bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of God, the Compassionate, the Merciful


=== News Update ===

Fakta dan Kebenaran Akan Terungkap Dengan Sendirinya 

Lolosnya Umar al Farouq, Diketemukan dan Tewasnya Dr Azahari (Sayang Sekali) dan Bom Teroris di Amman Jordania

oleh Muslim In Suffer


Rangkaian event2 di atas, sungguh sangat kebetulan sekali (benarkah?). Itu semua ibarat kepingan2 puzzle, yg mendorong saya untuk merasa tertantang untuk merangkainya. Sensor dan radar saya menjadi peka akan kejadian2 seperti ini, karena mau tidak mau, itu semua akan berujung kepada dan hampir bisa dipastikan umat islam yang menjadi kambing hitamnya dan sasaran tudingan sebagai biang keladi semua kekacauan.

Padahal tanpa perlu menunggu hasil analisis para pakar, orang2 yg peduli dg fakta dan kebenaran akan dg cepat melihat ketidak beresan dan keganjilan dg mengamati jejak2 peristiwa yg 'tertinggal' dlm rangkaian sejarah dan berita. Tidak peduli apa latar belakang pendidikannya, apa agamanya; bila mau berpikir dan menggunakan akalnya, insha Allah akan bisa meraba gambaran umum yg akan muncul bila kepingan2 puzzle itu disatukan dg benar. Itu semua

Kelompok teroris al-Qaeda dan Jamaah Islamiyah (kalau memang itu ada), benarkah itu merupakan representasi perjuangan jihad umat islam melawan musuh-musuhnya? Yang selalu digembar-gemborkan oleh Amerika bahwa kelompok teroris itu membuat kekacauan karena membenci "freedom, democracy dan kesuksesan" Amerika. Benarkah islam memerangi bangsa lain karena berdasarkan rasa benci , sejak kapan dan apakah itu ada pembenaran dalam rekaman sejarah umat manusia?

Para petinggi al Qaeda, yg justru konon hasil didikan CIA amerika, kenapa kok malah balik menyerang kepentingan2 Amerika? Kalau memang al Qaeda itu monster menakutkan bagi umat manusia, itu artinya CIA Amerika-lah yg menciptakan monster itu, kenapa kok justru umat islam yg disalahkan?

Lalu apa artinya, kalau tokoh2 ulama Indonesia seperti ustadz Abu Bakar Baashir, yg coba dikait-kaitkan dg Jamaah Islamiyah (cabang al Qaeda di Indonesia?), ternyata tidak terbukti di pengadilan dan itu diperkuat dg pengakuan amrozi cs bahwa ustadz Abu tidak menyuruh terorisme bom Bali (masak sih bukan anggota jamaah islamiyah kok bisa memberi perintah !!!); ternyata masih juga dijebloskan ke penjara dg vonis yg terlihat dicari-cari oleh pengadilan Indonesia?

Umar al Farouq, siapa yg tidak kenal dia. Tapi sejujurnya, apakah kita benar2 tahu siapa dia sebenarnya, apakah dia itu ada, bagaimana sih reputasi dia sebenarnya, apa benar sepak terjangnya seperti yg diceritakan oleh Amerika itu? Yg menjadi pertanyaan besar, bagaimana bisa Umar al Farouq mampu meloloskan diri dari penjara kamp konsentrasi Amerika di Baghram Afghanistan yg begitu ketat, sementara itu tidak bisa berkutik sama sekali di penjara polisi Indonesia, yg .... yah semua tahu khan ???

Beberapa hari ini, media massa Indonesia seperti berpesta pora dan hingar bingar dengan diketemukan dan akhirnya tewasnya Dr Azahari (benarkah?). Tidak lain dan tidak bukan yg menjadi 'pahlawan' adalah Unit khusus Kepolisian Detasemen 88 Anti Teror didikan CIA Amerika. Keberhasilan itu seolah-olah bisa menutupi kesalahan kecil tapi fatal, yaitu si buronan tidak bisa ditangkap hidup-hidup. Sehingga tewasnya Dr Azahari otomatis akan memutus rantai komando, siapa saja dalang yg terlibat dan bagaimana keterkaitannya dg JI dan juga al Qaeda. Yg jelas orang mati tidak bisa memberikan pengakuan dan pembelaan diri lagi. Titik, habis!

Bagi saya kematian Dr Azahari menggelitik akal sehat, saat saya baca Time Online ( http://www.timesonline.co.uk/article/0,,3-1865475,00.html) dahi saya langsung berkerut, diberitakan bahwa tewasnya Dr Azahari bukan karena baku tembak dg aparat tapi karena meledakkan diri. Anehnya kenapa hanya wajahnya saja yg rusak dan tidak bisa dikenali lagi, sementara tubuhnya malah masih utuh. Dan kalau sempat meledakkan bom, kenapa dokumen2 tidak sekalian dihilangkan dg ledakan bom itu.

Lihatlah kemiripan cara kematian 'teroris-teroris' lainnya:
1. Sameer Mohammed Ahmed al-Hada, Guardian Inggris, Februari 2002 :
Tersangka teroris terkait dg al Qaeda, penge-bom kapal perang Amerika USS Cole, tewas kena ledakan granat yg dibawa sendiri saat terpojok oleh petugas keamanan. Niatnya mau melempar granat ke arah petugas tapi malah meledak ditangan sendiri (?) http://www.guardian.co.uk/yemen/Story/0,2763,649933,00.html
2. Turki Nasser al-Dandani, Command Post, July 2003 :
Salah satu pimpinan al Qaeda konon, tersangka bom bunuh diri dan dicari oleh pemerintah Arab Saudi; melakukan bunuh diri saat akan ditangkap petugas keamanan dg meledakkan diri. http://www.command-post.org/gwot/2_archives/000678.html
3. Serhane ben Abdelmajid Fakhet, BBC Online, April 2004 :
Tersangka salah satu pimpinan penge-bom Madrid. meledakkan diri bersama empat tersangka lain, saat petugas keamanan Spanyol hendak menangkapnya. http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/europe/3598219.stm

Sungguh melegakan, benarkah?

Dan kemudian dilengkapi dengan tragedi peledakan bom di beberapa hotel di Amman Jordania. Inipun juga menimbulkan pertanyaan2 dibenak saya. Ada tiga hal penting yg perlu dicermati:
1. Diekspose-nya pengakuan seorang wanita Irak (yg mengaku bernama Sajida Mubarak Atrous al-Rishawi), katanya saudara perempuan Abu Musab al-Zarqawi, bersama suaminya meledakkan Amman Hyatt Hotel dg bom yg diikatkan pada ikat pinggang. Suaminya sukses meledak bersama bom-nya, sedangkan dia tidak berhasil. Lihat hasil ledakan bom tersebut ( http://www.thetruthseeker.co.uk/images/picture/hyatt_ceiling.jpg). Kalau itu hasil bom bunuh diri, kok tidak terlihat bercak darah sama sekali, bersih dan amati ledakannya seperti dari plafon hotel meledak ke bawah bukan ledakan bom bunuh diri dari arah bawah! Dan lagi di hotel itu sedang berlangsung acara pernikahan yg dihadiri oleh orang Jordania dan Palestina, benarkah orang islam mau membunuh orang islam, apakah orang arab mau membunuh orang arab sendiri, apakah orang irak mau berperang dg orang palestina?
2. Lihatlah, akibat ledakan sepertinya berasal dari bom yg ditaruh di atas plafon hotel, bukan bom bunuh diri ( http://xiaodongpeople.blogspot.com/2005/11/more-fun-with-ceilings.html ). Kebetulan sekali ya, yg jadi korban di antaranya adalah delegasi perwira militer China yg sedang berunding dg kepala dinas intelijen Palestina.
3. Hebatnya orang Israel, beberapa jam sebelum ledakan bom, turis2 Israel telah diselamatkan oleh petugas keamanan Jordania, sehingga tak satupun korban dari Israel. Baca laporan media Israel Haaretz berikut ( http://www.haaretz.com/hasen/spages/643691.html)

Ma'afkan saya, kalau saya hanya bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Karena hanya pertanyaan2 itulah yg nampak jelas untuk menjelaskan rangkaian kejadian2  yg terkesan artifisial itu. Dan pertanyaan2 itu semoga sebagai titik awal kesadaran kita untuk merangkai kepingan-kepingan puzzle dan mulai sadar apa yg sebenarnya terjadi.



Wassalam,

[EMAIL PROTECTED]

===


-muslim voice-
___________________________________
BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke