Benarkah dalam kehidupan kita selama ini kita juga benar benar sudah tidak 
menyekutukanNya? Untuk mengukurnya, ada sedikit test question kepada diri kita 
masing masing :

 

Apakah pada saat kita menghadap Allah atau untuk bisa dekat dengan Allah, kita 
masih sering berusaha membayangkan/memvisualisasikan Allah dengan materi? (bisa 
berupa sosok manusia yang kita agungkan, patung, foto, cahaya, warna, getaran, 
frekuensi dsb) sedang kan Allah sudah jelas jelas tidak serupa dengan apa pun.

 

Apakah kita masih sering merasa aman berlindung kepada selain Allah? (bisa 
berupa batu, keris, patung,dukun, deposito/harta,dsb) Sehingga setiap ada 
kejadian, yang kita ingat pertama kali adalah karena daya benda benda tersebut, 
baru kemudian ingat Allah ( Allah nomor dua), yang biasanya diperhalus dengan 
kata kata "semua atas ijin Allah". 

 

Dari dua pertanyaan tersebut, semua jawaban hanya kita sendiri yang bisa 
mengukurnya. Saya tidak tahu isi hati & pikiran anda sekalian. Mari kita amati 
saja diri kita masing masing & nggak perlu mengarahkan telunjuk kepada yang 
lain.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **
****
Sharing File Audio-Video-Software-Manual Meditasi di : 
http://tiny.cc/huarchive
****
List events inisiasi di group HU & registrasi di :
http://tiny.cc/huevents
****
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke