Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou  

Sumber The Epoch Times  Minggu, 21 Oktober 2007  



 Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam bubuk dan 
tawas, dicampurkan - East Week

 

 

 

 




'Kuning telur' dibentuk pada cetakan. 'Air ajaib' mengandung kalsium khlorida 
juga digunakan - East Week

 

 

 

 

 

Selaput keras dibentuk dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur 
lalu didiamkan untuk kering - East Week

Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat grosir kota Guangzhou, ibu kota 
provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar telur palsu. 

 

Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura) per butir - 
setengah harga dari telur asli.

 

Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini adalah berita 
bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak kurang 150 dolar 
Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur buatan.

 

Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti salah satu 
kursus tersebut.

 

Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia 20 tahunan 
menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak diketahui 
jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang biasa digunakan 
untuk pengolah industri.


 

Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk dicampur ke dalam 
air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan plastik yang 
berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut 'air ajaib,' yang 
mengandung kalsium khlorida.

 

Ini akan membuat selaput tipis di luar 'kuning telur,' yang akan mengikatnya 
dengan kuat.

 

Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa kulit telur juga 
dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui jenisnya dituang ke 
dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering.

 

Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus. Meskipun 
muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi mengatakan 
bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli.

 

Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur palsu ini.

 

Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, seorang 
profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas 
dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang 
serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah 
laku normal).

 

 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: clip_image001.jpg>>

<<inline: clip_image002.jpg>>

<<inline: clip_image003.jpg>>

Kirim email ke