Hindari Resiko Wadah Plastik / Erabaru News 
Posted by: "Jesse Jopie Rotinsulu Jr" [EMAIL PROTECTED]   jcprakasa 
Sun Nov 2, 2008 7:39 pm (PST) 
Erabaru News - Senin 3 November 2008 www.erabaru.or.id 
Hindari Resiko Wadah Plastik 


Di Kanada, plastik dapat menggunakan label ini setelah bebas dari 
Bisphenol A. (DAVID MCNEW/GETTY IMAGES) 

Oleh: TERESA HOLLER *), special to The Epoch Times 

(Erabaru.or.id) Selagi para ilmuwan berdebat mengenai bahaya racun 
bahan-kimia pada plastik, alangkah baiknya bila kita mengambil tindakan 
pencegahan untuk melindungi kesehatan keluarga kita. Di bawah ini lima 
langkah sederhana untuk membatasi potensi ancaman kesehatan dari botol 
plastik dan wadah makanan lain. Pilih plastik yang aman 

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika mempertimbangkan akan membeli 
hidangan atau makanan yang dibungkus plastik adalah baliklah produk 
tersebut ke atas. Di permukaan bawah, Anda akan menemukan simbol daur 
ulang segitiga yang di dalamnya tertera suatu angka. 

Angka itu yang akan membantu Anda menentukan seberapa aman wadah 
plastiknya. Menurut kabar praktis (tidak berdasarkan penelitian), agar 
aman pilihlah angka 2, 4, atau 5. 

Kebanyakan wadah minum sekali-pakai (disposable) dibuat dari plastik yang 
disebut disebut PET (Polyethylene Terephthalate). 

Plastik ini tidak beracun seperti polycarbonate #7, yang melepaskan hormon 
pengganggu (disruptor) yang dikenal dengan Bisphenol A (BPA) ke dalam 
isinya. Atau mengandung racun seperti polyvinyl chloride #3 maupun 
polystyrene #6 (karet sintetis). 

Bagaimanapun, plastik PET melepaskan zat antimonium (unsur kimia yang 
mengandung racun seperti arsenik), yang bertentangan dengan kemampuan 
tubuh Anda untuk mendetoksifikasi (membuang racun) pada diri sendiri, 
suatu kemampuan yang penting di dunia racun saat ini. 

Untuk menghindari penggunaan wadah minum sekali-buang, Anda harus 
merencanakan dulu sebelumnya. 

Saya membawa botol gelas air minum kapan saja memungkinkan, hanya tinggal 
mengisi kembali dengan air aqua di rumah. Pada kesempatan di mana gelas 
tidak memungkinkan untuk dibawa, pilihlah gelas baja anti-karat. Saya 
selalu menyimpan satu gelas di dalam mobil untuk keadaan "darurat." 

Botol bayi yang lebih aman 

Pilih dot dari bahan silikon dan botol kaca, atau botol plastik bersimbol 
bebas-BPA (BPA-free). 

Ingat, jangan pernah memanaskan cairan di dalam plastik. 

Walaupun botol plastik sedang menjadi sorotan saat ini sebab mereka 
mungkin dapat melarutkan bahan-kimia beracun, bahan kimia yang sama-sama 
mencemaskan adalah larutan yang berasal dari lapisan makanan kaleng. 

Makanan yang termasuk dalam pencemaran tertinggi adalah sup kaleng, pasta, 
dan formula bayi. Adalah bijaksana untuk menghindari variasi makanan yang 
bersifat asam di dalam kaleng seperti saos tomat dan makanan berlemak 
seperti ikan tuna. 

Variasi susu bubuk formula bayi memiliki kemungkinan mengandung 
bahan-kimia berbahaya lebih kecil dibandingkan cairan campuran tersebut. 

Bungkus kembali 

Bungkus plastik komersial pada umumnya dibuat dari PVC, yang melepaskan 
bahan kimia beracun seperti dioxin (senyawa yang tergolong karsionogenik) 
ke dalam makanan. Lepas bungkusnya dan bungkus kembali dengan pembungkus 
makanan yang lebih aman seperti kertas roti, kertas berperekat bebas-PVC, 
PVC-free (tersedia di toko makanan alami), atau wadah gelas. Anda mungkin 
dapat memotong lapisan terluar dari makanan berlemak, seperti keju, untuk 
mengurangi kontaminasi lebih lanjut. (tnm/feb) 

*) Teresa Holler adalah seorang asisten dokter, pembicara konsultan 
kesehatan profesional, dan pengarang "Holler for Your Health: Be the Key 
to a Healthy Family." Teresa meminta bantuan Anda untuk menyingkirkan 
produk-produk yang mengandung racun dari rak toko. Hal yang perlu Anda 
lakukan hanya dengan berbelanja secara cerdas dan sebar-luaskan 
pengetahuan ini. dan jika ingin tahu lebih banyak lagi di 
www.holler4health.com. 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke