tak pernah pulak saya dengar bahawa sakaratul maut tu tak sakit bagi sesetengah orang....sedangkan Malaikatul Maut pun tahu rasa sakit dalam kerjnya yang paling 'tak sakit' inikan pulak kita yang tak tahu 'menilai'

"abuamir_qalantani" wrote:
kesakitan yg di tanggung oleh rasulullah ketika di cabut nyawanya 
bukan lah kerana kesalahan atau dosa.

Nabi adalah rasul yg amat mencintai ummatnya sehingga dekat nak mati 
pun,dia teringat kat ummatnya.Maka kesakitan ummat untuk mati tu 
ditanggung oleh nabi ( atas permintaan nabi sendiri kepada Allah) 
agar ummatnya yg akan meninggal tidak menanngung kesakitan yang amat 
sangat.ini lah sifat penyanyang nya nabi.

Dan ada beberapa sebab lagi lah kenapa nabi rasa sakit sebelum 
meninggal.ulama' ada membahaskan nya.Yang pasti,kesakitan itu bukan 
kerana dosa atau kesalahan kerana nabi adalah ma'sum.

--- In [email protected], "Aziz" wrote:
  
Maafkan saya. Ilmu agama saya tak seberapa tapi saya selalu dengar 
    
dalam
  
ceramah2 agama akan orang2 yang beriman apabila ruh mereka ditarik 
    
keluar
  
mereka tidak terasa apa2 kesakitan pun kecuali bagi orang2 munafik.

Kalau itu benar maka bolehkah saya percaya akan cerita dibawah 
    
atau ini satu
  
lagi pembohongan dari pihak2 tertentu?

'Betulkan saya'
  -----Original Message-----
  From: [email protected] 
    
[mailto:[email protected]]On
  
Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
  Sent: Thursday, 02 June, 2005 10:00 AM
  To: [email protected]
  Subject: Fwd: Bismillah [hidayahnet] airmata Rasulullah S.A.W.



    -----Original Message-----
    From: Hariza Mohammad [mailto:[EMAIL PROTECTED]...]
    Sent: 16 May, 2005 12:27 PM
    Subject: FW: airmata Rasulullah S.A.W.




    AIRMATA RASULULLAH SAW...

    Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru 
    
mengucapkan
  
salam.
    "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak 
    
mengizinkannyamasuk,
  
    "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang 
    
membalikkan badan
  
dan menutup pintu.
    Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah 
    
membuka mata
  
dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
    "Tak tahulah ayahku,orang sepertinya baru sekali ini aku 
    
melihatnya,"
  
tutur Fatimah lembut.
    Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu 
    
hendak
  
dikenang.
    "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, 
    
dialah yang
  
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata 
    
Rasulullah,
  
    Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang
menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut 
    
sama
  
menyertainya.
    Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di 
    
atas langit
  
dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
    "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya 
    
Rasululllah
  
dengan suara yang amat lemah.
    "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti 
    
ruhmu.
  
Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.
    Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya 
    
masih penuh
  
kecemasan.
    "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
    "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali 
    
umat
  
Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.
    Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. 
    
Perlahan ruh
  
Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah 
    
peluh,
  
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut 
    
ini."
  
    Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di 
    
sampingnya
  
menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
    "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" 
    
Tanya
  
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
    "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," 
    
kata
  
Jibril.
    Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit 
    
yang tidak
  
tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyatnya maut ini, timpakan saja 
    
semua siksa
  
maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai 
    
dingin, kaki
  
dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
    Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat
    aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang 
    
lemah di
  
antaramu."
    Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali
mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai 
    
kebiruan. "Ummatii,
  
ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
    Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. 
    
Kini,
  
mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad 
    
wa baarik
  
wa salim 'alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
    NB:
    Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul 
    
kesadaran
  
untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya 
    
mencintai
  
kita.



    DISCLAIMER: The information in this message is confidential 
    
and may be
  
legally privileged. It is intended solely for the addressee. 
    
Access to this
  
message by anyone else is unauthorised. If you are not the intended
recipient, any disclosure, copying, or distribution of the 
    
message, or any
  
action or omission taken by you in reliance on it, is prohibited 
    
and may be
  
unlawful. If you have received this message in error please 
    
immediately
  
contact PLUS EXPRESSWAYS BERHAD at Tel: 03-79818000 or email to
[EMAIL PROTECTED] . Thank you

  Send instant messages to your online friends 
    
http://uk.messenger.yahoo.com
  
  -----------------------------------------------------------------
    
---------
  
  All views expressed herein belong to the individuals concerned 
    
and do not
  
in any way reflect the official views of Hidayahnet unless 
    
sanctioned or
  
approved otherwise.

  If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish 
    
to get a
  
daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com 
    
to change
  
your mail delivery settings or email the moderators at
[EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily 
    
digest".
  



-------------------------------------------------------------------
    
---------
  
--
  Yahoo! Groups Links

    a.. To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/

    b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

    c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms 
    
of Service.







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 


--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. 

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




  




--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke