Pemerintah Indonesia telah melakukan pengkhianatan dan penipuan terhadap MOU Helsinki, penipuan macam ini secara terus menurus dilakukan terhadap bangsa Acheh.
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/Asia/ruu_aceh_belum_jadi060331 RUU Aceh Belum Jadi Tapi Batas Waktunya Sudah Lewat Ranesi 31-03-2006 Batas waktu RUU Pemerintahan Aceh lewat hari ini, sementara RUUnya belum jadi. RUU ini menjadi butir yang paling mendasar dari kesepakatan damai yang dicapai Agustus lalu. Menurut DPR, alasan tidak dicapainya batas waktu itu adalah bahwa tidaklah mungkin menyusun suatu undang undang dalam satu bulan. Pertanyaan penting sekarang adalah, apakah masalah ini bisa berdampak terhadap proses perdamaian antara pemerintah RI dengan GAM? Lebih jauh wawancara Radio Nederland dengan Noor Djuli, anggota tim perunding GAM di Malaysia. Penyimpangan Noor Djuli [ND]: 'Ya, bagi saya sebenarnya itu soal waktu tidak begitu penting. Kita bisa fleksibel kan, kalau hanya soal waktu. Tapi yang lebih mengkhawatirkan adalah bukan soal waktu, tapi soal penyimpangan proposal daripada pemerintah, ini belum DPR lagi ya, dari pemerintah sendiri yang menandatangani perjanjian dengan GAM, sudah membuat begitu banyak penyelewengan-penyelewengan daripada yang ditentukan MoU. Yang itu yang mengkhawatirkan.' 'Jadi belum lagi dibicarakan oleh DPR, pemerintah sendiri sudah tampaknya seperti mau renegosiasi point-point daripada MoU. Itu yang lebih mengkhawatirkan. Bukan soal waktu. Masalah waktu itu bukan krusial. Itu kita bisa fleksibel. Kalau tidak bisa satu bulan, ya, diundurkan sedikit.' Radio Nederland [RN]: 'Nah, kalangan DPR berpendapat ya, tidak ditepatinya batas waktu itu tidak akan membatalkan semua proses yang sekarang sudah terjadi di Aceh. Anda sependapat?' ND: 'Ya, soalnya kan, kita kalau membuat perjanjian, mesti ditepati. Tapi kalau kita mengandai-andaikan tidak begini, tidak begitu, ya, nanti GAM, dulu waktu negosiasi, sampai harinya, jamnya mesti tepat. Kalau tidak, diancam begini begitu.' 'Dikatakan kalau tidak tepat, nanti kamu dinyatakan sebagai tidak memenuhi janji. Jadi GAM menepati semuanya pada waktunya, bahkan sebelum waktunya dengan tepat dan lebih dari yang dijanjikan. Jadi pihak RI, ya ini ada ada saja alasannya ini itu, ini itu.' Jangan putar balik isi MoU RN: 'Menurut Anda apakah tidak dicapainya batas waktu itu bisa berdampak terhadap proses perdamaian antara pemerintah RI dengan GAM?' ND: 'Kalau, karena pengunduran waktu itu nanti, maka undang undang yang dikeluarkan itu, lebih bersesuaian dengan MoU, bagi saya, saya pikir, tidak akan mempunyai dampak. Tetapi sebaliknya, kalau pengunduran waktu itu digunakan untuk memutar balik isi MoU, maka itu akan mempunyai dampak yang sangat besar, yang akan mengganggu perdamaian bahkan.' RN: 'Gangguan seperti apa maksudnya?' ND: 'Ya, sekarang yang menerima MoU ini adalah seluruh rakyat Aceh. Keadaan di Aceh sangat kondusif. Kita melihat pukul tiga pagi orang masih berjualan di kota-kota. Bahkan di kampung-kampung orang masih keluar rumah. Jadi ini suatu keadaan damai yang sangat kondusif, yang sepatutnya.' 'Kalau dalam MoU sendiri dikatakan, keadaan lapangan yang kondusif akan mempercepat pembuatan undang undang. Itu disebut dengan jelas di dalam MoU. Itu adalah janji pemerintah RI dalam klausula tentang partai lokal . Bahwa keadaan lapangan yang kondusif akan membawa kepada pembentukan undang-undang itu yang lebih cepat.' 'Bukannya satu tahun setengah, tetapi lebih cepat dari itu. Ya, itu dijanjikan. Tapi justru sekarang, sebaliknya. Keadaan begitu kondusif, malah oleh pihak Jakarta, politikus-politikus Jakarta, mau dirusakkan dengan melambat-lambatkan kerja ini.' Pemerintah jangan menipu RN: 'GAM sendiri punya banyak keberatan dengan RUU pemerintah Aceh itu. Bagaimana menurut Anda aspirasi GAM bisa tersalurkan, sehingga ketika jadi, nanti RUU ini juga memuaskan GAM?' ND: 'Ya, sebenarnya kita dalam hal ini, kita hanya mau pihak pemerintah RI menghormati janji-janji mereka, yang telah mereka buat di Helsinki di depan masyarakat dunia. Jadi jangan terus menerus mau menipu. Ya, itu yang dikehendaki.' 'Ini tampaknya seperti mengarah kepada sekali lagi membuat penipuan-penipuan yang akhirnya akan tidak menguntungkan siapa pun. Sekarangnya masalahnya bukan GAM terima atau tidak terima. Apakah rakyat Aceh terima atau tidak terima.' Demikian Noor Djuli kepada Radio Nederland. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest". ------------------------------------------- Recommended sites: Radio Kuliyyah: http://www.kuliyyah.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
