Mengapa suatu atom dapat menyerap atau mengeluarkan energi cahaya dengan 
panjang gelombang tertentu?

secara sederhana (kalo mau yang rumit coba cari di buku. he..he..)

atom terdiri dari proton sebagai inti dan elektron yang mengitari inti. Dalam 
mengelilingi inti, elektron melalui semacam lintasan. Lintasan ini bisa 
dibayangkan mirip dengan lintasan planet2 mengelilingi matahari. Nah elektron2 
pada tiap2 lintasan memiliki energi tertentu. Elektron ini mampu melompat dari 
satu linatasan ke lintasan lainnya. Elektron yang paling luar (bayangkan planet 
jupiter pada tata surya) yang paling rentan karena berada pada titik terjauh 
dari inti. Bila elektron ini diberikan energi (cahaya), maka dia akan mampu 
keluar dari lintasannya pada sistem atom (tereksitasi). Sebaliknya elektron 
akan kembali lagi ke lintasan dengan melepas energi. Energi-energi ini spesifik 
untuk setiap lintasan atom yang berbeda. Oleh karena itu elektron pada setiap 
atom akan mampu menyerap dan melepaskan energi dengan panjang gelombang yang 
juga spesifik untuk tiap atom.

atom terdiri dari elektron2 yang mengelilingi inti.atom dapat menyerap atau 
mengeluarkan energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu karena setiap 
elektron yang menyerap cahaya tersebut adalah elektron valensi (atau elektron 
kulit terluar).bagi setiap atom,terdapat nilai energi ionisasi yang berbeda 
bagi setiap atom (atau unsur) yang berbeda.apabila cahaya diserap,cahaya 
tersebut diserap dengan panjang gelombang yang berbeda.ini yang menyebabkan 
terbentuk spektrum penyerapan dimana garis2 gelap merupakan spektrum yang 
diserap oleh inti tersebut.spektrum emisi (atau spekrum pancaran) merupakan 
spektrum yang dipancarkan oleh suatu inti dengan panjang gelombang yang 
tertentu.panjang gelombang ini terkait dengan tingkat energi inti 
tersebut.peristiwa ini dijelaskan dengan mekanika kuantum.

Atom biasanya digambarkan sebagai sebuah sistem di mana elektron (yang 
bermuatan listrik negatif) beredar seputar nukleus (yang bermuatan listrik 
positif). Mengapa elektron tidak tertarik menuju nukleus dan melepaskan 
energinya? Mengapa ada diskrit energi level? Menurut mekanika kuantum, ketika 
sebuah elektron berpindah dari energi level yang lebih tinggi (misalnya n=2) ke 
energi level yang lebih rendah (misalnya n=1), energi berupa sebuah cahaya 
partikel, foton, dilepaskan:
E=hxv

di mana

E = adalah energi (J), 
h = adalah tetapan Planck, h= 6.63x10^(-34)(Js), dan 
v = adalah frekuensi dari cahaya (Hz). 

Dalam spektrometer masa, telah dibuktikan bahwa garis-garis spektrum dari atom 
yang di-ionisasi tidak kontinyu; hanya pada frekuensi/panjang gelombang 
tertentu garis-garis spektrum dapat dilihat. Ini adalah salah satu bukti dari 
teori mekanika kuantum

Berangkat dari gagasan Planck mengenai kuantisasi energi, pada 1913 Niels Bohr 
(1885-1962), seorang fisikawan Denmark, menyatakan bahwa elektron di dalam atom 
berada pada tingkat-tingkat energi tertentu. Jika atom menyerap energi, 
elektron melompat ke tingkat energi yang lebih tinggi. Jika elektron kembali 
pada tingkat energi sebelumnya yang lebih rendah maka atom mengeluarkan energi. 
Tingkat-tingkat energi tersebut mempunyai nilai-nilai diskrit (terkuantisasi); 
penyerapan dan pengeluaran energi juga terjadi secara diskrit. Atom dengan 
konsep ini disebut atom Bohr

Spketrum cahaya disebut sebagai "spectrum kontinu", spectrum jenis ini terdiri 
dari semua panjang gelombang cahaya tampak (visible light).

Hal yang berbeda terjadi apabila kita melihat spectrum dari gas hydrogen, gas 
hydrogen dalam wadah tertutup diberi percikan api yang bersal dari dari sumber 
listrik bertegangan tinggi, maka molekul-molekul gas hydrogen akan menyerap 
energi ini yang menyebabkan sebagian ikatan H-H dalam H2 terputus, sehingga 
dihasilkan atom hydrogen yang "tereksitasi", yaitu atom hydrogen yang kelebihan 
energi.

Kelebihan energi ini nantinya akan di emisikan dalam bentuk cahaya dalam 
berbagai macam panjang gelombang, dan apabila cahaya tampak yang dihasilkan 
dari emisi atom hydrogen ini dilewatkan pada prisma akan dihasilkan spectrum 
yang disebut sebagai "spectrum garis" atau spectrum atom hydrogen.

Garis-garis cahaya pada spectrum hydrogen tersebut berkorespondensi pada 
panjang gelombang tertentu, satu garis mewakili satu panjang gelombang yang 
menunjukan tingkatan energi tertentu.

Spektrum garis atom hydrogen mengindikasikan bahwa elektron dalam atom hydrogen 
menempati tingkatan energi tertentu, atau dengan kata lain energi elektron 
dalam atom hydrogen sudah terkuantisasi. Apabila semua tingakatn energi 
diperbolehkan dalam atom hydrogen maka tentunya spectrum atom hydrogen akan 
menghasilkan spectrum kontinu.

Hal ini tentu saja sangat sesuai dengan postulat Plank, yang menyatakan bahwa 
perubahan energi diantara tingkat energi atom hydrogen yang berbeda dihasilkan 
hanya pada panjang gelombang tertentu sesuai dengan panjang gelombang cahaya 
yang diemisikan.

Proses yang mendasari emisi cahaya oleh suatu sumber cahaya adalah eksitasi dan 
deeksitasi atom. Seperti kita ketahui, atom-atom suatu bahan akan tereksitasi 
(berpindah dari keadaan dasar ke level energi yang lebih tinggi) ketika 
menyerap energi.

Atom-atom yang tereksitasi menempati level energi yang tidak stabil dan setelah 
beberapa saat akan kembali ke keadaan dasarnya (terdeeksitasi). Transisi atom 
dari keadaan tereksitasi ke keadaan dasar ini disertai oleh pembebasan paket 
energi berupa foton cahaya.

Emisi cahaya umumnya dikaitkan dengan kenaikan suhu sumber cahaya. Dalam hal 
ini, atom-atom dieksitasikan oleh panas (energi termal). Tetapi, panas bukanlah 
satu-satunya penyebab eksitasi atom. Reaksi kimia, radiasi elektromagnetik, 
medan listrik, dan gelombang akustik dapat pula mengeksitasikan atom dan 
menyebabkan emisi


Reaksi kimia adalah suatu reaksi antar senyawa kimia atau unsur kimia yang 
melibatkan perubahan struktur dari molekul, yang umumnya berkaitan dengan 
pembentukan dan pemutusan ikatan kimia. Dalam suatu reaksi kimia terjadi proses 
ikatan kimia, di mana atom zat mula-mula (edukte) bereaksi menghasilkan hasil 
(produk). Berlangsungnya proses ini dapat memerlukan energi (reaksi endotermal) 
atau melepaskan energi (reaksi eksotermal).
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
****
Insiasi Karuna Ki (14 Sept 09)
http://www.flexlists.com/key/wHOuio2leysFrIDT5QtT3jwC3LOX0LSwtH1M537j

Inisiasi Shamballa level 3 & 4 (30/9 & 10/10)
http://www.flexlists.com/key/D7JgsxxZEyuajqCEeBWYMWMp8dD9nsR1ABi38P2N

Inisiasi gTummo by Gerald :
(Level-1: 2 & 16 Oktober)
http://www.flexlists.com/key/xfwaI80osPy1AowtL6uU6J2vJysFqdcXsI7bQ8Aj

Inisiasi Cahaya Inti Reiki (10 Sept 09)
http://www.flexlists.com/key/wguMlEfAKE7L04NOZb1ATtMYSv5qJOWf4q2q4h1O
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke