~o Saat "berusaha belajar" menjadi apa adanya sangat "tidak
mudah", menyampaikan dengan "expresif" ini salah satu cara penyampaian meski
terkadang menjadikan kesan "familiar" terbuka saat semuanya komunikasi
diterima "selaras ,..."
Dan sekaligus suatu saat akan menjadikan sebuah "celah penilaian" menjadi
seolah terlalu berlebihan saat ditempatkan pada kondisi "berargumentasi" yang
sebenarnya semua disampaikan" apa adanya" dan memang "tanpa basa basi" ~ "yang
hitam dikatakan hitam"~ "yang putih dikatakan putih"~ lantas menjadi "kesan"
diri tak terkendali,..Hanya bisa disadari itu sebuah konseskuensi tersendiri
dan harus di terima untuk dijadikan pembenahan diri ~o
~oLantas Yang apa adanya menjadikan kesan diri "Tak terkendali" saat "diam
merenung" untuk "berusaha mempelajari dikembalikan ke ujud diri"
karena menerima "Penilaian" ,,.dan semua mesti diakui sekedar "proses" kembali
dengan penuh penerimaan ~o
~o Mungkin lebih baik yang hitam dikatakan putih ~yang putih dikatakan hitam
"demi" mewakili semuanya untuk sekedar "basa basi" menjadi "seolah olah" semua
baik baik saja ,...o~
Salam Sejati
do2
Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote:
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---