|
----- Original Message -----
From: Arland
To: Mencintai Islam
Sent: Wednesday, March 09, 2005 12:12 PM
Subject: "IHYA' ULUMIDDIN" KITAB ILMU PENGETAHUAN (2/3) INTISARI KITAB
Mau'izhatul Mu'minin min
"IHYA'
ULUMIDDIN"
Hujjatul Islam Al Imam Al Ghazali
(Bimbingan Mu'min dari Menghidupkan Ilmu-ilmu
Agama)
Bismillah, Walhamdulillah Wassholatu
Wassalamu
`Ala Rasulillah, Wa'ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba'du... KITAB ILMU PENGETAHUAN (2/3)
------------------------------------------------
Keutamaan belajar
Adapun ayat-ayat al-Quran yang berhubung dengan keutamaan
belajar itu, di antaranya ialah:
�Mengapa tidak ada sekelompok pun dari setiap golongan
mereka itu yang berangkat untuk menambah ilmu pengetahuan
agama.� (at-Taubah: 122)
�Maka tanyakanlah para ahli ilmu pengetahuan, kiranya kamu tiada
mengerti.� (an-Nahal: 43)
Sabda Rasulullah s.a.w.:
�Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu
pengetahuan, maka Allah s.w.t. akan melorongkan baginya jalan ke syurga.�
�Andaikata anda berangkat untuk mempelajari suatu bab dari ilmu
pemgetahuan, adalah lebih utama dari anda bersembahyang seratus rakaat.�
�Menuntut ilmu adalah wajib di atas setiap orang
Muslim.�
Abu Darda� berkata:
"Kiranya saya dapat mempelajari suatu masalah, itu adalah lebih
saya cinta daripada saya bangun beribadat sepanjang malam."
"Orang alim dan orang yang menuntut ilmu itu, adalah dua orang
yang berkongsi dalam kebaikan. Sementara orang-orang selain keduanya adalah
sesia belaka. Tiada bangun sama sekali.
Iman Syafi�i.r.a. berkata pula:
"Menuntut ilmu itu lebih utama dari sembahyang sunnat."
Berkata Fatah al-Maushili rahimahullah:
"Bukankah si pesakit itu bila tidak diberikan makan atau minum
ubat, ia akan mati!"
Orang ramai menjawab:
"Benar katamu!"
Dia berkata pula:
"Demikian pulalah sifatnya hati, kiranya ia tidak diberikan
hikmat dan ilmu pengetahuan selama tiga hari saja, akan matilah ia."
Sungguh tepat sekali ucapan Fatah al-Maushili itu, kerana
makanan hati ialah ilmu pengetahuan dan hikmat, dan dengan kedua benda itulah ia
boleh hidup, sebagaimana tubuh badan itu hidup dengan makanan, Seorang yang
tiada mempunyai ilmu pengetahuan, hatinya menjadi sakit dan kematiannya sudah
pasti. Akan tetapi ia tidak akan merasakan yang demikian itu, kerana
kecintaannya kepada dunia dan kesibukannya tentang dunia itu akan melenyapkan
perasaannya. Kita berlindung dengan Allah pada hari di mana segala tabir akan
tersingkap. Sesungguhnya manusia itu sedang nyenyak dalam tidurnya, nanti ia
bila mati akan tersedar.
Berkata Ibnu Mas�ud r.a.:
"Hendaklah kamu mencari ilmu pengetahuan sebelum ianya
terangkat, dan terangkatnya ilmu pengetahuan itu dengan kematian ahli-ahlinya.
Seseorang kamu tiada dilahirkan sebagai orang yang sudah pandai. Jadi ilmu
pengetahuan itu akan dicapai hanya dengan belajar."
(bersambung)
-------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
| ||||||||||||||||||||||||
