agency & package mane u ambik...
"unicom"
<[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>,
16/03/2005 <[EMAIL PROTECTED]>,
12:17 PM <[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
Please <[EMAIL PROTECTED]>,
respond to hidayahnet <[EMAIL PROTECTED]>,
<[email protected]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
<[email protected]>,
<[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: Bismillah [hidayahnet]
Perjalanan II [9]
Perjalanan II [9]
Sampai di Masjidil Harom
Hotel tempat aku menginap,
sangat dekat dengan masjidil harom.
Paling-paling cuman 17 rokaat saja..ehâ17 meter saja dari Masjidil harom,
Langkah kaki kuayunkan menuju masjidil harom,
Mesjid yang merupakan dataran besar empat persegi,
terletak ditengah-tengah kota Mekkah dikelilingi oleh bukit-bukit,
memberikan pemandangan yang sangat indah dan mengharukan,
Dari atap rumah manapun kita berdiri,
dari puncak bukit manapun kita tegak disekelilingnya,
kita melihat mesjid suci ini terhampar laksana kawah gunung Merapi,
yang dikelilingi oleh kubah-kubah putih,
bak lahar dan batu kapur yang sewaktu-waktu dingin tetapi sewaktu-waktu
juga panas menyilaukan mata,
ketika permukaannya tertimpa sinar matahari sahara.
Sebuah keterangan dari Nabi Muhammad,
bahwa di dalam masjidil harom, seluruh nilai keutamaan atau pahala,
adalah 100.000 kali lipat.
"Ada tiga mesjid|", kata beliau, "yang dilebihkan" .
"yaitu Masjidil harom, Masjid Nabawi (Medinah) dan Mesjid Yerusalem atau
Masjidil Aqso".
Kalau nggak salah,
Mesjid al-Harom nilai keutamaannya 100.000 kali lipat,
Mesjid Nabawi 60.000 kali lipat.
Mesjid al-Aqso 20.000 kali lipat,
bagi siapa saja yang melakukan ibadah di situ.
Aku ingat dawuhnya Azraqi, Imam Abul Hasan Mawardi,
dan tokoh-tokoh sejarah yang lainnya,
bahwa dulu...dulu.....,
Masjidil harom belum berdinding di sekelilingnya, besarnya baru sebesar
tiang lampu yang ada disekeliling ka'bah.
Keadaan seperti itu konon adalah sejak jamannya Nabi Ibrohim, sampai
masanya Umar bin Khottob.
Sayidina Umar inilah yang awal-awal membeli rumah-rumah disekitar masjidil
harom untuk dimanfaatkan perluasan.
Kemudian barulah jamannya umar ini,
dibangunlah dinding-dinding mesjid.
Kemudian perluasan ini dilanjutkan jamannya Kholifah Usman bin Affan.
Demikian beberapa Kholifah sesudahnya melanjutkan perluasan mesjidil harom,
dan sampai sekarang ini mesjidil harom sudah sedemikian luas.
Keramiknya adalah keramik khusus yang dingin,
dan di bawahnya di aliri air-air zam-zam,
sehingga suhu keramik adalah dingin....segeer..
Udara di mesjidil harom, mungkin bersuhu sekitar 55 derajat celcius.
Bayangkan....di surabaya yang panasnya kayak gitu aja hanya 31 derajat
celcius.
Tetapi, dengan teknologi yang ada sekarang,
dimasjidil harom dipenuhi beratus-ratus AC ditempat-tempat yang strategis,
ditambah lagi dengan beratus-ratus kipas angin.
Di kanan kiri ribuan gentong-gentong air zam-zam yang sudah diberi es
batu.....sungguh menyegarkan.
Belum lagi kalau malem hari,
seolah mesjidil harom tenggelam di dalam kilauan cahaya lazuardi,
lautan sinar dan pancaran warna-warni surgawi.
Seolah malam berubah menjadi siang................
Pintu masjidil harom ada kalau nggak salah 96 pintu,
yang paling dekat dengan tempat aku menginap adalah "Babbussalam"," pintu
keselamatan.
Masuk dari Babussalam itu, mulailah aku melangkahkan kaki ke tengah
masjidil harom,
dan.....tiba-tiba kakiku terhenti,
seolah terdengar musik orchestra,
atau petikan harpa,
atau dentingan kecapi,
dan tiupan seruling yang menyayat sukma,
melambungkan jiwa ke batas angan,
mengambangkan akal pikir,
mengosongkan rasa.....
lidahku kelu,
mataku tak hendak berkejap,
seolah detak jantungku berhenti,
seolah lirih terdengar rintihan-rintihan do'a,
ketika kulihat bangunan sederhana,
berbentuk segi empat dan ditutup dengan kain hitam............
................................................
Ka'bah !!!,
yang menjadi arah Milyaran manusia yang menyembahNya,
tak terasa....air mataku menetes, hatiku mencair
"Inikah batu yang menjadi arahanku di dalam ibadah selama ini ??"
Rumah Tuhan............perlambang rumah Tuhan........
bersambung..
www.huttaqi.com
--------------------------------------------------------------------------
All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not
in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or
approved otherwise.
If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a
daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to
change your mail delivery settings or email the moderators at
[EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
(Embedded image moved to file: pic06868.gif)click here
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
--------------------------------------------------------------------------
All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in
any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved
otherwise.
If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily
digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your
mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the
title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
<<attachment: pic06868.gif>>
