Janji adalah refleksi sosial manusia dalam kehidupan berinteraksi atau muamalah 
dengan yang lain, Dalam kehidupan ini kita akan banyak sekali berjanji baik 
yang memang benar kita ucapkan karena kita akan memenuhinya, atau janji yang 
hanya untuk menyenangkan seseorang secara sepintas, padahal kita tak ingin 
memenuhinya, atau bahkan janji yang kita tahu tak akan bisa memenuhinya.

Janji memang ringan diucapkan namun berat untuk ditepati. Betapa banyak orang 
yang dengan entengnya berjanji untuk bertemu namun tak pernah menepatinya. 
Membuat janji tidak bisa dianggap remeh. Janji adalah sebuah komitmen, dan kita 
bisa dikejar perasaan bersalah - walau banyak yang tidak merasa - gara gara 
wanprestasi atau ingkar janji. Mereka yang selalu menepati janji adalah pribadi 
yang memiliki integritas, karena menjadi barang langka di kehidupan hedonis ini.

Janji menurut wikipedia adalah sebuah kontrak psikologis yang menandakan 
transaksi antara 2 orang di mana orang pertama mengatakan pada orang kedua 
untuk memberikan layanan maupun pemberian yang berharga baginya sekarang dan 
akan digunakan maupun tidak. Janji juga bisa berupa sumpah atau jaminan.Janji 
dapat diucapkan maupun ditulis sebagai sebuah kontrak. Melanggar janji tak 
hanya sering dianggap sebagai perbuatan tercela, malahan juga ilegal, seperti 
kontrak yang tidak dipegang teguh.

Pasti kita ingat bahwa Sejak kecil kita diajar bahwa janji adalah sesuatu yang 
suci. "Jangan berjanji bila kamu tidak dapat menepatinya" adalah nasihat yang 
diturunkan dari generasi ke generasi. Mengapa? Tidak menepati janji dapat 
membuat kita kehilangan kepercayaan dari orang-orang yang mengandalkan kita. 
Kita cenderung untuk tidak memercayai kata-kata seseorang yang tidak dapat atau 
tidak mau mewujudkan kata-kata dalam tindakan. Menepati janji adalah bagian 
dari iman. Barangsiapa yang tidak menjaga perjanjiannya maka tidak termasuk 
tanda kemunafikan dan bukti atas serta rusaknya hati.

Sikap mengingkari janji terhadap siapapun tidak dibenarkan , meskipun terhadap 
anak kecil. Jika ini yang terjadi, disadari atau tidak, kita telah mengajarkan 
kejelekan dan menanamkan pada diri mereka perangai yang tercela. Orang tua 
sering mengungkapkan janji pada anak-anak kecil ketika menangis seperti kalimat 
janji yang tidak ditepati atau menakut-nakuti dengan sesuatu yang tidak ada 
adalah sangat tidak diperbolehkan.Ketika kita melaksana Bisnis, Rumah Tangga, 
Kehidupan bermasyrakat di lakukan dalam suasana atau kebiasaan ingkar janji, 
maka yang ada kita tidak akan dipercaya lagi.

Siapapun orangnya tidak akan suka kepada orang yang ingkar janji. Karenanya, 
dia akan dijauhi di tengah-tengah masyarakat dan tidak ada nilainya di mata 
mereka.Namun anehnya ternyata masih banyak orang yang jika berjanji hanya 
sekedar igauan belaka. Dia tidak peduli dengan kehinaan yang disandangnya, 
karena orang yang punya mental suka dengan kerendahan tidak akan risih dengan 
kotoran yang menyelimuti dirinya. hal tersebut sering kita dengar ketika Para 
pemimpin memperebutkan kekuasaan mereka sering mengobral janji-janji kosong.

Mengingkari janji mempunyai konsekwensi hukum Janji yang mengandung tanggung 
jawab materi, seperti janji membeli suatu produk atau menjualnya, atau janji 
memberi sejumlah uang yang akan digunakan untuk kebutuhan tertentu, bila 
diingkari selain dosa, oleh pendapat mazhab Maliki, juga boleh dituntut di 
pengadilan untuk dimintai ganti rugi. Ini terutama bila ingkar janji tersebut 
menimbulkan kerugian yang sifatnya materi. dan hal ini masuk kedalam Kitap 
Undang-undang Hukum Perdata dan atau Pidana.

Memang berusaha menepati janji, sepertinya hal yg selalu ingin kita lakukan, 
tetapi terkadang banyak hal yang membuat kita berat untuk berusaha tetap 
memenuhi janji yang kita buat sendiri. terkdang sebuah janji bukan sekedar 
hutang yang perlu dilunasi, tetapi terkandung jaminan kepastian yang 
menimbulkan harapan bagi insan dunia. Menepati janji adalah cerminan kedewasaan 
hati dan pikiran. Maka ada petuah bijak yg bilang "jangan berjanji jika tak 
sanggup menepati.", jadi janganlah membuat janji bila kita memang tidak 
bisa/tidak ingin menepatinya.(EA)

"Tidak ada yang harus ditepati selama kita tidak pernah berjanji..."

"Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai 
pertanggungjawabannya." (Al-Isra`: 34)

Salam Sukses & Bahagia
love light and blessings
H4
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
****
Insiasi Karuna Ki (14 Sept 09)
http://www.flexlists.com/key/wHOuio2leysFrIDT5QtT3jwC3LOX0LSwtH1M537j

Inisiasi Shamballa level 3 & 4 (30/9 & 10/10)
http://www.flexlists.com/key/D7JgsxxZEyuajqCEeBWYMWMp8dD9nsR1ABi38P2N

Inisiasi gTummo by Gerald :
(Level-1: 2 & 16 Oktober)
http://www.flexlists.com/key/xfwaI80osPy1AowtL6uU6J2vJysFqdcXsI7bQ8Aj

Inisiasi Cahaya Inti Reiki (10 Sept 09)
http://www.flexlists.com/key/wguMlEfAKE7L04NOZb1ATtMYSv5qJOWf4q2q4h1O
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke