Pertemuan III [1]

 

Wuquf di Arofah

 

Ibadah haji di mulai�..

Bis-bis yang membawa rombongan dan kloter-kloter mulai berangkat �

Persiapan lahir bathin menuju padang Arofah�

Padang perkenalan�..

Sebuah padang pasir yang tertutup tenda-tenda banyak milik para jamaah haji.

 

Wuih panasnya mungkin nggak kebayang deh..

Sebuah tenda yang kumasuki, diisi oleh kurang lebih 50 orang, dengan AC 4 buah dan kipas angin 4 buah,

Iseng saja kulirik sebelahku, seorang bapak-bapak yang  kayaknya sedang asyik mainan alat kecil,

Beliau menoleh,�ini alat pengukur suhu udara dik.�, katanya tiba-tiba.

Beliau melanjutkan, �sekarang suhunya 55 derajat Celcius, tadi waktu diluar sempat saya ukur suhunya 66 derajat Celcius�,Sedikit terhenyak aku menganggukkan kepala.

Bayangkan saja, dikota Surabaya yang suhunya berkisar 31 derajat Celcius saja,

Orang sudah sering ngeluh soal panasnya udara.

Tapi ini di Arofah sampai 66 derajat Celcius,

Bukan derajat Farenheit, bukan pula derajat yag lainnya..

 

Untuk mengurangi dehidrasi, ada seorang petugas yang membawa semprotan air seperti semprotan buat nyiram tanaman,

Jadi orang-orang jamaah haji duduk bersila,

Sipetugas mendatanginya, meletakkan penyiram diatas kepala dan menyemprot kepala para jamaah haji dengan air tesebut.

Cesss�cess�ces�. Sejuk..sungguh sejuk sekali�

 

Kulihat jamaah-jamaah itu, macam-macam yang dilakukan,

Ada yang lesehan tidur-tiduran,

Ada yang komat-kamit baca doa, (ini memang mayoritas),

Ada juga yang tidur atau tertidur�

 

Aku inget temen-temen dan saudara-saudara yang di tanah air,

Sebelum kami berangkat,

Mereka pada berebut untuk titip �dipanggil� istilahnya begitu, dari padang Arofah ini.

Biar siapa tahu, satu waktu, mereka bisa nyusul untuk berangkat haji.

 

Karena konon, pada waktu Nabi Muhammad di awal dakwah beliau menyeru orang-orang kafir,

Juga dari bukit yang ada di padang Arofah ini,

Samar-samar gambaran dalam ingatanku membentuk sebuah rekaman video..

�Wahai saudara-saudara kaum Quraisy, jikalau aku berkata, ada sekumpulan binatang ternak di balik bukit ini yang siap datang bergerombol ke sini, percayakah engkau semua ?�, tanya Muhammad al-Amin,

Kaum kafir Quraisy serempak menjawab,�ya..kami percaya padamu Muhammad, selamanya engkau tidak pernah berbohong, engkau adalah al-Amin�.

 

�Maka aku berkata pada kamu semua wahai kaum Quraisy, aku Muhammad adalah Rosululloh, utusan Tuhan untuk menyampaikan kebenaran kepadamu semua.

LAA ILAAHAA ILLALLOH MUHAMMADAROSULLOH�.

 

Gegerlah orang-orang kafir Quraisy yang telah berkumpul di situ�.

Mereka pada berbisik, pada heran, pada kaget, pada meragukan dalam ketidak percayaan,

Meskipun mereka tahu bahwa Muhammad tidak mungkin berbohong, tapi tetap sulit bagi mereka untuk mengakui kebenaran�.

 

Sungguh, kemudian mereka mendustakan Muhammad.

 

Aku tiba-tiba berpikir,

Seandainya waktu itu aku sebagai orang Quraisy,

Dan kemudian ada orang yang berkata bahwa �Aku adalah Utusan Alloh�,

Mungkin aku juga tidak akan percaya�..

 

Tiba-tiba gambaran di kepalaku berpindah ke jamannya nabi Nuh,

Ketika beliau sedang sibuk membuat perahu besar,

Dengan 124.000 potong kayu,

Yang konon, tiap-tiap potongan ditulisi nama para Nabi mulai Adam sampai Muhammad.

Seandainya saja aku hidup dijaman Nabi Nuh,

Dan melihat ada seseorang yang tidak ada hujan tidak ada angin,

Yang keadaannya terik panas,

Tidak ada tanda-tanda turun hujan,

Dan didalam sejarah yang pernah kukenal sebelum itu,

Tidak pernah ada banjir,

Apalagi banjir besar,

Maka mungkin aku juga akan meragukan Nabi Nuh�..

�Benarkah apa yang diperbuatnya dengan membuat kapal besar itu ?�

Sungguh tak masul diakal sama sekali��

 

Tiba-tiba gambaran dikepalaku berubah lagi,

Seandainya saja aku hidup di jaman para Nabi-Nabi, seandainya saja aku bertemu dengan mereka,

Dan mereka melakukan hal-hal yang tidak masuk akal,

Sungguh,

Mungkin aku juga meragukan mereka,

 

Pikiranku buyar ketika terdengar suara keras ditelingaku,

�Keyakinan tidak membutuhkan alasan�

�Keyakinan tidak membutuhkan dalil�.

�keyakinan adalah kenyataan�.

��������..

 

bersambung

www.huttaqi.com




--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke