--- On Tue, 18/11/08, dohan satria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: dohan satria <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Kebagian RUH yang kelas Rendah....!!
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, 18 November, 2008, 5:58 PM
Dhimas Jaka ,.
Pandangan mas Jesse sudah sangat mendasar sekali menurut saya,..
Tentang
Ruh tidak akan selesai terbahas ,...mudah mudahan pengertian Ruh ini
menjadikan sesuatu semakin kita menajdi 'yakin' ,,,mengingat manusia
selalu menajadi terbaisa mencari pembuktian utk menerima hal hal diluar
keterbtasan pikiran,...
Sangat
manusiawi sekali mempertanyakan akan hal demikian .namun tetap perlu
disadari apapun itu yang terbaik menyadari saat ini,..dan patut mulai
disyukuri dengan keberadaan kita seakrang ini,..dari hal hal yang
sederhaba saya rasa ini akan memberikan peningkatan pengertian terhadap
Ruh kita,..tanpa kita menyadari langsung,..
Namun
apapun sebuah kebijakan tidak akan melahirkan kebajikan tanpa kita mau
adanya sebuah 'KARYA"..tanpa adanya KARYA semua menajdi sebatas semu
dan sekedar ilustrasi ,....cerita garing ....
Yang jelas kita
sekarang makin dimudahkan utk mencari informasi tentang pendalaman
rohani secara universal maupun dalam kotak agama...
Bila saya amati
ini alam semesta seperti tahu bagaimana cara melayani manusia.....
.ALam Semesta tumbuh dalam kesadarannya yang HAKIKI...selalu memberikan
contoh sekaligus melayanimanusia, ..utk lebih mau Menyadari ,..kita
semakin di mudahkan bukan utk menjadi manja ,..
Masalah
Sembah saya rasa ini masih sinkron saja terkait dengan cara Menambah
kepad Nya dan bagaimana memuliakan Nya dari masing masing individu .
Selama
itu dijalani dengan Tulus dan Ikhlas penuh Syukur mudah mudahan akan
membrikan dampak yang baik...utk tumbuh dan berkembang dengan apa yang
dinamakan RUH kita ini ,tentang ....bagaimana cara memulikan Nya semua
urusan masing 2 tentunya ,,...bila masih diperlukan teriak2 dsb utk
memulikan Nya,. Kenapa tidak berusaha Ber "Karya" dengan apa yang
menjadi "KEHENdak Nya..."...
Gitu
saja Dhimas Jaka mudah mudahan nyambung nggeh,..Bila kurang pas
dilalui saja namanya juga penyampaian tanpa rujukan Kitab ,,,,hehe
Dan Sukses utk Dhimas Jaka
Itulah diperlukan adanya Peningkatan Kaweruh utk menajdi lebih dan semakin
Wruh
Semalem seorang pembimbing mengatakan
~Sejatining Pangaweruh = Sejatining Roso.~
Salam Hangat Sejati
do2
--- On Tue, 18/11/08, Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@
bp.pratamagroup. com> wrote:
From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Kebagian RUH yang kelas Rendah....!!
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Cc:
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Tuesday, 18 November, 2008, 5:40
PM
Mas Jaka Satria,
Ada tiga hal penting yang aku tangkap,
yaitu:
- Mengenai kebagian ruh yang kelas rendah
- Tips dan trick untuk meningkatkan
RUH/ DIRI agar ruh ini
dapat dipake oleh anak cucu berguna
dimasa mendatang.
- Kemampuan seseorang tergentung gennya.
Mas Jaka aku punya tips dan trick untuk
hal2 diatas.
- Tinggi atau rendah ruh bukan soal
- yang TERPENTING bagaimana
dapat menerima diri sendiri dan nyaman
dengan diri sendiri.
- Meningkatkan ruh caranya berusaha
keras menjadi Jujur, Baik dan Sabar
dalam menghadapi kehidupan - otomatis
akan meningkat dengan sendirinya.
Anak cucu juga dapat memperoleh De (berkah)
dari buah kejujuran, Kebaikan
dan Kesabaran selama orang tuanya hidup
- demikian mereka akan mendapatkan
kemujuran dan nilai2 baik dan perilaku
baik orangtuanya.
- Kemampuan seseorang tidak ada yang
tahu sampai dimana batasnya.
Orang dengan gen bagus tapi tak mampu
berusaha dan bekerja dengan
maksimal tidak pernah tahu batas dia.
Bakat itu sangat baik tetapi usaha yang
paling penting. Bakat dasar yang baik
bukan dilihat dari keceradasan dan keahliannya
tetapi bagaimana dia mampu bersabar
ketika ditimpa masalah- bagaimana dia
mampu mengelola emosinya.Ini baru orang
yang tangguh :)
Demikian mas Jaka menurut pendapatku.
Salam,
jesseprakasa/ zhenshanrenhao! !
"Jaka Satria"
<permenkaret07@ gmail.com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
18/11/2008 11:50
Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
To
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
cc
Subject
Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Kebagian
RUH yang kelas Rendah....!!
He...he..., Kanda Frans dan Kanda Dohan,
Iya aku ada pernah dengar dari beberapa orang bercerita tentang ini, jadi
aku mau bahas ini bareng-bareng sama teman-teman di sini (apakah benar
atau salah?).
aku pernah dengar kalau manusia itu harus menyempatkan diri untuk mau melakukan
penyembahan terhadap TUHANNYA (tuhan di dalam diri), tidak hanya tersibukan
oleh urusan-urusan di dunia saja.
Manusia di ciptakan untuk menyembah TUHANNYA sekaligus menikmati KEHIDUPAN
ini, dengan kata lain kita harus melakukan perbaikan diri....! (mungkin
kata-kata sembah sudah tidak keren lagi di masa sekarang)
Nah yang jadi ketertarikan saya adalah gimana sih..... TIPS and TRICKS
nya supaya meningkatkan Kualitas RUH / DIRI ini, supaya RUH kita ini kelak
bisa di pake dan di nikmati oleh anak cucu dengan baik (berguna di kehidupan
mendatang).
aku juga pernah dengar kata2 seperti ini "MAJU MUNDURNYA SUATU KAUM
TERGANTUNG PADA PENDAHULU NYA" (ini sih bahasa gaya lama), kalau bahasa
kerennya, "KEMAMPUAN SESEORANG TERGANTUNG GEN nya lo..."
Kepada teman-teman betul gak sih ini??? bingung...?? ? helep...helep. ..!
Salam
JS
2008/11/17 Frans J Santoso <[EMAIL PROTECTED] com>
Mas Jaka, buat ngembangin topik ya. Koq bisa dapat kelas rendah? Rendah
itu gimana sih maksudnya? Koq tahu punya ruh kelas rendah? Apa ada
sangkut pautnya dengan karma? ( he he he ). Segitu dulu deh, coba
dikembangkan dulu.
--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com,
"Jaka Satria"
<permenkaret07@ ...> wrote:
>
> Ehmmmm...... !
> Ehmmm....... ..!
>
>
> Yuk berbagi tentang judul di atas yuk???
>
> salam
> JS
Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote:
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---