Salam Harmonis

Dalam tradisi Rei-ki meskipun tehnik Grounding ini tergolong umum namun 
manfaatnya sangat dirasakan jika dilatih secara rutin dan sempurna. Ada 
beberapa email pribadi dan sms dari rekan2 yang menanyakan tehnik grounding. 
Untuk itu supaya tidak diulang2 saya postingkan aja di millis ini.
semoga bermanfaat

love light and blessings,
h3rm4n


Grounding
Grounding (terhubung ke langit dan bumi) amat penting untuk dilakukan. Sebelum 
melakukan latihan-latihan lain¬nya dianjurkan untuk melakukan grounding. 
Bahkan, walau¬pun tidak ada latihan yang ingin dilakukan, grounding tetap 
dianjurkan. Grounding akan memastikan seseorang menerima cukup energi dari 
langit dan bumi secara se¬imbang. Grounding juga memberikan perlindungan, di 
mana sebagian besar energi negatif akan secara otomatis disalurkan ke bumi.

Teknik untuk melakukan grounding adalah sebagai ber-ikut (pergunakan 
gambar-gambar cakra untuk memper¬mudah visualisasi):
. Bayangkanlah cahaya putih (atau kuning emas) yang terang benderang dart atas 
turun memasuki cakra mahkota. Cahaya tersebut menghangatkan cakra mah¬kota dan 
membuat cakra mahkota membuka dengan besar seperti sebuah bunga teratal dan 
bercahaya terang benderang.
. Cahaya tersebut menembus cakra mahkota di bagian tengahnya. Cahaya mulai 
memasuki kepala.
. Semakin banyak cahaya yang memasuki kepala, me-menuhi seluruh kepala, dan 
mulct mendorong cakra mata ketiga dart dalam, mengakibatkan cakra mata ketiga 
juga mekar sepenuhnya.
. Cahaya memenuhi seluruh kepala dan turun memenuhl tenggorokan, mendorong 
cakra tenggorokan untuk me¬kar sepenuhnya.
. Cahaya yang telah memenuhi kepala dan tenggorokan turun ke rongga dada, 
memenuhi seluruh rongga dada dan mendorong cakra jantung hingga mekar 
sepenuhnya. Cahaya juga memenuhi seluruh perut, membuat cakra pusar, cakra 
seks, dan terakhir cakra dasar mekar se¬penuhnya.
. Cahaya turun melalui kaki. Bagi yang melakukan teknik grounding ini sambil 
berdiri, bayangkan cahaya turun dari kedua cakra telapak kaki. Sedangkan bagi 
yang melakukannya sambil duduk, bayangkan cahaya turun dari cakra dasar.
. Cahaya yang telah turun ke luar dari tubuh dari cakra telapak kaki ataupun 
cakra dasar memasuki bumi, me¬nembus seluruh lapisan bumi, hingga sampai ke 
pusat bumi. Dan berkatilah bumi dengan cinta langit kasih sepenuhnya.
. Menerima cahaya dan cinta ka¬sih, bumi akan membalasnya de¬ngan cahaya 
bewarna hijau yang naik dari pusat bumi ke tubuh.
. Perintahkan pikiran bawah sa¬dar untuk menjaga agar tubuh selalu terhubung 
dengan cahaya dari langit dan bumi ini dan me¬narik kedua sinar tersebut 
terus¬-menerus.
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk latihan ini. Gambar 28: 
Grounding



Pada mulanya, setiap kali dilakukan, teknik ini akan bertahan selama kurang 
lebih dua jam. Oleh sebab itu, untuk memperoleh hasil yang terbaik, teknik ini 
harus dilakukan setiap 2 jam sekali, yang berarti 8 kali dalam seharinya (di 
luar waktu tidur, selama 3 hari pertama. Mulai hari keempat, latihan dapat 
dilakukan 4-5 kali se¬hari saja. Setelah minggu ke-2, latihan dapat dilakukan 
2-3 kali sehari). Apabila latihan ini dapat dilakukan se¬cara teratur selama 30 
hari terus-menerus, tubuh akan terhubung dengan kedua sumber energi secara 
permanen. Setelah latihan yang terus-menerus selama 30 hari, latihan hanya 
perlu dilakukan sekali sehari saja.
3. Membuka Lebih Banyak Gulungan Kundalini
Pada awalnya, tenaga Kundalini berbentuk sebuah gu-lungan dengan 31/2 lingkaran 
besar, di mana masing-masing gulungan besar itu sendiri terdiri dari 7 pangkat 
108 gulungan kecil. Setiap gulungan menyimpan energi yang besar, di mana 
gulungan bagian luar menyimpan energi yang kurang murni, dan semakin ke dalam 
energi yang disimpan menjadi semakin murni.

Pembukaan setiap gulungan akan melepaskan sejumlah energi yang akan membakar 
dan mendorong ke luar hambatan dan energi negatif dari berbagai lapisan tubuh. 
Energi yang lebih kasar pada gulungan bagian luar biasanya bewarna merah 
kekuning-emasan dan bekerja dalam tahap pembersihan. Di bagian dalamnya, energi 
yang terdapat di dalam gulungan lebih murni dan bewarna biru terang dan bekerja 
dalam masa pemurnian.
Kecepatan pembukaan gulungan tenaga Kundalini ini secara langsung berkaitan 
dengan kecepatan proses ke¬bangkitan Kundalini. Semakin cepat gulungan-gulungan 
tenaga Kundalini membuka, semakin cepat pula kese¬luruhan proses Kundalini 
dapat diselesaikan.
Untuk membuka lebih banyak gulungan Kundalini, dapat dipergunakan banyak cara. 
Beberapa cara yang paling efisien adalah dengan:
3. 1. Kontraksi Otot
Otot yang dimaksud di sini adalah otot perinum yang terletak di antara alat 
kelamin dan anus yang merupakan pusat dari tenaga Kundalini. Kencangkan seluruh 
otot dari alat kelamin sampai ke anus. Tahanlah nafas semak¬simal mungkin tanpa 
dipaksakan. Hembuskan nafas dari mulut sambil membayangkan tenaga Kundalini 
yang di¬keluarkan bergerak ke tulang ekor. Lakukan teknik ini 5 kali 
berturut-turut. Lalu, kencangkan dan kendurkan otot perinum tadi silih berganti 
secara cepat selama 10 kali. Bayangkanlah pengencangan dan pengenduran otot ini 
sebagai pemompaan terhadap tenaga Kundalini dari perinum ke tulang ekor.
3.2. Bola Cahaya
. Bentuklah sebuah bola cahaya berwarna putih terang di atas mahkota dengan 
diameter sekitar satu meter. Lakukan dengan santai untuk memastikan bahwa bola 
cahaya ini benar-benar padat dan bercahaya terang.
. Tariklah bola cahaya perlahan-lahan turun ke kepala. Rasakan bahwa cahaya 
dari bola membersihkan seluruh sel di kepala. Cahaya memberikan kekuatan 
spiritual kepada seluruh sel di kepala dan mengaktifkan kelenjar pineal di 
tengah-tengah kepala. Cahaya juga mem¬bersihkan seluruh cakra yang terdapat di 
kepala, balk cakra utama, cakra biasa, maupun cakra minor.

. Tariklah bola cahaya turun ke tenggorokan untuk mem¬bersihkan dan memberikan 
energi kepada seluruh sel tenggorokan dan mengaktifkan kelenjar thyroid dan 
parathyroid. Cahaya juga membersihkan dan meng-aktifkan cakra-cakra di sekitar 
tenggorokan.

. Tariklah bola cahaya ini turun dengan bersumbukan pada tulang punggung. 
Sambil turun melewati tulang punggung, bola cahaya membersihkan dan memurni-kan 
seluruh tulang punggung. (Pembersihan dan pemur¬nian tulang punggung ini harus 
dilakukan juga untuk ruas-ruas tulang punggung yang lebih rendah saat bola 
cahaya ditarik lebih ke bawah) Saat sampai di dada, cahaya membersihkan dan 
memberikan energi kepada seluruh organ yang ada dalam rongga dada, seperti 
jantung dan paru-paru. Cahaya mengaktifkan kelenjar thymus. Cahaya membersihkan 
dan mengaktifkan cakra jantung depan dan belakang dan semua cakra lainnya di 
dada. Cakra jantung bersinar lebih terang dan ber¬warna merah muda dipenuhi 
dengan cinta kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh bentuk kehidupan.

. Saat tiba di solar plexus, bola cahaya membersihkan dan memberikan energi 
kepada seluruh organ di dalam-nya, seperti lambung, hati, dan sebagainya. Bola 
cahaya membersihkan seluruh cakra di tempat tersebut, membuang semua emosi 
negatif pada cakra solar plexus, membuat cakra solar plexus menjadi bersih dan 
ukurannya sedikit lebih kecil atau sama dengan cakra jantung.
. Turunkan bola hingga mencapai ketinggian perut. Bola cahaya membersihkan dan 
memberikan energi kepada seluruh organ tubuh yang terdapat di dalam perut. Bola 
cahaya juga membersihkan dan mengaktifkan seluruh cakra di sekitar daerah ini.

. Saat ditarik lebih ke bawah, bola cahaya membersihkan dan memberikan energi 
kepada seluruh organ reproduksi. Bola cahaya membersihkan dan mengaktifkan 
cakra seks.

. Di ketinggian tulang ekor, bola cahaya membersihkan dan mengaktifkan cakra 
dasar. Cakra dasar memberikan lebih banyak energi kepada tulang dan otot di 
seluruh tubuh.

. Bola cahaya ditarik sedikit ke depan, agar inti dari bola cahaya tepat berada 
pada perinum. Aktifkan Kundalini yang berada di tengah-tengah bola cahaya. 
Bayangkan gulungan demi gulungan dari Kundalini membuka dan bersatu dengan bola 
cahaya membuat bola cahaya menjadi semakin terang. Apabila tekanan dari bola 
cahaya telah menjadi sedemikian besar sehingga mulai sulit untuk dikontrol, 
naikkanlah bola cahaya kembali ke atas melalui jalan yang sama saat diturunkan 
tadi. Lepaskanlah bola cahaya ini ke atas setelah melewati cakra mahkota.

. Lakukanlah teknik ini sebanyak tiga kali
Dalam melakukan teknik ini, kedua tangan dapat di-pergunakan untuk membantu, 
mulai dari pembuatan bola cahaya di atas cakra mahkota, membimbing bola cahaya 
menuruni tulang punggung, sampai bola cahaya dinaikkan kembali dan dikeluarkan 
melalui cakra mahkota.

Demikian secara umum tehnik ini bisa dilatih oleh siapapun juga, termasuk yang 
belum pernah attunement Rei-Ki

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **

Milis HU Internasional: 
http://health.groups.yahoo.com/group/harmonization-universal
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke