Pertemuan III [10]

 

Banyak hal yang kuperoleh selama menjalankan ibadah haji ini,

Tapi apa artinya banyak hal yang kuperoleh kalau itu tidak kuamalkan ???

 

Seandainyapun aku mengalami keajaiban-keajaiban di sana,

Tapi kalau itu tidak meningkatkan keyakinanku pada Tuhan,

Trus untuk apa ???

 

Seandainya aku mengalami kegembiraan-kegembiraan di sana,

Tapi kalau itu tidak menambah kuat ibadahku pada Nya,

Trus untuk apa ???

 

Seandainya aku punya uang lagi untuk berangkat ke sana,

Dan aku berangkat ke sana,

Tapi akhlakku tetep saja tidak menjadi lebih baik,

Lalu untuk apa ???

 

Aku jadi teringat ketika sang guru menyampaikan keterangannya,

�Haji mabrur atau tidak, itu mudah untuk dilihat. Yaitu lihatlah, apakah setelah mengerjakan ibadah haji, akhlaknya menjadi lebih baik ataukah menjadi lebih buruk ???

Kalau akhlaknya menjadi lebih baik, maka hajinya adalah haji yang mabrur, adalah haji yang diterima oleh Alloh, tetapi jikalau setelah menunaikan ibadah haji akhlak seseorang itu menjadi lebih buruk, jelas hajinya tidak diterima oleh Alloh�.

 

Aku mengangguk-angguk,

 

Tiba-tiba aku teringat pula ketika Sunan Giri berkeinginan untuk menjalankan ibadah haji, dia berpamitan kepada Sunan Ampel dan oleh Sunan Ampel, beliau disarankan untuk berpamitan terlebih dahulu ke Sunan Kudus�

Apa jawab Sunan Kudus,

�Aku merestui engkau untuk berangkat menunaikan ibadah haji, dengan satu syarat, terlebih dahulu ambillah segenggam tanah dari depan pesantren ini�.

 

Sunan giri manut saja,

Dia mengambil segenggam tanah dari depan pesantren sunan Kudus.

Kemudian dia kembali menemui Sunan Kudus.

 

Sunan Kudus melanjutkan,

�Aku merestui kepergianmu menunaikan iabdah haji, dengan syarat, selama engkau menunaikan ibadah haji, di sana, jangan kau lepaskan genggamanmu terhadap tanah ini, sampai engkau kembali lagi ke tanah air�.

 

Sunan Giri mahfum�

Pelajaran tasawuf adalah pelajaran kerohanian,

Adalah pelajaran tidak leterlijk,

Adalah bukan pelajaran yang tersurat..

 

Dia paham sekali, bahwa maksud Sunan Kudus dengan memerintahkan seperti itu adalah agar beliau, Sunan Giri, tidak melupakan tanah airnya, Indonesia ini, dan juga tidak melupakan kewajiban dakwahnya bagi orang-orang yang ada di Indonesia ini,

Dan ada yang jauh lebih penting setelah melakukan ibadah haji di tanah suci, yakni menjalankan misi kemanusiaan di Indonesia ini.

Menyantuni anak yatim, fakir miskin di Indoensia ini,

Mendidik dan mencerdaskan mereka, mensejahterakan mereka dan melindungi mereka.

�������.

 

 bersambung

www.huttaqi.com

 

 

 




--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
 
Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope
Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke