merujuk 
pada pembentangan dzat, yaitu nur, rahsa, roh, nafsu, dan budi yang melengkapi 
hidup manusia. Kelima hal inilah yang akan mengemudikan hidup manusia, kemana 
harus menempuh jalan. Setelah itu gunungan segera ditarik ki dhalang untuk 
diberi mantra. Gunungan akan berhenti tiga kali, sebelum ditancapkan kembali. 
Mistisisme yang terkandung di dalamnya adalah sebagai pembukaan tata mahligai 
yang meliputi tiga tingkatan, baitul makmur, baitul mukharam, baitul muqadas.

 

Ketika gunungan di atas kepala ki dhalang, merupakan pertanda hidup telah ada. 
Hidup diawali dengan lahir, ditandai oleh ki dhalang dengan mengayunkan 
gunungan ke kanan dan kiri. Gunungan yang dibelah ke dua arah itu merupakan 
simbol pecahnya placenta atau wadah bayi. Sejak itu, kelahiran mulai berproses 
yang ditandai dengan keluarnya emban. Dua emban ini merupakan lambang kakang 
kawah yang mendahului bayi. Bayi digambarkan sebagai raja yang keluar menuju 
Siti Hinggil atau dhampar.

 

Kehadiran raja juga diikuti oleh adik-adik raja, sebagai simbol adhi ari-ari 
yang menyertai bayi lahir. Selanjutnya pertunjukkan berjalan semalam suntuk 
mulai gamelan patet nem (jam 21.00-24.00). Jika jejeran raja telah pergi menuju 
ke kedaton menemui permaisuri, ini menunjukkan fase bahwa sang bayi tadi mulai 
diasuh oleh ibunya. Adegan paseban jawi, merupakan lambang anak sudah mulai 
mengenal dunia luar. Kemudian dilanjutkan dengan adegan jaranan (pasukan 
binatang), ini mempresentasikan watak anak seperti binatang sebelum dewasa, 
artinya belum tahu aturan. Adegan perang ampyak untuk mengahadapi rintangan, 
adalah gambaran perjalanan anak yang mulai remaja. Adegan sabrangan, menjadi 
petunjuk bahwa anak-anak sering masih bersifat emosional dalam hidupnya. 
Sedangkan adegan perang gagal, adalah lambang bahwa hidup manusia masih 
ragu-ragu.

 

Pada jam 12.00-03.00 biasanya menggunakan gamelan patet sanga. Dalam hal ini 
dibagi tiga adegan, yaitu adegan bambangan yaitu menggambarkan bahwa hidup 
manusia telah mulai mencari guru sejati. Adegan perang kembang, adalah lambang 
keberanian seseorang untuk menumpas angkara murka, karena adegan ini 
menampilkan buta Cakil yang dikalahkan satria. Adegan sintren, yaitu adegan 
satria yang telah jelas jalan hidupnya. Ini melambangkan bahwa seseorang telah 
dapat menentukan hidupnya sendiri.

 

Pada jam 03.00-06.00 menggunakan gamelan patet manyura. Yakni dimulai dengan 
jejer manyura, yaitu satria yang telah jelas jalan hidupnya. Dia telah akan 
tercapai cita-citanya. Kemudian masuk perang brubuh, sebagai lambang seseorang 
telah mengalahkan segala rintangan hidup. Kini jalan hidup sudah semakin jelas. 
Apa yang akan dicapai sudah jelas. Ketika itu manusia sudah tidak lagi 
bercita-cita setinggi langit, melainkan lebih berpikir realistis. Terakhir 
adalah tancep kayon, yaitu gunungan ditancapkan sebagai pertanda hidup manusia 
selesai. Manusia telah mencapai ajal, dan tinggal menuju pada adegan golekan 
(tari golek). Makna dari tarian ini tidak sekedar carilah makana pertunjukan, 
melainkan manusia harus sampai pada penilaian hidup. Manusia akan ditimbang, 
dicari mana amal yang baik dan yang buruk.

 

Sumber: Endraswara, Suwardi. 2006. Mistik Kejawen: Sinkritisme, Simbolisme dan 
Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa. 




  ----- Original Message ----- 
  From: dohan satria 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, February 01, 2008 10:42 PM
  Subject: [Harmonisasi] Re: MP3 Penarik Uang File 
Budhisatva_Look_Arround_Dance_of_Sarasvati_by_DO2_BWG.mp3 (38977 KB) uploaded!


  Salam Harmonis Mas Herman,,

  Saya merasa mas Herman banyak berikan masukan buat saya maturnuwun sanget mas 
,,saya akan tunggu mas untk mp3nya ntar kita olah buat rekan2 HU disini 
,.tulisan mas Herman bisa disimpulkan menerapkan Proses didalamnya 

  Jadi saya tunggu nggeh mp3 nya itu mas Herman ntar kalo ada waktu yang 
senggang saya akan coba olahkan musiknya mungkin nggak ada salahnya ada ide ide 
dari rekan rekan disini jadi mp3 merupakan hasil dari ide para  HUER'S ..yang 
jelas Ide dari Mas Herman sudah menjembatani rekan rekan disini 


  Nuwun 

  Dodo 

   
  On 2/1/08, hmadriansyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
    Saam harmonis
    Koreksi maksudnya semuanya gending/degung tadi dalam format mp3 atau wma
    dan sebagai bahan referensi saya kutip tulisan tentang falsafah gending :


    KOMPOSISI GENDING PETALON
    oleh Wiyono Undung Wasito, SS.

    Ada tiga dharma besar manusia dalam siklus hidup manusia. Orang Jawa 
mengenalnya dengan konsep tigaan. Purwa- madya- wasana. Purwa artinya awal, 
madya itu tengah, wasana artinya akhir. Awal kehidupan manusia adalah 
kelahiran, menapak kehidupan madya adalah semenjak dewasa sampai menjelang masa 
tua. Sedangkan wasana adalah kala senja seseorang sampai saat ajalnya. 

    Perjalanan hidup kehidupan manusia Jawa selalu diingatkan di dalam setiap 
pertunjukan wayang. Komposisi Gending patalon atau gending pembuka sebelum Ki 
Dalang memainkan wayang, komposisinya digubah sebagai fase-fase kehidupan 
manusia. Gending petalon biasanya dimainkan untuk memberi suasana awal sebuah 
pertunjukan wayang. Jika gending itu dibunyikan maka penonton dibawa pada 
suasana dunia wayang. Dalang lalu bersiap-siap untuk memulai pagelaran. 

    Komposisi Gending itu diawali dengan gending Cucur Bawuk. Cucur atau kue 
cucur, bawuk adalah kemaluan anak wanita. Cucur Bawuk artinya kemaluan anak 
kecil yang polos, bentuknya layaknya kue cucur adalah gambaran kehidupan 
anak-anak yang polos, orisinal, penuh fantasi, dan indah. 

    Dilanjutkan gending Pare Anom. Pare Anom 'buah paria yang masih muda' buah 
pare atau paria yang muda itu berwarna hijau muda yang segar, adalah gambaran 
buah yang berwarna hijau masih remaja. Gambaran masa remaja yang ceria. 
Dilanjutkan Ladrang Srikaton yang mempunyai irama yang lincah, agung, dinamis. 
Gambaran puncak kehidupan manusia di dunia, puncak karier dan prestasi 
seseorang di dalam kehidupannya. 

    Memasuki masa paro ke tiga yang terakhir adalah masa-masa seseorang harus 
sudah mendekatkan diri pada sang Khalik. Diisyaratkan dengan gending Ketawang 
Suksma Ilang 'sukma melayang' gubahan gending bernuansa sedih.

    Saat-saat nyawa seseorang meninggalkan tubuhnya digambarkan dengan gending 
yang cepat dan menghentak yaitu srepeg dan sampak. Penggambaran sakaratul maut 
itu dikomposisikan dengan irama yang begitu cepat dengan kendang yang 
menghentak-hentak. Layaknya hentakan malaikat maut yang secara paksa membetot 
nyawa. Bagi orang-orang yang sudah sampai rasanya. Irama itu membuat bulu kuduk 
merinding. Ingat janji dengan malaikat maut itu. Apalagi bagi yang usianya 
telah senja. Semangat untuk melanggar norma-norma agama dan masyarakat seperti 
korupsi, kolusi dan segala macam pelanggaran etika seketika sirna. Dalam 
keadaan demikian manusia lalu menemukan fitrahnya untuk bisa kembali pulang ke 
kampung akherat. Secara naluri orang yang mendengar gending Suksma Ilang itu 
sedih, bahkan ada yang menangis takut tidak bisa menemukan jalan menuju pulang. 
Mulih mulanira 'kembali ke Khalik'. 

    Ending dari komposisi gending itu adalah gambaran ketika nyawa ini lepas 
dari badan. Gending itu makin pelan..lirih lalu menghilang dengan damai….

    Love light and bessings, 
    Herman



      ----- Original Message ----- 
      From: dohan satria 
      To: [email protected] 
      Sent: Friday, February 01, 2008 12:48 AM
      Subject: [Harmonisasi] Re: MP3 Penarik Uang File 
Budhisatva_Look_Arround_Dance_of_Sarasvati_by_DO2_BWG.mp3 (38977 KB) uploaded!

       
      Salam Harmonis mas Didi

      monggo dengan sengan senang hati mas saya tunggu nggeh ,.nuwun
       


      Dodo
       
      On 1/31/08, Didi Suwadani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
        salam harmonis .....

        saya punya music kecapi suling "ayun ambing" dan satu lagi saya lupa 
judulnya. kalau meditasi kadang2 kapai music itu.

        kalau mau saya upload nanti ...

        Wassalam ....
        NB: ada juga Asmuul Husna



        Pada tanggal 31/01/08, dohan satria <[EMAIL PROTECTED]> menulis: 
          Salam Harmonis Mas Herman Mas Andy dan rekan HUER'S,


          Inggeh mas saya  paham kok dan sudah menyadari kalo kita kan disini 
saling bergandengan mas  ,untuk ide atau usul  backsound bisa sekali mas coba 
ntar kapan kapan mas saya bikin deh untuk milis HU ini saya akan bagi bagikan 
mas kawruh yang pernah saya tahu ,.Ide Backsound ?bisa sekali mas dengan  
seruling bambu atau alat tradisonla ntar saya cari referensi musik nya ,dan 
saya juga yakin mas di milis ini banyak sekali yang mepunyai kawruh dan 
pengetian yang hebat termasuk mas Herman disini cuman saya saja yang kadang 
nekad bikin JOGETAN disini itung2 intermezo,,yang penting semuanya positif 

          Maturnuwun sekali buat temen temen yang sudah download mp3 saya,saya 
hanya berharap dengan sering bertukar kawruh mudah mudahan semakin erat 
bagaimana kita selalu mneyadari betapa pentingnya kaharmonisan terhadap diri 
sendiri kemudian lingkungan alam sekitar  ,.teman2  dan semuanya apalagi dalam 
kondisi alam dan dunia yang sudah seperti ini dan mudah mudahan apa yang kita 
harapkan adanya keserasian dan keselarasan akan terujud meski ada perbedaan 
.,Alangkah indahnya sebuah perbedaan pada awalnya selama disadari dengan 
selaras pasti akan menjadikan semuanya semakin harmonis dan sinkron pada 
akhirnya daripada berangkat dari sebuah kesamaan yang cenderung akan 
mengahasilkan persaingan dan kehancuran ..amin 

          Ditunggu ya mas mudah mudahan ntar saya bisa sumbangkan dengan musik 
tradisionalnya 

           

          DOdo 

           
          On 1/31/08, hmadriansyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

            Salam Harmonis semuanya

            hehehehe saya khan nggak bilang mas Dodo nyontek, maksud saya 
sebenarnya
            cuman buat referensi doang. Nggak ada ada maksud lain. Saya sangat
            menghargai upaya dan usaha mas Dodo yang bersusah payah melalui 
prose yang
            saya juga tau nggak gampang dan perlu kaweruh yang murni.  Terlepas 
dari itu
            semua saya mo usul dikit sama mas dodo gimana kalo backsound diubah 
make
            musik gending hasil karya bangsa dewek apakah itu gending jawa ato 
sunda
            mungkin juga mbatak ato dari daerah laen. Soalnnya kemaren saya 
dengerin
            kecapi suling dari sunda wahhhh kayaknya juga cocok buanget dan 
lebih akrab
            ditelinga.
            Terus terang saya sendiri nggak mampu mbikin kayak mas dodo. jadi 
ngusulin
            kalo nggak boleh dibilang pesen order (hehehehehehe) kayak gini.

            Salam harmonis
            love light and blessings,
            Herman
            ----- Original Message -----
            From: "4_1_light" <[EMAIL PROTECTED]>
            To: "Harmonisasi Universal" <[email protected]>
            Sent: Wednesday, January 30, 2008 3:01 AM
            Subject: [Harmonisasi] Re: MP3 Penarik Uang File
            Budhisatva_Look_Arround_Dance_of_Sarasvati_by_DO2_BWG.mp3 (38977 KB)
            uploaded!


            >
            > Terima Kasih mas Dodo atas Mp3nya yg "Unik" ini Smoga Dengan 
Memberi
            > kepada Kami semua mas Akan menerima yang Lebih DariNya....
            >
            >
            > Salam Cahaya
            >
            > Andi
            >
            > dohan satria wrote:
            >> *Salam Harmonis *
            >> * *
            >> Setelah sekian lama baru hari ini proses pembuatan MP3 ini yang 
saya
            >> berikan
            >> kepada pada HUER's disini. Terimakasih buat Mas Herman  sudah 
kenalkan
            >>  alamat *MMP* Penarik Uang dengan *Download Gratisnya lewat 
Rapidshare *
            >> Saya cuman mau sampaikan  bahwasanya  MP3   ini bukan sebuah 
"contekan"
            >> karena ini memang Murni saya buat dalam proses berminggu minggu 
dengan
            >> tetap
            >> ingin memberikan sesuatu yang terbaik yang artinya saya mau kasih
            >> sesuatupun
            >> bukan semata  mata *" Ini Lo "..*tapi ada sebuah *proses 
perjuangan*
            >> dalam *memberikan
            >> dan tanpa pamrih buat saya* .Dan kebetulan  sebuah Kawruh yang 
sudah saya
            >> dapatkan dan saya pelajari langsung dari Beliau ( Bp Ismail 
Ishaq )untuk
            >> saya bagikan di milis ini  dengan tetap melihat etika meminta 
ijin
            >> kepadanya
            >> karena bagaimanapun *nilai Etika tetap saya hargai dalam memberi 
dan
            >> menerima* sesuatu .
            >> ARtinya dalam  memberikan sesuatupun saya tetap menghargai 
Proses dan
            >> Bukan
            >> semata mata .
            >>
            >> Kembali saya utarakan lagu MP3 ini saya olah dalam sebuah mesin 
softwere
            >> Generator ( Brain Wave Generator ) yang sangat efektif untuk 
program
            >> program
            >> bawah sadar  untuk mendukung sepak terjang pikiran kita dalam 
mencapai
            >> apa
            >> yang diharapkan ( Amin ) dan semuanya tetap mengakui Proses ( 
lagi lagi
            >> proses ketemunya :) .....bukan INStant inget sebuah pepatah Jawa 
: Alon
            >> Alon
            >> Waton Klalkon yang perlu ditegaskan disini Klakonnya bukan Alon 
alonnya
            >> yang
            >> artinya sifat OPtimis yang perlu dikedepankan .
            >>
            >> Tata cara pemakaian :
            >> - Berdoa sebelum dan setelahnya  ( Karena bagaimanapun disini 
semua
            >> bersumber dari Tuhan/Allah/Gusti )
            >> - Disiplin Diri  ( Tanpa Disiplin hal apapun akan sia sia )
            >> - Lepaskan  Ego ( Semakin tinggi Ego bawah sadar tidak akan 
respon )
            >> - Pasrah ( Semakin pasrah dn ikhlas semua akan berjalan seperti 
air
            >> mengalir
            >> )
            >> - Ciptakan harapan dengan Visualisasi ( KOnsep Cipto dalam meraih
            >> Harapan )
            >>
            >> - 2 kali sehari ( bagus saat bangun tidur dan mau tidrur ) 
karena kondisi
            >> gelombang otak saat itu secara alami masih dalam kondisi program
            >> - di dengarkan dalam kondisi santai juga boleh
            >> - di dengarkan dalam kondisi meditasi juga boleh karena latar 
belakang
            >> yang
            >> saya pake mendukung untuk meditasi
            >> - Latar Belakang Musik : Kitaro yang biasa dipakai  saya sengaja 
pilih
            >> musik
            >> Kitaro karna bawaan musik Kitaro sangat mendukung
            >>
            >> Monggo di dengarkan minimal 2 kali sehari lebih juga boleh,.ada
            >> ketentuan2
            >> yang pernah disampaikan :
            >> - tidak boleh untuk pengidap ayan
            >> - tidak boleh untuk wanita hamil
            >> - tidak boleh untuk pengidap kelainan jantung
            >>
            >> Silahkan di DOWNLOAD :
            >> *
            >> 
http://rapidshare.de/files/38427643/Budhisatva_Look_Arround_Dance_of_Sarasvati_by_DO2_BWG.mp3
            >> 
*<http://rapidshare.de/files/38427643/Budhisatva_Look_Arround_Dance_of_Sarasvati_by_DO2_BWG.mp3>
            >> * *
            >> **
            >> **
            >> *Selamat Menikmati *
            >> **
            >> **
            >> *DOdo *
            > >

            __________________________________________________
            Apakah Anda Yahoo!?
            Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik 
terhadap spam
            http://id.mail.yahoo.com



        

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote:
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke