|
Perjalanan II [7] Perjalanan di
mulai Berangkat dari
Asrama Haji Sby, beberapa kali aku
dilihatin orang-orang.... he..he..he.. dasar huttaqi cari
perhatian.....he..he..he... mereka ndak
ngliatin apa-apa selain rambutnya huttaqi yang panjang... dan panjang......lebih
dari sebahu. Untungnya aku sudah
makan snack cheetos..he..he.. jadi super
cuek................. Dari juanda naik
pesawat menuju embarkasi Pesawat terbang
pada ketinggian beberapa puluh ribu kaki [?] membawa rombongan
kloter 55 menuju Jeddah, sempat berhenti
sebentar di Singapur.... mungkin ngisi
bbm, atau mungkin
pilotnya lagi pingin ke kamar kecil..he..he..he.. Direncanakan sama
si pilot, penerbangan akan ditempuh selama 12 jam. Wuuiiihhh.......waktu
yang lama bagi aku yang ndak bisa duduk terlalu lama, tak ada yang
istimewa selama perjalanan, sampai satu
ketika, diberitahukan,"Pendaratan
di Oman", untuk transit [?] dan pengisian bbm lagi [?], atau pilotnya
kebelet lagi [?]..he..he..he.. Tiba-tiba.....Cuuuiiiiiitttttt.....ggrgrgrgrgrgr...... Semua penumpang
terkejut ketika tiba-tiba terdengar suara, diikuti oleh
olengnya pesawat... "Wah..wah..masak
ada yang ngebom pesawat ini ",pikirku, atau mungkin
pesawatnya kesandung batu..he..he..he.. Agak lama dalam
situasi yang menegangkan, dan sedikit grogi
juga atau takut juga, ketika sekilas kulihat ke bawah pesawat lewat jendela,
khok keluar asap tebal dari bawah.......... Barulah beberapa
saat kemudian, pesawat berhenti, seluruh penumpang
menghela nafas bersama-sama, seperti sebuah
musik orchestra.....hhhhhhhhh... berita punya
berita, khabar-punya khabar, pesawat yang
kutumpangi bannya pecah 6 buah, dan terpaksalah
kita nunggu agak lama di lapangan terbang Oman, ada hampir 6
jam, berita pecahnya ban
tersebut sampai juga ke tanah air dengan cepat, esok harinya sudah
terpampang di koran jawa timur, pesawat garuda yang
dinaiki kloter 55 mengalami sedikit musibah, ban pendaratannya
pecah rodanya 6 buah. Keluarga di jawa
timur sempat bingung mendengar dan membaca berita itu, tapi bagaimana
lagi, mereka juga tidak dapat menghubungi kami yang masih ada di
pesawat. Alhamdulillah pada
Alloh yang telah menyelamatkan kami kloter 55, dari musibah yang
lebih besar............ Aku jadi teringat
do'anya Nabi Nuh yang sebelum keberangkatan kubaca. Yaa.......jangankan
6 roda pecah, badai hujan yang
menenggelamkan seluruh duniapun, tidak mampu
menenggelamkan perahunya Nabi Nuh, semua berkat
pertolongan Alloh ta'ala. Aku juga teringat
ketika kami sekeluarga mohon melalui perantara sang guru untuk berdo'a pada
Alloh agar kami selamat, Sekali lagi
Alhamdulillah pada Alloh, pemilik Keselamatan. 6 jam setelah itu,
barulah perjalanan dilanjutkan menuju Jedah. -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
| ||||||||||||||||||||||||
