Hadits Tentang Munculnya Wahabi

Hadits-hadits yang memberitakan akan datangnya Fahaman
Wahabi.

Sungguh Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan
Khawarij ini dalam beberapa hadits beliau, maka
hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda
kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan
sesuatu yang masih ghaib (belum terjadi). Seluruh
hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat
dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan sebagian yang
lain terdapat dalam selain kedua kitab tsb.
Hadits-hadits itu antara lain :

1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu
datangnya dari arah sini, sambil memberikan ke arah
timur (Najed-pen ).

2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur,
mereka membaca Al Qur'an tetapi tidak bisa
membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti
anak panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak
akan kembali ke agama hingga anak panah itu bisa
kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereke
bercukur kepala (GUNDUL - pen).

3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan
kaum yang indah perkataannya namun jelek perbuatannya.
Mereka membaca Al Qur'an, tetapi keimanan mereka tidak
sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti
keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan
kembali seperti tidak kembalinya anak panah
ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka
berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh
mereka. Mereka menyeruh kepada kitab Allah, tetapi
sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri
mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama
menurut Allah. Tanda-tanda mereka adalah bercukur
(GUNDUL - pen).

4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum
yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya,
mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca
Al Qur'an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka,
meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar
dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka
bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat
pahala disisi Allah pada hari kiamat.

5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang
membaca Al Qur'an namun tidak sampai mengobati mereka,
mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar
dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti
anak panah yang tak akan kembali ketempatnya,
tanda-tanda mereka ialah bercukur (GUNDUL - pen).

6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari)
arah timur, sedang kemegahan dan kesombongan (nya)
adalah (seperti kemegahan dan kesombongan orang-orang
yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta.

7. Dari arah sini inilah databgnya fitnah, sambil
mengisyaratkan ke arah timur (Najed - pen).

8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah
timur dan keimanan di lingkungan penduduk Hijaz (pada
saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin Makkah
dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih
melawan profokator Wahabi dari sebelah timur / Najed -
pen).

9. (Nabi s a w berdo'a) Ya Allah, berikan kami berkah
dalam negara Syam dan Yaman, para sahabat berkata :
Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo'a: Ya
Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan
Yaman, dan pada yang ketiga kalinya beliau s a w
bersabda : Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah
serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.

10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia
yang membaca Al Qur'an namun tidak sampai membersihkan
meraka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul
lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang
terakhir bersama-sama dengan dajjal.

Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda
mereka adalah bercukur (gundul-pacul - pen). Dan ini
adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas
ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah
timur, yakni para penganut Ibnu Abdil Wahab, karena
dia telah memerintahkan setiap pengikutnya bercukur
rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya
tidaklah dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum
melakukan perintah tsb (bercukur - gundul pacul). Hal
seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari
aliran-aliran SESAT lainnya.

Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan
kepada mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan
oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di
Zubaid. Beliau r a berkata : "Tidak usah seseorang
menulis suatu buku untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab,
akan tetapi sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits
Rasulullah s a w itu sendiri yang telah menegaskan
bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul),
karena ahli bid'ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat
demikian selain mereka.

Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabiisme - pen)
sungguh pernah juga memerintah kaum wanitanya untuk
bercukur (gundul - pen). Pada suatu saat ada seorang
wanita masuk agamanya dan memperbarui Islamnya sesuai
dengan infiltrasi yang dia masukkan, lalu dia
memerintahkan wanita itu bercukur kepala (gundul pacul
- pen). Kemudian wanita itu menjawab :"anda
memerintahkan kaum lelaki bercukur kepala, seandainya
anda memerintahkan mereka bercukur jenggot mereka maka
boleh anda memerintahkan kaum wanita mencukur rambut
kepalanya, karena rambut kaum wanita adalah
kedudukannya sama dengan jenggot kaum lelaki.

Maka dia kebingungan dan tidak bisa berkata apa-apa
terhadap wanita itu. Lalu kenapa dia melakukan hal
itu, tiada lain adalah untuk membenarkan sabda Nabi s
a w atas dirinya dan para pengikutnya, yang dijelaskan
bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul).
Jadi apa yang dia lalukan itu semata-mata membuktikan
kalau Nabi s a w itu benar dalam segala apa yang
disabdakan.

Adapun mengenai sabda Nabi s a w yang mengisyaratkan
bahwa akan ada dari arah timur (Najed - pen)
keguncangan dan dua tanduk syaithon, maka sebagian
ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk
syaithon itu tiada lain adalah Musailamah Al-Kadzdzab
dan Muhammad Ibn Abdil Wahhab.

Sebagian ahli sejarah menyebutkan peperangan BANY
HANIFAH, mengatakan : Di akhir zaman nanti akan keluar
di negeri Musailamah seorang lelaki yang menyerukan
agama selain agama Islam. Ada beberapa hadits yang
didalamnya menyebutkan akan timbulnya fitnah,
diantaranya adalah :

1. Darinya (negeri Musailamah dan Muhammad bin Abdul
Wahhab) fitnah yang besar yang ada dalam ummatku,
tidak satupun dari rumah orang Arab yang tertinggal
kecuali dimasukinya, peperangan bagaikan dalam api
hingga sampai keseluruh Arab, sedang memeranginya
dengan lisan adalah lebih sangat (bermanfaat - pen)
daripada menjatuhkan pedang.

2. Akan ada fitnah yang menulikan, membisukan dan
membutakan, yakni membutakan penglihatan manusia
didalamnya sehingga mereka tidak melihat jalan keluar,
dan menulikan dari pendengaran perkara hak, barang
siapa meminta dimuliakan kepadanya maka akan
dimuliakan.

3. Akan lahir syaithon dari Najed, Jazirah Arab akan
goncang lantaran fitnahnya.

Al-Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin
Al-Quthub As-Sayyid Abdullah Al-Haddad Ba'Alawi
didalam kitabnya :"Jalaa'uzh zhalaam fir rarrdil
Ladzii adhallal 'awaam" sebuah kitab yang agung
didalam menolak faham wahabi, beliau r a menyebutkan
didalam kitabnya sejumlah hadits, diantaranya ialah
hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin abdul Muthalib
r a sbb :

"Akan keluar di abad kedua belas nanti dilembah BANY
HANIFAH seorang lelaki, tingkahnya seperti
pemberontak, senantiasa menjilat (kepada penguasa
Sa'ud - pen) dan menjatuhkan dalam kesusahan, pada
zaman dia hidup banyak kacau balau, menghalalkan harta
manusia, diambil untuk berdagang dan menghalalkan
darah manusia, dibunuhnya manusia untuk kesombongan,
dan ini adalah fitnah, didalamnya orang-orang yang
hina dan rendah menjadi mulia (yaitu para petualang &
penyamun digurun pasir - pen), hawa nafsu mereka
saling berlomba tak ubahnya seperti berlombanya anjing
dengan pemiliknya".

Kemudian didalam kitab tersebut Sayyid Alwi
menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain
ialah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Tamim. Oleh sebab
itu hadits tersebut mengandung suatu pengertian bahwa
Ibnu Abdul Wahhab adalah orang yang datang dari ujung
Tamim, dialah yang diterangkan hadits Nabi s a w yang
diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Sa'id Al-Khudri
r a bahwa Nabi s a w bersabda :

"Sesungguhnya diujung negeri ini ada kelompok kaum
yang membaca Al Qur'an, namun tidak sampai melewati
kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama seperti
anak panah keluar dari busurnya, mereka membunuh
pemeluk Islam dan mengundang berhala-berhala (Amerika,
Inggeris dan kaum Zionis baik untuk penggalian berhala
purbakala atau untuk kepentingan yang lain - pen),
seandainya aku menjumpai mereka tentulah aku akan
membunuh mereka seperti dibunuhnya kaum 'Ad.

Dan ternyata kaum Khawarij ini telah membunuh kaum
muslimin dan mengundang ahli berhala (Zionis dan
konco-konconya - pen). Ketika Ali bin Abi Thalib
dipenggal oleh kaum khawarij, ada seorang lelaki
berkata : "Segala Puji bagi Allah yang telah
melahirkan mereka dan menghindarkan kita dari mereka".
Kemudian Imam Ali berkata : "Jangan begitu, demi Tuhan
yang diriku berada didalam Kekuasaan-Nya, sungguh
diantara mereka ada seorang yang dalam tulang rusuknya
para lelaki yang tidak dikandung oleh perempuan, dan
yang terakhir diantara mereka adalah bersama dajjal.

Ada hadits yang diriwayatkan oleh Abubakar didalamnya
disebutkan BANY HANIFAH, kaum Musailamah Al-Kadzdzab,
Beliau s a w berkata : "Sesungguhnya lembah pegunungan
mereka senantiasa menjadi lembah fitnah hingga akhir
masa dan senantiasa terdapat fitnah dari para
pembohong mereka sampai hari kiamat".

Dalam riwayat lain disebutkan :

"Celaka-lah Yamamah, celaka karena tidak ada pemisah
baginya" Di dalam kitab Misykatul Mashabih terdapat
suatu hadits berbunyi sbb : "Di akhir zaman nanti akan
ada suatu kaum yang akan membicarakan kamu tentang
apa-apa yang belum pernah kamu mendengarnya, begitu
juga (belum pernah) bapak-bapakmu (mendengarnya), maka
berhati-hatilah jangan sampai menyesatkan dan
memfitnahmu".

Allah SWT telah menurunkan ayat Al Qur'an berkaitan
dengan BANY TAMIM sbb :

"Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari
luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti".
(QS. 49 Al-Hujurat : 4).

Juga Allah SWT menurunkan ayat yang khitabnya
ditujukan kepada mereka sbb : "Jangan kamu semua
mengangkat suaramu diatas suara Nabi". (QS. 49
Al-Hujurat 2)

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Sebenarnya ayat
yang diturunkan dala kasus BANY HANIFAH dan mencela
BANY TAMIM dan WA"IL itu banyak sekali, akan tetapi
cukuplah sebagai bukti buat anda bahwa kebanyakan
orang-orang Khawarij itu dari mereka, demikian pula
Muhammad bin Abdul Wahhab dan tokoh pemecah belah
ummat, Abdul Aziz bin Muhammad bin Su'ud adalah dari
mereka".

Diriwayatkan bahwa Nabi s a w bersabda : "Pada
permulaan kerasulanku aku senantiasa menampakkan
diriku dihadapan kabilah-kabilah pada setiap musim dan
tidak seorangpun yang menjawab dengan jawaban yang
lebih buruk dan lebih jelek daripada penolakan BANY
HANIFAH".

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Ketika aku sampai
di Tha'if untuk ziarah ke Abdullah Ibnu Abbas r a, aku
ketemu dengan Al-Allamah Syeikh Thahir Asy-Syafi'i,
dia memberi tahukan kepadaku bahwa dia telah menulis
kitab guna menolak faham wahabi ini dengan judul :
"AL-INTISHARU LIL AULIYA'IL ABRAR". Dia berkata
kepadaku : "Mudah-mudahan lantaran kitab ini Allah
memberi mafa'at terhadap orang-orang yang hatinya
belum kemasukan bid'ah yang datang dari Najed (faham
Wahabi), adapun orang yang hatinya sudah kemasukan
maka tak dapat diharap lagi kebahagiannnya, karena ada
sebuah hadits riwayat Bukhari : 'Mereka keluar dari
agama dan tak akan kemabali'. Sedang yang dinukil
sebagian ulama yang isinya mengatakan bahwa dia
(Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah semata-mata
meluruskan perbuatan orang-orang Najed, berupa anjuran
terhadap orang-orang Baduy untuk menunaikan sholat
jama'ah, meninggalkan perkara-perkara keji dan
merampok ditengah jalan, serta menyeru kemurnian
tauhid, itu semua adalah tidak benar.

Memang nampaknya dari luar dia telah meluruskan
perbuatan manusia, namun kalau ditengok
kekejian-kekejiannya dan kemungkaran-kemungkaran yang
dilakukannya berupa :

1. Mengkafirkan ummat sebelumnya selama 600 tahun
lebih (yakni 600 sebelum masa Ibnu Taimiyah dan sampai
masa Wahabi, jadi sepanjang 12 abad lebih- pen).

2. Membakar kitab-kitab yang relatif amat banyak
(termasuk Ihya' karya Al-Ghazali)

3. Membunuh para ulama, orang-orang tertentu &
masyarakat umum.

4. Menghalalkan darah dan harta mereka (karena
dianggap kafir - pen)

5. Melahirkan jisim bagi Dzat Allah SWT.

6. Mengurangi keagungan Nabi Muhammad s a w, para Nabi
& Rasul a s serta para Wali r a

7. Membongkar makam mereka dan menjadikan sebagai
tempat membuang kotoran (toilet).

8. Melarang orang membaca kitab "DALAA'ILUL KHAIRAT",
kitab Ratib dan dzikir-dzikir, kitab-kitab maulid
Dziba'.

9. Melarang membaca Shalawat Nabi s a w diatas
menara-menara setelah melakukan adzan, bahkan telah
membunuh siapa yang telah melakukannya.

10. Menyuap orang-orang bodoh dengan doktrin pengakuan
dirinya sebagai nabi dan memberi pengertian kepada
mereka tentang kenabian dirinya dengan tutur kata yang
manis.

11. Melarang orang-orang berdo'a setelah selesai
menunaikan sholat.

12. Membagi zakat menurut kemauan hawa nafsunya
sendiri.

13. Dia mempunyai i'tikad bahwa Islam itu sempit.

14. Semua makhluk adalah syirik.

15. Dalam setiap khutbah dia berkara bahwa bertawasul
dengan para Nabi, Malaikat dan para Wali adalah kufur.

16. Dia mengkafirkan orang yang mengucapkan lafadz :
"maulana atau sayyidina" terhadap seseorang tanpa
memperhatikan firman Allah yang berbunyi :
"Wasayyidan" dan sabda Nabi s a w kepada kaum anshar :
"Quumuu li sayyidikum", kata sayyid didalam hadits ini
adalah shahabat Sa'ad bin Mu'adz.

17. Dia juga melarang orang ziarah ke makam Nabi s a w
dan menganggap Nabi s a w itu seperti orang mati
lainnya.

18. Mengingkari ilmu Nahwu, lughat dan fiqih, bahkan
melarang orang untuk mempelajarinya karena ilmu-ilmu
tsb dianggap bid'ah.

Dari ucapan dan perbuatan-perbuatanya itu jelas bagi
kita untuk menyakini bahwa dia telah keluar dari
kaidah-kaidah Islamiyah, karena dia telah menghalkan
harta kaum muslimin yang sudah menjadi ijma' para
ulama salafushsholeh tentang keharamannya atas dasar
apa yang telah diketahui dari agama, mengurangi
keagungan para Nabi dan Rasul, para wali dan
orang-orang sholeh, dimana menurut ijma' ulama'
keempat mazhab Ahlissunnah wal jama'ah / mazhab
Salafushsholeh bahwa mengurangi keagungan seperti itu
dengan sengaja adalah kufur, demikian kata sayyid Alwi
Al-Haddad".

Dia berusia 95 tahun ketika mati dengan mempunyai
beberapa orang anak yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan
Ali mereka disebut dengan AULADUSY SYEIKH atau
PUTRA-PUTRA MAHA GURU AGUNG (menurut terminologi yang
mereka punyai ini adalah bentuk pengkultus-individuan,
mengurangi kemuliaan para Nabi dan Rasul tapi
memuliakan dirinya sendiri - dimana kekonsistensiannya
? - pen). Mereka ini mempunyai anak cucu yang banyak
dan kesemuanya itu dinamakan AULADUSY SYEIKH sampai
sekarang. Hanya kepada Allah jualah kita pintakan
semoga mereka diberikan petunjuk menuju jalan
kebenaran (inilah pengikut Salaf yang sejati tidak
pernah mendo'akan kejelekan kepada siapa saja yang
telah mengucapkan kalimat Syahadat. mendo'a untuk
kejelekan enggak pernah apalagi mengkafirkan atau
memusyrikkan sesama muslim - pen)

- TAMAT -

Dari kitab : Durarus Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah.
Karya : Syeikhul Islam As-Sayyid Al-Allamah Al-Arif
Billah Ahmad bin Zaini Dahlan Asy-Syafi'i.

Catatan : Kalau melihat 18 point doktrin Wahabi diatas
maka jelaslah bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab adalah
seorang preman dan petualang akidah serta sama sekali
tidak dapat digolongkan bermazhab Ahlissunnah Wal
Jama'ah atau mazhab Salafush-Sholeh. Ada lagi doktrin
yang tidak disebutkan oleh penulis diatas yaitu :

1. Melarang penggunaan alat pengeras untuk adzan atau
dakwa atau apapun.

2. Melarang penggunaan telpon.

3. Melarang mendengarkan radio dan TV

4. Melarang melagukan adzan.

5. Melarang melagukan / membaca qasidah

6. Melarang melagukan Al Qur'an seperti para qori' dan
qari'ah yakni yang seperti dilagukan oleh para fuqoha

7. Melarang pembacaan Burdah karya imam Busiri
rahimahullah

8. Melarang mengaji "sifat 20" sebagai yang tertulis
dalam kitab Kifatayul Awam, Matan Jauharatut Tauhid,
Sanusi dan kitab-kitab Tauhid Asy'ari / kitab-kitab
Ahlissunnah Wal Jama'ah, karena tauhid kaum Wahabi
berkisar Tauhid "Rububiyah & Iluhiyah" saja.

9. Imam Masjidil Haram hanya seorang yang ditunjuk
oleh institusi kaum Wahabi saja, sedang sebelum Wahabi
datang imam masjidil Haram ada 4 yaitu terdiri dari ke
4 madzhab Ahlussunnah yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i
dan Hanbali. Inilah apakah benar kaum Wahabi sebagai
madzhab Ahlissunnah yang melarang madzhab Ahlissunnah,
tepatnya Wahabi adalah : "MADZHAB YANG MENGHARAMKAN
MADZHAB".

10. Melarang perayaan Maulid Nabi pada setiap bulan
Rabiul Awal.

11. Melarang perayaan Isra' Mi'raj yang biasa
dilaksanakan setiap malam 27 Rajab, jadi peraktis
tidak ada hari-hari besar Islam, jadi agama apa ini
kok kering banget ?

12. Semua tarekat sufi dilarang tanpa kecuali.

13. Membaca dzikir "La Ilaaha Illallah" bersama-sama
setelah shalat dilarang

14. Imam dilarang membaca Bismillah pada permulaan
Fatihah dan melarang pembacaan Qunut pada shalat
subuh.

Jika demikian apa bedanya dengan kaum PRIMITIF ?.
Dasar Baduy jahil, tahu agama sedikit sudah
dimodifikasinya.

Doktrin-doktrin Wahabi ini tidak lain berasal dari
guru Muhammad bin Abdul Wahhab yang adalah seorang
orientalis Inggris bernama Mr. Hempher yang bekerja
sebagai mata-mata Inggris di Timur Tengah guna mengadu
domba kaum muslimin Imprealisme / Kolonialisme Inggris
memang telah berhasil mendirikan sekte-sekte bahkan
agama baru ditengah ummat Islam seperti Ahmadiyah dan
Baha'i, jadi Wahabiisme ini sebenarnya bagian dari
program kerja kaum kolonial.

Mungkin pembaca menjadi tercenggang kalau melihat
nama-nama putra-putra Muhammad bin Abdul Wahhab yaitu
Abdullah, Hasan, Husain dan Ali dimana adalah
nama-nama yang tekait dekat dengan nama tokoh-tokoh
ahlibait, hal ini tidak lain putra-putranya itu lahir
sewaktu dia belum menjadi rusak karena fahamnya itu
dan boleh jadi nama-nama itu diberi oleh ayah dari
Muhammad bin Abdul Wahhab yang adalah seorang sunny
yang baik dan sangat menetang putranya setelah
putranya rusak fahamnya demikian pula saudara
kandungnya yang bernama Sulaiman bin Abdul Wahhab
sangat menentangnya dan menulis buku tentangan
kepadanya yang berjudul :"ASH-SHAWA'IQUL ILAHIYAH
FIRRADDI ALA WAHABIYAH". Nama-nama itu diberikan oleh
ayahnya tidak lain untuk tabarukan kepada para tokoh
suci dari para ahlilbait Nabi s a w. Kemudian
nama-nama itu tidak muncul lagi dalam nama-nama orang
yang sekarang disebut-sebut atau digelari Auladusy
Syaikh tsb.

Diantara kekejaman dan kejahilan kaum Wahabi adalah
meruntuhkan kubah-kubah diatas makam sahabat-sahabat
Nabi s a w yang berada di Mu'ala (Makkah), di Baqi' &
Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan
dengan tanah dengan mengunakan dinamit penghancur.
Demikian juga kubah diatas tanah dimana Nabi s aw
dilahirkan, yaitu di Suq al Leil di ratakan dengan
tanah dengan menggunakan dinamit dan dijadikan tempat
parkir onta, saat ini karena gencarnya desakan kaum
muslimin international maka kabarnya dibangun
perpustakaan. Benar-benar kaum Wahabi itu golongan
paling jahil diatas muka bumi ini. Tidak pernah
menghargai peninggalan sejarah dan menghormati
nilai-nilai luhur Islam

Semula Alkubbatul Khadra atau kubah hijau dimana Nabi
Muhammad s a w dimakamkan juga akan didinamit dan
diratakan dengan tanah tapi karena ancaman
international maka orang-orang biadab itu menjadi
takut dan mengurungkan niatnya. Semula seluruh yang
menjadi manasik haji itu akan dimodifikasi termasuk
maqom Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang
menentang termasuk Sayyid Almutawalli Syakrawi dari
Mesir maka diurungkanya.

Setelah saya memposting 2 kali tentang Wahabi ini
seorang ikhwan mengirim email ke saya melalui Japri
dan mengatakan pada saya bahwa pengkatagorian Wahabi
sebagai kelompok Khawarij itu kurang tepat, karena
Wahabi tidak anti Bany Umaiyah bahkan terhadap Yazid
bin Muawiyahpun membelanya. Dia memberi difinisi
kepada saya bahwa Wahabi adalah gabungan sekte-sekte
yang telah menyesatkan ummat Islam, terdiri dari
gabungan khawarij, Bany Umaiyah, Murji'ah, Mujassimah,
Musyabbihah dan Hasyawiyah. Teman itu melanjutkan jika
anda bertanya kepada kaum Wahabi mana yang lebih kamu
cintai kekhalifahan Bany Umaiyah atau Abbasiyah,
mereka pasti akan mengatakan lebih mencintai Bany
Umaiyah dengan berbagai macam alasan yang dibuat-buat
yang pada intinya meskipun Bany Abbas tidak suka juga
pada kaum alawi tapi masih ada ikatan yang lebih dekat
dibanding Bany Umaiyah dan bany Umaiyah lebih dahsad
kebenciannya kepada kaum alawi, itulah alasannya.

***

Wahai saudaraku yang budiman, waspadalah terhadap
gerakan Wahabiyah ini mereka akan melenyapkan semua
mazhab baik Sunny (Ahlussunnah Wal Jama'ah) maupun
Syi'ah, meraka akan senantiasa mengadu domba kedua
mazhab besar. Sekali lagi waspadalah dan waspadalah
gerakan ini benar-benar berbahaya dan jika kalian
lengah, kalian akan terjenggang dan terkejut kelak.
Gerakan ini dimotori oleh juru dakwa-juru dakwa yang
radikal dan ekstrim, yang menebarkan kebencian dan
permusuhan dimana-mana yang didukung oleh keuangan
yang cukup besar.

Kesukaan mereka menuduh golongan Islam yang tak
sejalan dengan mereka dengan tuduhan kafir, syirik dan
ahlil bid'ah, itulah ucapan yang didengung-dengungkan
disetiap mimbar dan setiap kesempatan, mereka tak
pernah mengakui jasa para ulama Islam manapun kecuali
kelompok mereka sendiri. Di negeri kita ini mereka
menaruh dendam dan kebincian mendalam kepada para Wali
Songo yang menyebarkan dan meng Islam kan penduduk
negeri ini.

Mereka mengatakan ajaran para wali itu masih
kecampuran kemusyrikan Hindu dan Budha, padahal para
Wali itu jasanya telah meng Islam kan 90 % penduduk
negeri ini. Mampukah wahabi-wahabi itu meng Islam kan
yang 10 % sisanya ? mempertahankan yang 90 % dari
terkapan orang kafir saja tak bakal mampu, apalagi mau
menambah 10 % sisanya. Jika bukan karena Rahmat Allah
yang mentakdirkan para Wali Songo untuk berdakwa ke
negeri kita ini tentu orang-orang yang asal bunyi dan
menjadi corong bicara kaum wahabi itu masih berada
dalam kepercayaan animisme, penyembah berhala atau
masih kafir lainnya (Naudzu Billah min Dzalik).

Claim Wahabi bahwa mereka penganut As-Salaf,
As-Salafushsholeh dan Ahlussunnah wal Jama'ah serta
sangat setia pada keteladanan sahabat dan tabi'in
adalah omong kosong dan suatu bentuk penyerobotan HAK
PATEN SUATU MAZHAB. Mereka bertanggung jawab terhadap
hancurnya peninggalan-pininggalan Islam sejak masa
Rasul suci Muhammad s a w, masa para sahabatnya r a
dan masa-masa setelah itu. Meraka menghancurkan semua
nilai-nilai peninggalan luhur Islam dan mendatangkan
arkiolog-arkiolog (ahli-ahli purbakala) dari seluruh
dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali
peninggalan-peninggalan pra Islam baik yang dari kaum
jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata
dsb. Mereka dengan bangga setelah itu menunjukkan
bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang
luar biasa, maka jelaslah penghancuran nilai-nilai
luhur peninggalan Islam tidak dapat diragukan lagi
merupakan peleyapan bukti sejarah hingga timbul suatu
keraguan dikemudian hari.

Oleh karena itu janganlah dipercaya kalau mereka
mengaku-ngaku sebagai faham yang hanya berpegang pada
Al Qur'an adan As-Sunnah serta keteladanan
Salafushsholeh apalagi mengaku sebagai GOLONGAN YANG
SELAMAT DSB, itu semua omong kosong dan kedok untuk
menjual barang dagangan berupa akidah palsu yang
disembunyikan. Sejarah hitam mereka dengan membantai
ribuan orang di Makkah dan Madinah serta daerah lain
di wilayah Hijaz (yang sekarang di namakan Saudi,
suatu nama bid'ah karena nama negeri Rasulullah s a w
diganti dengan nama satu keluarga kerajaan yaitu
As-Sa'ud). Yang terbantai itu terdiri dari para
ulama-ulama yang sholeh dan alim, anak-anak yang masih
balita bahkan dibantai dihadapan ibunya.

 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke