Wah pengalaman yang seru sekali mas Lino..

Barangkali ini hanyalah perumpaan saja mas Lino, bahwa maksud sebenarnya
adalah Mas Lino harus menyelamatkan umat manusia lebih banyak lagi, krn
manusia sekarang lagi kebingungan, mereka tidak sadar bahwa tindakan dan
perilaku mereka saat ini adalah salah, dan mereka juga tidak sadar bahwa
"roman muka"  menjadi bengis, mereka penuh keserahakan, mereka menjadi
perusak bumi, perusak alam semesta.

Tapi dibalik itu semua, manusia adalah titisan Tuhan, maksudnya kita semua
adalah anak-anak-Nya yang paling dikasihi-Nya.

Tugas mas Lino-lah untuk mengembalikan "ingatan" manusia2 yang lupa ini,
bahwa manusia sebenarnya adalah mahluk Ilahi.

Termasuk saya juga mas Lino, mohon bimbingannya.

Terima kasih

Rustan


akhirnya semua sadar...bahwa wacana kita ini merupakan sharing.... saya jadi
> tahu kundalini menurut mas Barron, kundalini menurut mas Dodo, mas Chris,
> mas Rustan, atau sikap kita terhadap pemahaman ttg kundalini menurut mas
> Gerry...indah..indah...inilah a harmonious mozaic dan...ada sedikit
> kerakusan di benak saya....ayo lagi..lagi..apa itu kundalini....
>
> untuk menambah indahnya wacana ini perkenankan saya sedikit sharing sbg
> intermesso...mungkin bisa dihubungkan dengan bahwa yg buruk yang saya
> sangka, ternyata ada dewa di dalamnya..persis cerita wayang: raksasa titisan
> dewa...kalau memang ngga ada hubungannya dengan wacana kundalini ini
> ya....ngga usah dipaksakan..anggap angin berlalu...
>
> Waktu itu 8 th sudah saya menjalani hidup pertapa senobit. Rasanya hanya 8
> bulan. Hari-hari berlalu tanpa tahu senin atau malam minggu lagi. Semua ilmu
> batin kristen rasanya sudah saya serap dari perpustakaan monastery yang
> lengkap. Tapi kok rasanya tidak menjadi semakin suci dan Tuhan lebih sering
> main petak umpet. Ilmu kontemplasi saya juga serasa menumpul...tidak bisa
> lagi melihat saudara-saudara sebagi imago Dei (rupa Allah). Malah dada saya
> pun kerasukan sakit sesak.
>
> Suatu malam, saya merem-melek, gelisah sulit tidur. Sudah tiga kali putaran
> zikir dengan tasbih..Domine Iesu Christe, eleyson.....suatu kebiasaan yg
> dilakukan pertapa kristen sejak abad 3-4 M di Timur Tengah... tasbih mereka
> lebih panjang lagi...dengan target beberapa ribu per butir untuk sehari....
>
> Setengah tidur, saya merasa berada lantai pertama suatu bangunan tua. Ada
> beberapa lantai di atas. Saya sadari lantai teratas adalah tempat
> penyimpanan iblis yang akan bangkit dan hidup spt vampir di muka bumi mulai
> nanti tengah malam. Saat itu mulai gelap dan waktu bergerak cepat mendekati
> jam 12 malam. Saya harus lari dari situ jika tidak mau jadi mangsa pertama.
> Begitu mau beranjak, jam dinding berdentang. Kelebat bayang-bayang besar,
> bau yg menyesakkan dan suasana maut turun dengan cepat di ruangan tempat aku
> berada.
>
> Benar-benar makhluk mengerikan yang saya hadapi. Hampir saya mati ketakutan
> terlebih dahulu sebelum dia menerkam. Dan saat maut menjemput, genggaman
> saya secara reflek mengencang. Saya sadar ada tasbih di tangan. Serta merta
> tasbih itu saya sabetkan ke makhluk nan buruk dan dia mental terlempar.
> Tasbihku bisa memendek dan memanjang..saya ingat seperti ular Musa di
> hadapan Firaun... dan ular tembaganya yang menyelamatkan..... saya kejar si
> raja iblis. Dia blingsatan dan naik ke atas gedung. Saya kejar dan hampir
> menangkapnya...tapi dia melayang menyeberang gedung lain...ternyata saya pun
> bisa terbang dan mengejarnya. Kejar mengejar terjadi.... angin yang saya
> lewati saat terbang berhembus memberi energi...semesta alam mendukung
> saya.....
>
> Akhirnya, tali tasbih saya melilit tubuh makhluk itu. Saya tancapkan
> salibnya di dahi... dia hancur, tumpah-ruah berubah menjadi warna kuning
> membentuk sesosok makhluk seperti malaikat... dia memandangku penuh
> kasih....hatikupun hancur dipenuhi rasa kasih itu...aku serasa mengenalnya.
> Dia berterima kasih padaku, karena telah membebaskannya kembali menjadi
> makhluk ilahi. Dia bilang bahwa dia adalah saudara sejenisku.... aku
> mempunyai tugas untuk mencari makhluk-makhluk yang tertawan..... dia mengaku
> bernama Yoland.... hatiku tersentuh dan menangis...seperti saat kepenuhan
> roh......lacrimarum gratiae...
> Saya tersadar di atas tempat tidur saya....bantalku basah kuyup karena air
> mata...
>
> sekian...
>
> Mungkin mas Barron bisa cerita juga lho ttg kundalini (nah ini lebih
> relevan) saat kundalini itu menjadi ular siluman atau apa setan di tubuh....
>
> salam harmoni in love and light
> lino
>
>
>
> --- On *Thu, 12/4/08, rustan <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> From: rustan <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [HU] Re: kundalini menurut versi agama arab (yahudi,kristen,dan
> islam)
> To: [email protected]
> Date: Thursday, December 4, 2008, 1:00 AM
>
> OK
>
> Terima kasih atas sharingnya mas Barron.
>
> Memang perbedaan adalah rahmat, kita semua adalah saudara, biarpun hitam
> atau putih, yang penting kita bisa saling menerima perbedaan, karena
> semuanya berada dalam naungan-Nya Yang Maha Besar.
>
> Amin Ya Robbal Alamin.
>
> Semoga kita semua mendapat petunjuk-Nya.
> Rustan
>
>
>>>
>>>
>>>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke