Remaja Jerman, Tuhan, Agama dan Gereja  
--------------------------------------

Apakah remaja Jerman percaya pada Tuhan atau taat menjalankan ibadah 
agamanya? 

Jumlah jemaat gereja di Jerman kian hari kian berkurang. Gereja 
berusaha menarik minat masyarakat Jerman, terutama generasi muda, 
agar mengunjungi gereja untuk beribadah. 

"Saya cenderung tidak percaya pada Tuhan. Pernah kejadian buruk 
menimpa dan Tuhan tampaknya tidak menolong saya."

"Saya percaya ada Yang Maha Kuat. Apakah itu yang disebut Tuhan atau 
tidak. Dulu saya ke gereja, sekarang tidak lagi. Agama bagi saya 
adalah sesuatu yang membimbing."

"Saya percaya adanya kekuasaan tertinggi tapi tidak langsung pada 
Tuhan. Harusnya saya percaya pada tuhan tapi tidak seperti Tuhan 
yang tertera di Injil."

Dari tiga penyataan ini tersirat bahwa pada dasarnya remaja Jerman 
memiliki keyakinan adanya kekuatan, kekuasaan yang Maha. Seperti 
beberapa remaja meyakini: dunia tidak tercipta tanpa pencipta. Atau 
ada yang percaya bahwa manusia tidak terlahir dari hubungan Adam dan 
Hawa. Adapula remaja yang ke gereja karena bekerja sebagai pembantu 
pendeta dan menganggap ibadah itu penting. 

"Saya percaya pada Tuhan dan sembahyang pula. Tapi beberapa hal 
dalam gereja Katolik, bagi saya tidak mengena. Terlihat kuno, tidak 
baik. Saya sembahyang sendiri saja di rumah."

"Saya percaya adanya Tuhan karena ada hal-hal yang tidak bisa 
dijelaskan tanpa adanya yang disebut Tuhan. Sekalipun tidak seperti 
penjelasan mengenai Tuhan dalam Injil, saya percaya adanya kekuatan 
di `sana' yang menentukan takdir dan semacamnya. Itulah Tuhan bagi 
saya. Sekali waktu saya berada dalam keadaan bahaya dan saya 
selamat. Saya pikir, tidak mungkin. Saya sangat beruntung dan  
kekuatan yang menyelamatkan itu adalah dari Tuhan."

Ada pula remaja yang menyadari dirinya tak sendiri. `Sesuatu' terasa 
selalu menemani dan menyertai. Demikian pula ada yang mengawasi 
setelah kematian. Kata `Sesuatu' yang pasti ada, yang menentukan, 
yang menyertai hidup dan kuasa, bagi remaja Jerman sulit dijabarkan. 
Banyak remaja yakin adanya yang disebut Tuhan tapi tidak setuju pada 
budaya dan kebijakan gereja Katolik. 
 
http://www2.dw-world.de/indonesia/Jugend_Bildung/1.173562.1.html








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in 
any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved 
otherwise. 

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily 
digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your 
mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the 
title "change to daily digest".  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke