REIKI PENYEMBUHAN DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN 

 

Berubahnya pola makanan, pola hidup dan kehidupan menyebabkan manusia merasakan 
sakit yang berkepanjangan. Mulai dari penyakit yang sangat ringan sampai 
penyakit yang berat. Jika manusia sakit tentu ia akan mendatangi dokter untuk 
berobat dan menyembuhkan penyakitnya. Ada yang bisa disembuhkan melalui medis 
tapi tak jarang juga tidak kunjung sembuh. Berbagai upaya dilakukan agar 
penyakitnya segera hilang dan sembuh total. 

 

Sementara Allah berjanji dalam firmannya, "Apabila kamu sakit, AKU akan 
sembuhkan". Bagi yang tidak sembuh penyakitnya mencoba mendatangi pengobat 
alternatif yang dianggap mampu menyembuhkan penyakitnya. REIKI adalah salah 
satu penyembuhan penyakit yang saat ini semakin diminati generasi tua dan muda 
dalam upaya mencari kesembuhan. Penyembuhan melalui Reiki tidak memerlukan 
banyak biaya. Namun bagaimana sebenarnya Reiki dilihat dari Hukum Islam? Apakah 
dibolehkan berobat dengan Reiki atau tidak?

 

Pertanyaan itu sering muncul di kalangan umat Islam untuk berobat melalui 
Reiki. Sebelum menjawab pertanyaan itu digambarkan lebih dulu apa itu Reiki. 
Reiki berasal dari bahasa Jepang yang artinya REI adalah alam semesta, 
sedangkan KI berarti energi. Karenanya REIKI adalah energi alam semesta dan 
jika dikatakan berobat dengan Reiki berarti memasukkan enegi alam semesta ke 
dalam diri sendiri dan orang lain. Lantas siapa yang berperan memasukkan energi 
alam semesta itu ke pasien? Jawabannya adalah Praktisi Reiki.

 

Energi ini sangat efektif untuk penyembuhan karena dapat langsung mencapai 
sasaran tanpa harus melalui benda-benda atau bagian tubuh lainnya, baik 
jarakdekat atau jarak jauh. Energi ini juga tidak bisa dihalangi perjalanannya 
ketempat organ tubuh manusia yang sakit. Tetapi Reiki tidak dapat digunakan 
perlindungan diri dari serangan phisik orang lain. Hanya dengan membuat bola 
energi simbol Cho Ku Rai saja perisai diri bagi seseorang yang perlu 
perlindungan dapat dibuat agar niat, pikiran, kehendak jahat seseorang dapat 
ditangkal dan diredam.

 

Setiap makluk hidup membutuhkan energi. Pada manusia energi masuk dan keluar 
melalui gerbang energi yang disebut chakra. Selain itu juga ada jalur yang 
menghubungkan chakra-chakra tersebut sehingga terjadi sirkulasi energi. Energi 
negative (penyakit) didorong keluar tubuh keluar melalui chakra telapak kaki 
kanan atau kiri masuk ke bumi dan energi positif masuk tubuh pasien sebagai 
penyembuh penyakitnya.

 

Jalur energi ini bukan berbentuk fisik namun berada dalam tubuh manusia, yakni 
disekeliling jalur syaraf dan pembuluh darah. Sedangkan jalur energi terbesar 
didaerah sumsum tulang belakang. Jalur ini dalam Reiki disebut jalur Shusumna. 
Chakra merupakan pusat energi kehidupan yang berarti roda putaran. Dalam Reiki 
dikenal 7 chakra utama, di samping ada chakra mayor dan minor. Chakra berasal 
dari Tibet (bahasa Shansekerta) yang membagi chakra menjadi 9 chakra terdiri 
atas 7 chakra utama, kedelapan adalah ruh dan kesembilan jiwa.

 

Tujuh chakra yang dimaksud adalah chakra dasar, sex, solar pleksus, jantung, 
tenggorokan dan mahkota. Reiki mengalir masuk melalui chakra mahkota dan terus 
merambat ke chakra lainnya yang aktif dan terus aktif melalui meditasi 
(muasabah). Dari penjelasan ini kelihatannya pendekatan Reiki lebih dekat 
kepada ilmu tasawuf di dalam Islam, bukan pendekatan fiqih (hukum Islam). Ilmu 
tasawuf pada dasarnya bagaimana mendekatkan diri seorang hamba kepada Allah 
sedekat mungkin, sehingga tidak ada penghalang antara hamba dengan Allah. 
Karenanya energi hamba seluruhnya tercurah kepada Allah.

 

Pendekatan kepada Tuhan inilah yang dicoba oleh seorang Sufi. Karenanya dari 
segi agama, Reiki dalam istilah alam semesta yang ditarik masuk dan keluar 
tubuh manusia dapat diterima. Penyembuhan dengan Reiki adalah penemuan baru 
yang tidak ada salahnya dicoba. Tuhan menciptakan obat-obatan dari alam dan 
tinggal manusia mencarinya. Bila sudah ketemu tinggal mengolahnya dan 
mendayagunakan penemuannya ini untuk kesejahteraan umat manusia.

 

Untuk mengaktifkan chakra agar selalu bersih aktif dapat ditempuh cara muasabah 
(meditasi). Pertama mencari tempat yang jauh dari manusia lainnya. Artinya 
seseorang harus berada dalam kesendirian yang tidak bisa diganggu orang lain 
atau alam sekitar. Lalu kedua seseorang menghilangkan semua hasrat, nafsu, 
keinginan dan harapan. Ketiga memusatkan konsentrasi ke pusat chakra mahkota 
sebagai gerbang pengendali spiritual manusia. Disebut energi alam semesta atau 
energi Ilahi karena masuk ke tubuh manusia melalui Chakra Mahkota.

 

Seiring berjalannya energi dari Chakra Mahkota lalu energi digerakkan menuju 
Chakra Ajna, Tenggorokan, Jantung, Solar Flexus, Sex dan terakhir Chakra Dasar. 
Jika proses memindahkan energi dari chakra satu ke chakra lainnya dilalui 
dengan baik, seseorang ini telah mampu menyalurkan energi ke tubuhnya melalui 
meditasi. Sensasi yang diterima orang ini adalah timbulnya getaran energi yang 
merambat menimbulkan rasa hangat, panas dan dingin bahkan sejuk di sekujur 
tubuhnya.

 

Meditasi dalam tasawuf sebenarnya sama dengan meditasi dalam Reiki. Meditasi 
dalam tasawuf bertujuan mendekatkan diri kepada Allah sedekat mungkin dengan 
mengerahkan energi ke arah sifat sabar, tawakal, zahid dan taubat. Khusus dalam 
mencapai tingkatan zahid seseorang bermeditasi bertahun-tahun, persis seperti 
yang dilakukan Mikao Usui ketika bermeditasi dalam Reiki, yang memakan waktu 5 
tahun hanya untuk mengaktifkan chakra-chakra dalam dirinya. Setelah belajar 
Sutra di Tibet dan kembali ke Jepang Mikao Usui menuju Gunung Kuri untuk 
menyempurnakan meditasi dan puasa selama 21 hari. Di hari ke-21 inilah Mikao 
Usui mendapatkan attunement yang memungkinkan dirinya mampu mengakses energi 
alam semesta untuk penyembuhan penyakit manusia.

 

Dilihat dari tata cara bacaan yang dilakukan saat mulai menggunakan Reiki 
tentunya disesuaikan dengan keyakinan praktisi Reiki itu sendiri. Jika ia 
muslim maka tata cara dan bacaan disesuaikan dengan ajaran Islam, misalkan 
berdzikir, berdoa, minta ampun kepada Allah. Demikian pula agama lain menurut 
keyakinan dan iman masing-masing praktisinya. Sekalipun Reiki pertama kali 
datangnya dari Tibet namun istilah yang digunakan tidak bertentangan dengan 
syariat Islam. Ulama juga mengatakan, "Tidak ada masalah dengan perbedaan 
istilah asal tidak substansialnya yang berbeda."

 

Rasulullah SAW menyatakan, " Tuntutlah ilmu itu walaupun ke negeri China." ini 
artinya yang sifatnya ilmu dari manapun datangnya boleh diambil asalkan itu 
baik bagi umat manusia. Adapun jika terdapat menyalahi syariat Islam maka harus 
dihindarkan oleh setiap muslim sehingga masalah aqidah tidak terganggu. 
Diharapkan Reiki sebagai salah satu alternatif penyembuhan penyakit dapat 
berjalan dengan baik berjalan sejajar dengan medis kedokteran juga metode 
penyembuhan lainnya misalnya Prana, Chikung, Akupresuer dan Akupuntur.

 

Untuk menambah wawasan tentang Reiki Anda dapat membaca buku Hidup Sehat dengan 
Reiki dan Energi-Energi Non Reiki karya Prof.Dr.Sutan Remy Sjahdeini, S.H juga 
buku Mukjizat Tasawuf Reiki karya Syamsul Bakri. Bagaimana pendapat Anda 
tentang Reiki? Silahkan berikan komentar artikel ini, terima kasih.

 

Sumber :  Prof. Dr. H. Nasrun Haroen, M.A. Ketua Majelis Ulama Indonesia 
propinsi Sumatera Barat dan Guru Besar IAIN Padang,

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **

Milis HU Internasional: 
http://health.groups.yahoo.com/group/harmonization-universal

**** 
**** HU Databases List :
****
Mendaftar Inisiasi HU by Pillar: (6 Juli 09)
http://www.flexlists.com/key/hCdOmk1co96klX1PA8fgt7LnP4sbzIbQloEIJFU7
**** 
Daftar yg membutuhkan Healing : 
http://www.flexlists.com/key/IGfr8xNZGMkXUQesG9unAGLG5pQRTAABhP3pnQp3
****
Inisiasi Shamballa MDH Level 1: (27 Juni 09)
http://www.flexlists.com/key/pPjMa3iR2vDi99MJaH8ZFJTZtk9yayfznymxCFoF
****
Inisiasi Shamballa MDH Level 2: (13 Juli 09)
http://www.flexlists.com/key/ykJ2OKwfPd0uHQATQmAkA6Jrw72yYiPxCyzri6G8
****
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke