Terlampir Tips Meditasi, hal ini juga untuk menjawab email2 pribadi dan sms 
yang masuk akhir2 ini, biar sekalian njawabnya jadi saya gunakan fasilitas 
millis HU ini aja, semoga tidak membuat rekan2 laen menjadi bosan,



Salam Harmonis

love light and blessings,

h3rm4n



 

Tips Meditasi 



Jika merasa tidak puas dengan tujuan hidup, seorang manusia akan mencari 
kedalam diri dengan bantuan pengetahuan spiritual untuk melampaui batasan dunia 
relatif disekitarnya agar dapat menikmati kebahagiaan sejati dalam dirinya.  
Pencapaian ini dapat diperoleh melalui meditasi.

 

Bagaimana caranya melakukan meditasi dengan lebih baik?

 

Ini merupakan pertanyaan penting yang telah dicoba dijawab dalam praktek.

 

   1. Minimalkan gangguan

      Lepaskan gagang telepon dari tempatnya, beritahu teman dan keluarga agar 
tidak menggangu pada saat bermeditasi.  Tutup pintu, tutup mata dan selama 
melakukan meditasi lupakan segala permasalahan yang ada.  Hal ini akan 
memberikan efek psikologi yang luar biasa.  Jika selama bermeditasi sebagian 
pikiran kita terarah ke suara bel pintu, atau siap-siap melompat begitu ada 
bunyi telepon, atau siap-siap keluar begitu ada yang bicara, maka akan sangat 
sulit untuk dapat berkonsentrasi.  Pasrahkan diri kita sepenuhnya dalam proses 
meditasi, biarkan orang-orang sekitar anda tahu bahwa ini merupakan hal yang 
penting bagi anda.  Mereka pun akan belajar untuk menghargainya.  Pastikan 
bahwa selama periode waktu anda melakukan meditasi bahwa anda tidak ingin 
diganggu siapapun.  Lakukan pengaturan seperlunya (menitipkan anak, pengaturan 
pesan telepon, dsb) maka andapun akan merasa bebas dan tenang dalam melakukan 
meditasi.

 

  2. Meditasi di waktu yang sama setiap hari

      Para meditator berpengalaman telah mengetahui bahwa jika mereka selalu 
bermeditasi pada jam-jam tertentu, katakanlah 06:00 dan 17:30, maka jika waktu 
tersebut tiba, secara otomatis mereka akan merasakan ingin melakukan mediasi.  
Waktu yang dianggap optimum untuk bermeditasi adalah pada saat matahari terbit 
dan terbenam.

 

      Jika seseorang memiliki keinginan yang tulus untuk mempelajari meditasi, 
penting baginya untuk bisa membiasakan melakukan meditasi secara teratur.  Dua 
kali sehari, pada pagi hari untuk menyelaraskan mental dan memberikan semangat 
untuk memulai hari, dan di malam hari untuk menciptakan ritme dan harmoni dalam 
hidup.  Meditasi dua kali sehari ini akan mengikat kita dengan ritme hidup.  
Karena itu penting untuk dapat mempertahankan keteraturan meditasi.  Bahkan 
pada kondisi darurat, seperti terlambat kerja, lakukanlah meditasi selama 5 - 
10 menit.

 

      Orang-orang yang baru memulai meditasi sering kali mengalami kesulitan 
dalam menyediakan waktu yang tepat untuk meditasi.  Buatlah jadwal kegiatan 
sehari- hari, lalu lakukan "brain-storming" (mencari segala kemungkinan dan 
mendata sebanyak-banyaknya) untuk mendapatkan waktu yang paling cocok.  Para 
meditator berpengalaman biasanya dengan sendirinya mengalami pengurangan waktu 
tidur (dikarenakan meditasi yang bisa juga berfungsi sebagai istirahat secara 
fisiologis).  Dengan demikian mereka mendapat tambahan waktu 1-3 jam yang bisa 
digunakan untuk meditasi, atau aktivitas lain.

 

      Kita tidak boleh sampai melupakan bahwa hidup ini sangat berarti.  Kita 
mempunyai tujuan tertentu dalam hidup ini.  Jika kita tidak mengetahui tujuan 
hidup kita, kita tidak akan dapat mencapai "Ananda" (Kebahagiaan sejati).  
Tidak perduli apakah seseorang kaya atau miskin, besar atau kecil, terpelajar 
atau tidak terpelajar, kebanyakan orang menderita secara fisik, mental atau 
spiritual.  Mengapa? Karena mereka tidak menyadari arti hidupnya.  Jika 
seseorang berusaha mendapat kebahagiaan dengan jalan memenuhi kebutuhan fisik, 
ia tidak akan mampu memuaskan hasrat mentalnya.

 

   3. Dua kali sehari, tanpa terlewatkan

      Ini merupakan kunci sukses dalam meditasi.  Jika seseorang memiliki 
keinginan tulus untuk mengeksplorasi tingkatan dan kedalaman meditasi, penting 
baginya untuk menciptakan kebiasaan untuk bermeditasi tanpa terlewatkan.  
Meditasi dapat diandaikan sebagai rantai yang indah, setiap hari kita melakukan 
meditasi, kita menambahkan satu buah mata rantai.  Hasilnya adalah suatu 
untaian rantai yang kuat dan bermanfaat.  Tetapi seandainya kita lalai dan 
meninggalkan meditasi, kita seperti kehilangan mata rantai.  Untuk dapat 
membuat mental kita kuat, usahakan untuk tidak pernah melewatkan meditasi.  
Bersikap non-kompromi, bahkan dalam situasi darurat, selalu dimungkinkan utuk 
dapat melakukan meditasi selama lima sampai sepuluh menit jika kita telah 
berketetapan untuk selalu melakukannya.  Meskipun sulit pada awalnya, lama 
kelamaan akan menjadi kebiasaan seperti menggosok gigi, dan kita mampu 
melakukannya tanpa perlu banyak pertimbangan.

 

   4. Bermeditasi di tempat yang sama

      Usahakan menyediakan tempat di pojok ruangan atau bahkan sebuah ruangan 
kecil khusus untuk melakukan meditasi.  Jaga agar tetap segar dan bersih, dan 
usahakan untuk tidak melakukan meditasi di tempat lain.  Maka anda akan 
mendapati tempat itu menjadi penuh arti.  Jika kita berada di tempat itu, 
pikiran kita secara alami akan merasakan keinginan untuk bermeditasi.  Tentu 
saja anda dapat bermeditasi di mana saja, di mobil, di bis, di alam terbuka, 
tetapi jika selalu bermeditasi di tempat khusus yang tenang akan sangat 
membantu, terutama di awal-awal proses meditasi.

 

   5. Bermeditasi dengan perut kosong

      Setelah makan, tubuh kita akan memusatkan energi pada proses pencernaan 
makanan, dengan akibat kurangnya energi yang dialokasikan untuk kerja mental 
(hal ini dapat kita rasakan dengan merasa malas/mengantuk setelah makan besar). 
 Karena meditasi membutuhkan kesiagaan, konsentrasi, energi mental dan 
"kesadaran penuh", akan membantu jika melakukan meditasi dengan perut kosong.  
Jika anda merasa sangat lapar, minumlah segelas jus atau susu atau mengkonsumsi 
makanan ringan, karena jika perut sangat lapar, meditasi kita pun akan 
terganggu.

 

   6. Bermeditasi dalam posisi yang nyaman dengan punggung tegak

      Jika kita melakukan meditasi dengan baik, akan ada aliran energi di 
tulang belakang yang mengarah ke atas.  Duduk dengan tulang punggung bengkok 
(membungkuk atau menekuk kebelakang) akan menghambat aliran energi ini, 
mengganggu pernafasan dan menghilangkan kesiagaan mental.  Jadi penting untuk 
dapat duduk setegak mungkin.  Permukaan lantai yang rata membantu membentuk 
posisi ini.  Pemanasan dan stretching lembut juga membantu mempersiapkan tubuh 
sebelum meditasi.  Beberapa orang dapat terbantu meditasinya dengan menaruh 
bantal kecil di bawah bokongnya, karena dapat mengurangi tekanan pada lutut dan 
menghasilkan postur yang lebih baik dengan meninggikan tulang punggungnya.

 

      Penting untuk bisa duduk dengan nyaman, sehingga pikiran kita bebas 
berkonsentrasi pada proses meditasi.  Jika duduk di atas karpet, bantal tipis 
atau selimut yang dilipat dirasa tidak nyaman, dapat dicoba duduk tegak di atas 
kursi.  Dengan berlatih posisi duduk dua kali sehari dengan diawali pemanasan 
dan stretching untuk melemaskan otot, umumnya orang-orang akan mendapati 
tubuhnya menjadi fleksibel dan rileks dalam beberapa minggu saja.

 

   7. Menjalin hubungan dengan grup spiritualis

      Salah satu faktor pendorong terbesar terhadap peningkatan kualitas 
spiritual yaitu dengan menyempatkan waktu bersama orang-orang yang sama-sama 
melakukan praktek meditasi.  Melakukan meditasi bersama setiap minggu merupakan 
keharusan bagi meditator yang serius.

 

      Konferensi dan seminar yang diadakan Ánanda Márga menawarkan kesempatan 
bagi para meditator untuk dapat melarutkan diri dalam praktek spiritual dan 
mempelajari lebih banyak tentang filosofi Yoga.

 

   8. Membaca buku-buku spiritual

      Seseorang dengan intelektualitas tinggi, yang harus tetap diam selama 
meditasi, juga perlu untuk meningkatkan intelektualitasnya.  Untuk itu 
disarankan untuk selalu menyempatkan waktu dalam satu hari untuk membaca 
buku-buku yang dapat meningkatkan kualitas spiritual.  Setelah melakukan 
meditasi merupakan waktu yang baik untuk membaca buku selama beberapa menit, 
karena saat itu pikiran menjadi jernih dan tenang, sehingga lebih mudah 
mencerap dan memahami ide-ide baru.

 

   9. Berkonsultasi dengan pengajar meditasi (Ácarya)

      Para pengajar meditasi (Ácarya) akan melakukan perjalanan ke daerah anda 
secara berkala.  Mereka dapat menjawab pertanyaan tentang meditasi dan 
mengajarkan teknik meditasi pribasi.  Anggota Ánanda Márga lokal dapat memberi 
tahu anda kapan seorang Ácarya akan datang dan kegiatan apa yang akan diadakan 
selama kedatangannya (ceramah, meditasi bersama, dll).  Ácarya adalah 
orang-orang yang terlatih dan membaktikan diri untuk melayani kemanusiaan.  
Tugas mereka adalah mengajarkan meditasi dan latihan spiritual kepada siapa 
saja yang memiliki hasrat yang tulus untuk mempelajarinya.  Banyak permasalahan 
atau kesulitan yang dapat diselesaikan dengan bantuan seorang ácarya.  Jadi, 
jangan sampai melewatkan kesempatan untuk dapat berkonsultasi dengan ácarya.  
Mintalah insruktur Yoga anda atau orang yang mengatur kedatangan Ácarya untuk 
mengadakan pertemuan konsultasi.  Mereka juga dapat mengatakan apa yang dapat 
anda harapkan dari pertemuan dengan Ácarya, sehingga anda dapat memanfaatkan 
pertemuan dengan Ácarya sebaik mungkin.

 

  10. Teguh dalam latihan

      Banyak orang yang berkecil-hati dan frustasi ketika hasil yang didapat 
dari meditasi tidak memenuhi harapannya.  Mereka merasa ada yang salah dalam 
dirinya lalu menyerah dalam latihan dengan perasaan kalah dan rendah diri.  
Setiap orang yang berlatih meditasi pasti mengalami hal ini dengan cara yang 
sedikit berbeda.  Akan sangat membantu jika mengetahui bahwa sebenarnya orang 
lainpun mengalami pengalaman yang sama dan akan memahami bahwa hal ini adalah 
sesuatu yang harus dilewati.  Terutama pada awal latihan meditasi, pikiran akan 
sulit dikendalikan.  Seorang Yogi besar, Ramakrishna, pernah berkata: "Pikiran 
adalah seperti kera gila yang disengat kalajengking" (Sesuatu yang teramat 
sulit untuk dikendalikan, red.).  Anda mungkin akan mendapati bahwa ketika 
duduk bermeditasi, sekian banyak pikiran bermunculan dalam kepala anda, anda 
membaca mantra, tetapi pikiran terseret ke hal-hal lain.  Suara- suara 
disekeliling anda mengacaukan konsentrasi, dan tubuh anda menjadi tidak rileks. 
 Pada saat-saat seperti ini, seseorang dapat dengan mudah menjadi frustasi, dan 
menganggap meditasinya tidak berguna.  Tetapi, sesungguhnya banyak efek 
meditasi yang terjadi di dalam diri dan tidak muncul ke permukaan secara 
langsung.  Dengan secara konstan mengarahkan pikiran kembali ke mantra, berarti 
anda secara perlahan meningkatkan kapasitas untuk dapat mempertahankan pikiran 
dalam kondisi terkonsentrasi.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **

Milis HU Internasional: 
http://health.groups.yahoo.com/group/harmonization-universal
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke