Lebih Baik Menyalakan Lilin Kecil

 

Bismillahir rahmanir rahiem

 

Beberapa waktu yang lalu saya berjumpa dengan seorang bisnisman dari Malaysia. Segera setelah menjadi akrab, dia menceritakan bahwa dia pernah mengawini seorang wanita Indonesia, selain istrinya yang sudah ada. Dia juga berterus terang bahwa wanita yang dinikahinya adalah seorang yang tidak lagi ‘bersih’ pada saat itu. Maaf, meskipun masih muda, dia sudah ‘dipakai’ orang2 yang tidak bertanggung jawab. Dia rela menikahinya, mungkin setelah rekan bisnisnya di Indonesia membujuknya sedemikian rupa sehingga dia mau ‘menyelamatkan’ wanita yang dirisaukan keadaannya.

 

Dengan rezekinya yang melimpah saat itu, dia mengambil keputusan untuk menggunakan sebagian rezekinya untuk upaya2 memperbaiki wanita tersebut. Dia melakukannya sebagai salah satu bentuk kesyukurannya kepada Allah (swt) atas rezeki yang diterimanya. Tidak diragukan lagi bahwa mengambil tanggung jawab lebih atas perempuan2 lain sebagai istri (selain istri yang sudah ada, dimana dia berkemampuan untuk itu), dapat merupakan salah satu tanda syukur seseorang kepada Allah (swt).

 

Selanjutnya, bersamaan dengan berjalannya masa pernikahan mereka, dengan izin Allah (swt) juga, wanita tersebut menjadi baik amal dan ibadahnya. Tidak hanya itu, bahkan dia juga memutuskan untuk menggunakan cadar apabila keluar rumah. Dia betul2 tobat atas masa lalunya yang kelam.

 

Pergi dan pulang berterusan ke Indonesia bukanlah suatu hal yang ringan, tapi kawan kita tersebut senang melakukannya hingga datang satu masa dimana Allah (swt) mengujinya dengan kebangkrutan bisnisnya. Selanjutnya kunjungan ke Indonesia tak dapat dilakukannya lagi selama ber-bulan2. Maka dengan berat hati dia melepas sang istri asal Indonesia tersebut. Namun, belakangan dia bersyukur, dia mengetahui bahwa ex istrinya telah menikah lagi dengan seorang yang menurutnya amalnya lebih baik daripadanya.

 

Kawan kita tersebut barangkali termasuk sedikit orang yang mau berkorban untuk menyelamatkan perempuan2 muda sebaik yang dapat dilakukannya. Dan jika diibaratkan, se-olah2 dia seorang yang menyalakan lilin kecil diantara beribu atau berjuta orang yang mengutuki kegelapan. Terlepas dari bisa atau tidaknya seseorang merampungkan suatu pekerjaan atau tanggung jawabnya, maka kawan kita tadi telah membuka satu peluang bagi perempuan tadi untuk bertobat dan berbuat baik. Ada sebab ada akibat, dan lelaki ini telah menjadi asbab perempuan tadi menjadi baik.

 

Tentu saja, tidak banyak orang yang tahu bagaimana suka duka yang dialami seseorang lelaki dalam menyelamatkan satu orang perempuan, selain bahwa setiap amalan (baik atau buruk) pasti dicatat oleh malaikat2 pencatat yang mulia. Dan tentu saja, kita juga tidak dapat memberi hadiah atau bonus atas jasa2-nya selain kita yakin bahwa Allah (swt) pasti daan pasti akan membalas kebaikannya. Yang demikian adalah karena Allah (swt) tidak pernah meremehkan kebaikan dari hamba2-Nya, sedikit apapun dan sekecil apapun.

 

Satu ujian telah berlalu baginya. Kita tidak tahu apakah kawan kita tadi dianggap gagal atau dianggap berhasil pada ujian yang telah dilaluinya. Itu lebih bergantung pada sisi apa yang akan kita nilai darinya. Nyatanya, dia dalam keadaan baik pada saat kami duduk bersama dalam suatu majelis. Dan satu hal yang menggembirakan darinya adalah bahwa Allah (swt) telah mengembalikan bisnisnya dan dia siap dan sedia menerima dan menanggung wanita2 lain. Subhanallah.

 

Subhan ibn Abdullah

Pattaya, 20/07/2005

*

http://imanyakin.modblog.com/core.mod?show=blogview&blog_id=686840

 




--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke