Ytk,

lucifer berasal dari kata lux (cahaya) dan phorus (membawa). (Ketika dia 
berkiprah kuat...maka umat beriman di Eropa memunculkan kisah St. 
Christophorus-pembawa Kristus-sebagai counternya. Jadi, Lucifer berarti 
malaikat pembawa/pemberi cahaya. 

Dari pengalaman saya, dia memang malaikat yang paling menakjubkan...pusat dari 
cahaya warna-warna.... sering tampil dalam cahaya putih yang paling 
indah....kecantikan dan ketampanannya sangat sempurna...tubuh dan perasaan kita 
terasa nyaman dan terpuaskan jika dekat dengannya....hanya satu hal yang kita 
rasakan yaitu roh kita asing dengan roh malaikat ini... di matanya terpancar 
ketiadaan kedamaian, suatu keresahan yang menusuk tajam. Para pilar cahaya dan 
semua anggota lightarian mesti hati-hati dengan malaikat cahaya satu 
ini...karena bisa menyesatkan dengan cahaya-cahaya...tapi gampang kok 
mengenalinya...dia selalu berusaha untuk meyakinkan kita bahwa dialah pembantu 
kita satu-satunya... bahkan Tuhan tidak diperlukan lagi...

Di tradisi lain, malaikat yang jatuh ke dalam dosa dan berubah menjadi iblis 
adalah Belial.

Sedangkan MA.Metraton sejauh saya tahu diperkenalkan melalui Talmud (Yahudi) 
dan kitab-kitab apokrip (kitab dari kalangan Kristen yang tidak 
dikanon/bakukan).

salam HLL
lino

--- On Tue, 11/11/08, marsel ryucell <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: marsel ryucell <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [HU] SAYA dan PARA MALAIKAT
To: "Harmonisasi Universal" <[email protected]>
Date: Tuesday, November 11, 2008, 11:56 AM

SIAPA ITU
MALAIKAT? Tuhan menciptakan segala yang ada dari yang tidak ada dengan
ke-MahaKuasaan-Nya dan Kasih-Nya untuk Ciptaan-Nya. Ia menjadikan
segala sesuatu, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Semua
makhluk hidup di bumi yang bergerak yang diciptakan oleh Tuhan
mempunyai 'jiwa', yang merupakan intisari dari tubuh ragawi mereka.
Oleh karena itu tubuh menjadi musnah jika jiwa sudah tidak tinggal lagi
di dalamnya. 

Tuhan juga
menciptakan para malaikat. Mereka adalah makhluk rohani, artinya mereka
tidak memiliki tubuh ragawi: tidak memiliki daging atau darah. Malaikat
tidak dilahirkan, tetapi diciptakan Allah. Karena tidak memiliki tubuh,
maka mereka tidak menjadi tua dan mati. 


Malaikat
memiliki kehendak dan budi. Sama seperti kita, para malaikat juga
menerima rahmat dan kasih Tuhan. Tetapi, karena malaikat tidak
mempunyai tubuh ragawi dan tidak tumbuh dan berkembang, tanggapan
mereka atas kasih Tuhan juga tidak memerlukan waktu dan refleksi agar
dapat tumbuh dan berkembang. Bagi mereka, keputusan untuk mengikuti
Tuhan dan mentaati-Nya ditetapkan satu kali untuk selamanya.


Tuhan amat
mengasihi manusia dan Ia memberikan kepada manusia sekaligus jiwa dan
roh! Sama seperti para malaikat, kita juga mempunyai  kebebasan untuk
mengikuti Tuhan dan mentaati-Nya. Tetapi karena kita memiliki tubuh
ragawi, kita tumbuh dan berkembang; kita belajar sementara kita tumbuh
dewasa. Oleh karena itu kita juga bertumbuh setiap hari dalam
menentukan pilihan untuk mencintai dan melayani Tuhan.


Malaikat
diciptakan Tuhan untuk menjadi utusan-Nya. Kata 'Malaikat' berasal dari
kata MALACH, yaitu bahasa Ibrani yang berarti utusan. Dalam bahasa
Inggris kita menyebutnya 'Angel' yang diambil dari kata ANGELOS, bahasa
Yunani yang juga berarti utusan. Sesuai dengan namanya, para malaikat
bertugas membawa pesan dan misi dari Tuhan. Tuhan mengutus para
malaikat untuk menyatakan kehendak-Nya, untuk membimbing, mengajar,
menegur serta menghibur umat-Nya. Kita dapat menemukan dalam Kitab Suci
bagaimana para malaikat tampil sebagai utusan Tuhan, mulai dari Kitab
Kejadian dan sepanjang sejarah bangsa pilihan Tuhan. Dalam Perjanjian
Baru, kita juga mengenal para malaikat lewat ajaran-ajaran Yesus
sendiri.

Ada malaikat
yang baik yang mengikuti dan mentaati Tuhan. Ada juga malaikat yang
karena kesombongannya menolak untuk taat kepada perintah Tuhan. Mereka
ingin menggunakan kekuatannya untuk kepentingan mereka sendiri. Para
malaikat yang memberontak ini kita sebut setan atau iblis. Raja para
iblis ialah Lucifer. Kesombongan setan menciptakan neraka. Di neraka
tidak ada Tuhan dan dengan demikian untuk selamanya tidak ada harapan
untuk memperoleh keselamatan.


Kita tidak
tahu seperti apa para malaikat itu ketika mereka berada disekeliling
Tahta Allah. Atau bahkan apakah mereka punya penampilan, mengingat
mereka adalah makhluk rohani. Penampilan mereka di bumi tentulah amat
menggentarkan dan menakjubkan. Banyak kali disebutkan dalam Kitab Suci
bahwa kata-kata pertama mereka adalah "Jangan takut."



"Kalian
harus tahu bahwa kata `malaikat' lebih mengacu pada jabatan, bukan
kodrat. Makhluk surgawi ini selalu berupa roh. Mereka hanya dapat
disebut malaikat jika mereka menyampaikan pesan. Para malaikat yang
menyampaikan pesan-pesan yang tahap kepentingannya tidak terlalu tinggi
disebut malaikat; dan mereka yang menyampaikan pesan-pesan yang sunguh
amat penting kita sebut malaikat agung." ~ homili Paus St. Gregorius
Agung


Sumber:
1. Catherine Fournier; Domestic Church Communications Ltd.;
www.domestic-church.com; 2. James Kiefer's Christian Biographies


 

SIAPA ITU
PADUAN SUARA MALAIKAT? Katekismus gereja Katolik dengan sangat jelas
mengatakan kebenaran iman ini,  bahwa ada makluk rohani tanpa badan,
yang oleh Kitab Suci disebut "MALAIKAT". Maka sudah sepantasnya  setiap
anggota gereja menerima dan mempercayai kebenaran iman ini. Malaikat
dapat digambarkan sebagai makluk rohani murni dan wujud pribadinya
memiliki akal-budi dan kehendak bebas. Malaikat tidak dapat mati.


Sejak abad
ke-4, malaikat digolongkan dalam SEMBILAN paduan suara. Dikenal dengan
sebutan paduan suara para malaikat. Dijelaskan kurang lebih seperti
berikut:


KETIGA PADUAN SUARA yang pertama MENATAP DAN BERSEMBAH SUJUD langsung di 
hadapan Tuhan:
1.
SERAFIM, artinya "yang bernyala-nyala". Serafim memiliki nyala kasih
yang paling berkobar di hadapan Tuhan dan hadir di hadapan Tuhan dengan
pemahaman yang sungguh mendalam. <LUCIFER adalah salah satu dari
Serafim yang terang benderang itu, tetapi kemudian berubah menjadi
kegelapan>
2.
KERUBIM, artinya "kesempurnaan kebijaksanaan". Kerubim berdiri di
hadapan kebijaksanaan Ilahi; merenungkan penyelenggaraan dan rancangan
Allah bagi makluk ciptaan-Nya.
3. TAHTA, melambangkan keadilan Ilahi dan kuasa pengadilan. Tahta berdiri 
dengan merenungkan kuasa dan keadilan Allah.



KETIGA PADUAN SUARA berikutnya MENUNAIKAN RENCANA PENYELENGGARAAN ILAHI bagi 
alam semesta :
1. PENGUASA, nama ini menyiratkan otoritas. Dikenal juga sebagai pemimpin 
paduan suara yang lebih kecil.

2.
KEUTAMAAN, nama ini menimbulkan kesan daya atau kekuatan. Dikenal siap
melaksanakan perintah Penguasa dan memimpin kelompok surgawi.
3.
KEKUATAN, nama itu menunjuk pada tugas menghadapi serta melawan
kuasa-kuasa jahat yang menentang rancangan peyelenggaraan Ilahi.


KETIGA PADUAN SUARA yang terakhir berhubungan langsung DENGAN MASALAH-MASALAH 
Manusia:
1.  KERAJAAN,  melindungi kerajaan-kerajaan duniawi, seperti bangsa-bangsa atau 
kota-kota.
2.
MALAIKAT AGUNG, menyampaikan pesan-pesan Allah yang paling penting
kepada umat manusia. (Bdk. Malaikat Mikael-Gabriel dan Rafael)
3. SETIAP MALAIKAT, mengemban tugas sebagai pelindung setiap kita. Sering 
disebut malaikat pelindung masing-masing kita.



Walau ini
"bukan merupakan" dogma resmi, tetapi penggolongan ini sangat popular
pada abad pertengahan, salah satu buktinya dalam tulisan-tulisan St.
Thomas Aquinas.


APA YANG DILAKUKAN MALAIKAT?
Kita
mempercayai bahwa Allah menciptakan Malaikat sebelum karya ciptaan yang
lainnya. Dalam perjalanan sebagian malaikat yang dipimpin LUCIFER,
berontak melawan Allah. Mereka dengan KEHENDAK BEBAS-nya memilih dengan
tak dapat dibatalkan kembali, untuk menolak Allah dan hukum-hukumnya
secara radikal, sebab itu mereka dicampakan ke dalam neraka.


Peristiwa ini disebut sepintas dalam beberapa teks Perjanjian Baru. St. Petrus 
menulis, "Allah
tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi
melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya
ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari
penghakiman"(2 Pet 2:4), bdk teks lain Mat. 25:41. Yang perlu kita
ingat adalah malaikat-malaikat yang jatuh ini <setan dan roh-roh
jahat> diciptakan sebagai yang baik, tetapi dengan kehendak bebas
mereka sendiri memilih untuk berdosa dan berpaling dari Allah.


Salah satu kunci untuk memahami malaikat adalah MELIHAT apa yang MEREKA LAKUKAN:


Pertama, Malaikat memandang, memuji dan memulikan Allah di hadirat-Nya yang 
Ilahi.
Hendaknya disadari bahwa setiap kita mempunyai seorang malaikat pelindung. 
Yesus sendiri pernah bersabda, "Ingatlah,
jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena  Aku
berkata kepadamu; ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang
wajah Bapa-Ku yang di sorga" (Mat 18:10), bdk. teks lain: Why 5:11
dst, tentang para malaikat yang menggelilingi tahta Allah; Luk. 15:10
tentang para malaikat yang bersukacita atas jiwa orang berdosa yang
bertobat.


Kedua,
Malaikat merupakan sebutan yang menggambarkan peran mereka dalam
interaksinya dengan dunia ini. Malaikat dalam bahasa Ibrani "Malach"
artinya "Utusan"; bahasa Inggris "Angel" dari kata Yunani "Angelos"
yang berarti utusan. Kitab suci melukiskan peran malaikat sebagai
utusan Allah yang menyampaikan pesan, melaksanakan keadilan atau pun
memberikan kekuatan serta penghiburan.
Beberapa contoh dari Kitab Suci tentang hal ini:


Kej. 3:24 :
setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, mereka diusir dan Kerubim
ditempatkan Tuhan untuk menjaga jalan masuk taman Eden.
Kej. 19 : Malaikat melindungi Lot dan keluarga di Sodom dan Gomora
Kej. 22 : Malaikat menghentikan Abraham ketika hendak mempersembahkan Isak.
Kis 10:1dst : Malaikat menampakan diri pada Kornelius dan menghantarnya sampai 
pertobatan.
Kis. 12:1dst : Malaikat membebaskan Petrus dari penjara.


Semoga kita
tidak lupa bahwa para malaikat juga melindungi kita tiap-tiap hari,
supaya hidup kita selalu berkenan kepada Allah.**gk


 


SIAPA ITU
MALAIKAT AGUNG? Malaikat Agung adalah "penghulu atau pemimpin para
malaikat" (Yudas 1:9; 1 Tes 4:16). Dari ketujuh Malaikat Agung, hanya
ada tiga yang kita kenal namanya, yaitu Malaikat Agung St. Mikhael, St. Gabriel 
dan St. Rafael. Para Malaikat Agung mempunyai empat tugas utama: 


Memimpin pertempuran melawan setan.

Menyelamatkan jiwa-jiwa orang beriman dari kuasa musuh, terutama pada saat 
kematiannya.

Menjadi kemenangan bagi umat pilihan Tuhan, yaitu bangsa Israel dalam 
Perjanjian Lama dan umat Kristen dalam Perjanjian Baru.

Membimbing jiwa-jiwa dari dunia dan membawanya ke pengadilan akhir.


Sumber: Catherine Fournier; Domestic Church Communications Ltd.; 
www.domestic-church.com

 


MENGAPA PARA
MALAIKAT AGUNG DISEBUT SANTO? Kata `Santa atau Santo' berasal dari
bahasa Latin `Sanctus' yang artinya "suci, kudus". Memberi gelar
"Santa/Santo" kepada seseorang merupakan pengakuan atas kekudusannya.
Menyebut malaikat agung sebagai "Santo" juga merupakan pengakuan atas
kekudusannya.  

Sumber: St. Anthony messenger, Ask the Wiseman : www.americancatholic.org

 


SIAPA ITU
MALAIKAT PELINDUNG? "Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah
tidak akan mendekat kepada kemahmu;  sebab malaikat-malaikat-Nya akan
diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan
terantuk kepada batu." (Mazmur 91: 10-12)


Oleh karena
cinta kasih Allah yang luar biasa kepada kita, Ia telah memilih para
malaikat terberkati di surga dan mengutusnya untuk menjadi pelindung
kita masing-masing begitu kita dilahirkan. Malaikat pelindung akan
melindungi dan menjaga kita selama ziarah kita di dunia agar kelak kita
dapat selamat sampai ke rumah kita yang sesungguhnya, yaitu surga, di
mana kita boleh bersatu dengan Bapa untuk selamanya. Doktrin (=ajaran)
tentang malaikat merupakan bagian dari Tradisi Gereja. 

Tugas malaikat
pelindung ialah membimbing kita kepada pemikiran, perbuatan dan
perkataan yang baik serta menghindarkan kita dari yang jahat. Ia
mendorong kita untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Malaikat
pelindung berbicara dalam hati nurani kita agar kita melaksanakan
kehendak Tuhan. Namun, sering terjadi suaranya lenyap tak kedengaran,
karena pada saat yang sama si iblis membangkitkan kesombongan kita
serta meraung-raung di telinga kita dengan hasutan-hasutannya.

Agar kita
lebih peka terhadap bisikan malaikat pelindung, kita perlu membina
hubungan baik dengannya, yaitu dengan berdoa memohon perlindungan serta
penyertaannya. Sudah selayaknya kita mengikuti bimbingan malaikat
pelindung kita. Tuhan amat merindukan kita ada bersamanya di surga
kelak. Malaikat pelindung adalah salah satu dari sekian banyak cara
yang dilakukan Tuhan agar kita sampai kepada-Nya.


Gereja merayakan pesta untuk menghormati malaikat pelindung setiap tanggal 2 
Oktober.     


 DOA KEPADA MALAIKAT PELINDUNG



Malaikatku yang baik, engkau datang dari surga; Tuhan telah mengutusmu untuk 
menjagaku. 

Oh, lindungilah aku di bawah kepak sayapmu. Terangilah jalanku dan bimbinglah 
langkahku. 

Jangan tinggalkan aku, melainkan tinggallah di dekatku; belalah aku dari 
roh-roh jahat. 

Tetapi di atas semua itu, datanglah menolongku di saat akhir hidupku. 

Bebaskanlah jiwaku, sehingga bersamamu jiwaku boleh memuji, mencinta dan 
menyaksikan kemurahan

 Tuhan untuk selama-lamanya. Amin.



 Sumber: 1. Catholic Online Angels; www.catholic.org; 2. Guardian Angels by 
Christine J. Murray writes from Mount Pleasant, Michigan


 


APAKAH
ORANG-ORANG NON-KRISTEN JUGA MEMPUNYAI MALAIKAT PELINDUNG? Pendapat
bahwa setiap orang mempunyai malaikat pelindung didasarkan pada sabda
Yesus sendiri: "Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari
anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka
di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga. (Mat
18:10). Yesus mengatakannya sebelum Penyaliban-Nya, dan pada saat Ia
sedang membicarakan anak-anak bangsa Yahudi. 

Yesus
mengatakan tentang malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah
Bapa-Nya. Pernyataan tersebut tidak hanya menegaskan bahwa para
malaikat itu senantiasa berada di hadirat Allah, tetapi hendak
menegaskan juga bahwa para malaikat itu senantiasa memiliki kontak
kepada Bapa. Jika anak yang mereka jaga itu berada dalam bahaya, para
malaikat itu, atas nama Tuhan, akan bertindak sebagai pembimbingnya. 


Jadi setiap
orang, baik Kristen maupun non-Kristen, mempunyai seorang malaikat
pelindung. Namun demikian, mereka yang memiliki "materai" pembaptisan
dan hidup baru dalam Kristus membutuhkan lebih banyak perhatian,
bimbingan dan perlindungan untuk memastikan bahwa kelak mereka tiba di
surga.


 Sumber: 1. The Catholic FAQ; www.newadvent.org; 2. Guardian Angels by 
Christine J. Murray writes from Mount Pleasant, Michigan



Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan sebagian / seluruh artikel di atas 
dengan mencantumkan: "dikutip dari YESAYA: www.indocell.net/yesaya"







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke