|
Perjalanan II [8] Sampai di MekkahAlhamdulillah,
sampai juga aku di Mekkah al-Mukarommah. Mekkah adalah
Letaknya kira-kira
45 mil disebelah timur dari pelabuhan Jeddah di Lautan Merah
( Jadi kira-kira di
pertengahan antara..... antara Tanjung
Aqobah dan Babul Mandab. Mekkah terletak
dalam sebuah lembah di antara gunung-gunung suatau tanah datar yang luasnya
tidak lebih dari 2 mil panjangnya dan setengah mil
lebarnya. Di dalam Qur'an
surat 16:40, diterangkan bahwa kota Mekkah itu memang terletak di suatu lembah
yang tandus. Sedikit sekali
terdapat disekelilingnya mata air, sumur, kebun-kebun dan
pohon-pohon. Sejak jaman
dulu, Mekkah memang sudah
terkenal di antara pengembara-pengembara dan kafilah-kafilah yang mengarungi
padang pasir Arab. Bahkan Ptolomeus
telah menyebutkan-nyebut tentang Mekkah ini dengan
nama,"Macaroba". (demikian katanya
Encyclopedia Brittanica, Chicago 1949) Udara panas yang
sangat menyengat, ditambah dengan hiruk pikuk suasana, dan ramainya orang-orang
dari seluruh penjuru dunia, sungguh membawa
suasana tersendiri. Pikiranku melayang
pada burung kecil di �Musyawarah
Burung�-nya Attar, yang menempuh
perjalanan melalui sahara sendirian, demi inginnya
menemui Simurgh yang maha agung. he..he..he.,.. khok kayak ceritaku
sendiri, aku si burung
gereja kecil, yang memakan
bulir-bulir padi, dan telah menerima
pertolongan Simurgh yang agung, Jalan menuju Mekkah
sendiri, hanya dapat dilalui melalui tiga pintu saja. DImana ketiga pintu ini terdapat di
celah-celah gunung-gunung yang mengurung kota itu. Di masa Ibn Zubair
gerbang-gerbang itu masih tetap berdiri meskipun dindingnya sudah roboh, tetapi
sekarang, gerbang-gerbang itu hanya tinggal nama saja. Yang dibagian
utara, dinamakan Babul Ma'la atau gerbang dibagian
tertinggi. Dari sini jalan
menyambung melalui lembah arah Mina dan Arofah, begitu juga ke Zaima, ke Thoif
dan ke Nejd. Di belakang gerbang
itu terdapat tempat yang disebut Hajun yaitu pusat pekuburan kota Mekkah,
biasanya disebut pekuburan Ma'la. Di tempat itulah,
terdapat makam-makam kebanyakan keluarga dan sahabat-sahabat
Nabi. Di sebelah selatan,
terdapat pintu/gerbang yang terendah yang disebut Babul
Misfalah. Dan gerbang ketiga
adalah gerbang barat yang dinamakan Babul Umza atau dahulu pernah bernama Babul
Zahir, terletak berhadap-hadapan dengan Masjidil Harom. Masuk ke kota
Mekkah, ada cegatan Asykar
yang rutin, yaitu paspor. cegatan
paspor, yang dilihat dengan
seksama, kalau ada yang bukan beragama Islam, tentulah tidak
diperbolehkan untuk memasuki kota Mekkah. Maka mestilah kita
bersabar karena tiap-tiap pengecekan paspor, pastilah butuh
waktu yang lama....lama...dan lama........ -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
|
