Cermati KKN dan 'abuse of power'
Terakhir diracik: Selasa, 11 Januari, 2005
Terakhir diracik: Selasa, 11 Januari, 2005
Komentar Anda amat dinanti. Sila klik: http://mediacare.blogspot.com
===============================
No 2: Istri petinggi Deptan disuap Monsanto hampir Rp 3,5 milyar
US Securities and Exchange Information pada 6 Januari 2005 lalu
mengumumkan bahwa istri petinggi Departemen Pertanian disuap oleh
PT Monagro Kimia senilai US$ 373,900. Tidak disebutkan dia isteri
menteri atau dirjen.
mengumumkan bahwa istri petinggi Departemen Pertanian disuap oleh
PT Monagro Kimia senilai US$ 373,900. Tidak disebutkan dia isteri
menteri atau dirjen.
Sebanyak 140 pejabat juga pada periode 1997-2002 juga kecipratan 'uang
haram' dari Monsanto total senilai US$ 700,00. Yang amat disayangkan,
Menteri Pertanian Anton Apriyanto mengatakan, masih banyak persoalan
lain yang harus ditangani, sehingga isu itu belum menjadi prioritas.
haram' dari Monsanto total senilai US$ 700,00. Yang amat disayangkan,
Menteri Pertanian Anton Apriyanto mengatakan, masih banyak persoalan
lain yang harus ditangani, sehingga isu itu belum menjadi prioritas.
Sebelumnya Monsanto Company telah didenda oleh US Securities and Ecxhange Commission dan Departemen Kehakiman AS sebesar US$1,5 juta, dalam kasus suap US$50,000 kepada seorang pejabat tinggi Kementerian Negara Lingkungan Hidup R.I.
Sumber: Sinar Harapan - Selasa, 11 Januari, 2005 halaman 1
=============================
No 1: Ipar Aburizal Bakrie jadi sorotan: Triliunan dana BUMN dialihkan ke PNM
Inilah akibat SBY tak melarang pejabat dan keluarganya berbisnis.
Penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) kembali mengental. Pejabat
yang tak berbisnis saja banyak 'ditempel' kiri kanan, apalagi
pejabat punya bisnis. Padahal ada beberapa pengusaha jadi pejabat,
termasuk Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie. Akankah 'abuse of power'
bakal mengharu biru negeri kita? Termasuk penanganan rekonstruksi Aceh
dan Nias yang sudah 'ditempel' ketat perusahaan-perusahaan milik para
pejabat, atau pengusaha yang dapat katabelece dari pejabat. Ini kan KKN
gaya baru?
Penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) kembali mengental. Pejabat
yang tak berbisnis saja banyak 'ditempel' kiri kanan, apalagi
pejabat punya bisnis. Padahal ada beberapa pengusaha jadi pejabat,
termasuk Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie. Akankah 'abuse of power'
bakal mengharu biru negeri kita? Termasuk penanganan rekonstruksi Aceh
dan Nias yang sudah 'ditempel' ketat perusahaan-perusahaan milik para
pejabat, atau pengusaha yang dapat katabelece dari pejabat. Ini kan KKN
gaya baru?
Mohon KPK bersuara, ayo rakyat bergerak! Kalau tidak sekarang, kapan
lagi? Kata dokter: "Mencegah penyakit lebih baik dan biayanya lebih
murah, daripada harus mengobati."
lagi? Kata dokter: "Mencegah penyakit lebih baik dan biayanya lebih
murah, daripada harus mengobati."
===========================
Ringkasan Berita:
Pemerintah akan menyerahkan semua dana pembinaan usaha kecil dan
koperasi (PUKK) dari hasil penyisihan 1%-5% laba usaha BUMN kepada
PT Penanaman Modal Madani (PNM). Sebelumnya, dana itu dikelola oleh
masing-masing BUMN. Saldo dana PUKK itu saat ini Rp 8 trilyun.
Pemerintah akan menyerahkan semua dana pembinaan usaha kecil dan
koperasi (PUKK) dari hasil penyisihan 1%-5% laba usaha BUMN kepada
PT Penanaman Modal Madani (PNM). Sebelumnya, dana itu dikelola oleh
masing-masing BUMN. Saldo dana PUKK itu saat ini Rp 8 trilyun.
Menneg BUMN tidak memberi alasan pemusatan dana PUKK itu. Sebagai
catatan, direktur utama PNM Bangun S. Koesmolyono adalah saudara ipar
Menko Perekonomian Aburizal Bakrie. Tepatlah bila BUMN terus
dijadikan sapi perahan oknum-oknum penguasa.
catatan, direktur utama PNM Bangun S. Koesmolyono adalah saudara ipar
Menko Perekonomian Aburizal Bakrie. Tepatlah bila BUMN terus
dijadikan sapi perahan oknum-oknum penguasa.
Sumber: Investor Daily - Senin, 10 Januari 2005 halaman 1
===================
Daftar perusahaan/institusi yang patut disorot karena keterkaitan dengan
penguasa:
penguasa:
1. Bakrie Brothers - Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian
2. Bakrie Telecom - Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian
3. Bosowa - A, Mahmud & Jusuf Kalla, Wapres RI
4. Kalla Trading - Jusuf Kalla, Wapres RI
5. London Sumatra Plantation (Lonsum) - Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian
6. Monsanto Company & Monagro Kimia
7. Penanaman Modal Madani (PNM) - Dirut: Bangun S. Koesmolyono (presdir) ipar Aburizal Bakrie
2. Bakrie Telecom - Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian
3. Bosowa - A, Mahmud & Jusuf Kalla, Wapres RI
4. Kalla Trading - Jusuf Kalla, Wapres RI
5. London Sumatra Plantation (Lonsum) - Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian
6. Monsanto Company & Monagro Kimia
7. Penanaman Modal Madani (PNM) - Dirut: Bangun S. Koesmolyono (presdir) ipar Aburizal Bakrie
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Easier than ever with enhanced search. Learn more.
--------------------------------------------------------------------------
All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.
If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
